Pemerintah Tetapkan Biaya Ibadah Haji 2018 Sebesar Rp 35,2 Juta Sejumlah calon jemaah calon haji asal Jawa Barat mendengarkan bimbingan dari panitia penyelenggara ibadah haji saat tiba di Asrama Haji (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

MerahPutih.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan besaran biaya ibadah Haji 2018 sebesar Rp 35.23 atau naik sebesar 0,9% dari rata-rata besaran BPIH tahun lalu yaitu Rp 34,89 juta.

"Ada kenaikan sebesar Rp345.290 atau 0,9%," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dilansir laman resmi Kementerian Agama, Selasa (13/3)

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini ada tiga faktor yang mempengaruhi kenaikan biaya operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun ini di banding tahun 2017.

Pertama, adanya kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait pemberlakuan pajak pertambahan nilai (PPn) sebesar 5% untuk semua barang dan jasa yang dikonsumsi dan dipergunakan di Arab Saudi.

Kedua, kenaikan harga bahan bakar minyak dan tarif listrik di Arab Saudi serta trend kenaikan harga avtur. Ketiga, perubanan nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika dan Saudi Riyal.

"Kenaikan sebesar Rp345.290 atau 0,9%, menurut hemat kami, wajar dan rasional, apalagi ditambah dengan adanya peningkatan kualitas layanan di banding tahun lalu," ujarnya.

Tingkatkan pelayanan

Kenaikan biaya Haji tahun ini juga akan dibarengi dengan peningkatan pelayanan pada Jemaah Haji Indonesia.

Peningkatan layanan tersebut meliputi penambahan petugas haji menjadi 4.100 orang sesuai dengan peningkatan kuota haji. Selain itu, Frekuensi makan jemaah haji di Makkah kini menjadi 40 kali, dan di Madinah 18 kali.



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH