Pemerintah Tambah 8 Bank Daerah Salurkan Kredit Rumah FLPP Pembangunan Rumah. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menambah delapan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai bank pelaksana penyalur dana bantuan pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk gelombang ke-2 tahun 2021.

Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin menyampaikan, dengan target sebesar 157.000 unit yang dibebankan kepada PPDPP tahun 2021, bukan berarti yang dikejar hanya masalah kuantitas, tetapi justru pemerintah semakin memperhatikan terhadap kualitas bangunan yang wajib dikawal oleh perbankan.

Baca Juga:

Sampai Akhir Tahun Penyaluran FLPP Ditargetkan Capai 110 Ribu Unit

“Bank pelaksana harus memastikan kualitas bangunan perumahan terjaga sesuai dengan peraturan menteri teknis terkait," ujar Arief dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (20/1).

Delapan BPD yang menandatangani perjanjian kerjasama tersebut, BPD Sulselbar, Sulselbar Syariah, BPD Papua, BPD Jateng, Jateng Syariah, BPD Sulteng, BPD Kaltimtara dan BPD Kalteng.

Sebelumnya, pada tanggal 18 Desember 2020 lalu PPDPP telah melaksanakan PKS dengan 30 Bank Pelaksana sebagai mitra kerja penyalur FLPP tahun 2021. Dengan bertambahnya BPD yang bergabung, kini 38 Bank Pelaksana tersebut terdiri dari 9 bank nasional dan 29 Bank Pembangunan Daerah, baik konvensional maupun syariah.

Tiga puluh bank pelaksana itu adalah Bank BTN, Bank BTN Syariah, Bank BNI, Bank BNI Syariah, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BRI Syariah, Bank BRI Agro, Bank Artha Graha, BPD BJB, BPD Sumselbabel, BPD Sumselbabel Syariah, BPD NTB Syariah, BPD Jatim, BPD Jatim Syariah, BPD Sumut.

Pembangunan Rumah. (Foto: Kementerian PUPR)
Pembangunan Rumah. (Foto: Kementerian PUPR)

Kemudian BPD Sumut Syariah, BPD NTT, BPD Kalbar, BPD Kalbar Syariah, BPD Nagari, BPD Nagari Syariah, BPD Aceh Syariah, BPD Riau Kepri, BPD Riau Kepri, Syariah BPD DIY, BPD Kalsel, BPD Kalsel Syariah, BPD Jambi, BPD Jambi Syariah, BPD Sulselbar, Sulselbar Syariah, BPD Papua, BPD Jateng, Jateng Syariah, BPD Sulteng, BPD Kaltimtara dan BPD Kalteng.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan, kualitas bangunan perumahan, terutama rumah subsidi tidak bisa ditawar. Setiap rumah subsidi yang dibangun harus memenuhi ketentuan teknis bangunan, yaitu persyaratan kelaikan hunian yang meliputi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan serta memenuhi persyaratan tata bangunan dan lingkungan, yang merupakan syarat dalam mewujudkan perumahan sehat dan berkelanjutan.

"Guna memastikan kualitas hunian yang dibangun pengembang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah, PPDPP Kementerian PUPR meluncurkan aplikasi SiPetruk," katanya. (Asp)

Baca Juga:

Penyaluran Subsidi Rumah Program FLPP Lampaui Target

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terima Suap Rp3,9 Miliar, Bupati Indramayu Supendi Dituntut 6 Tahun Penjara
Indonesia
Terima Suap Rp3,9 Miliar, Bupati Indramayu Supendi Dituntut 6 Tahun Penjara

Jaksa juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Supendi

Pemprov DKI-Pemerintah Pusat Setiap Hari Bahas Tempat Tidur Hingga Obat-obatan Pasien
Indonesia
Pemprov DKI-Pemerintah Pusat Setiap Hari Bahas Tempat Tidur Hingga Obat-obatan Pasien

DKI bersama TNI Polri terus melaksanakan kegiatan operasi yustisi

Minta Sidang PK Online, Djoko Tjandra Dinilai Menghina Pengadilan
Indonesia
Minta Sidang PK Online, Djoko Tjandra Dinilai Menghina Pengadilan

"Jadi permintaan sidang daring oleh Joker jelas-jelas bentuk penghinaan terhadap pengadilan sehingga sudah semestinya ditolak oleh hakim," kata Boyamin

Saksi Rahmat Benarkan Ponselnya Diminta Pinangki agar Tak Disita Kejagung
Indonesia
Saksi Rahmat Benarkan Ponselnya Diminta Pinangki agar Tak Disita Kejagung

Pengusaha Rahmat mengakui ponselnya diminta oleh Pinangki Sirna Malasari agar tak disita tim penyidik Kejaksaan Agung.

Waspadai COVID-19 saat Libur Panjang
Indonesia
Waspadai COVID-19 saat Libur Panjang

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Lestari Moerdijat mengatakan, semua pihak untuk mewaspadai penyebaran COVID-19 selama libur panjang.

Anies Diminta Kaji Secara Mendalam Rencana Sekolah Tatap Muka di DKI Jakarta
Indonesia
Megawati Orasi, Prabowo Inspektur, Hasto Jadi Mahasiswa Unhan
Indonesia
Megawati Orasi, Prabowo Inspektur, Hasto Jadi Mahasiswa Unhan

Hasto mengaku, sengaja memilih Unhan dan akan melakukan penelitian berkaitan dengan diskursus pemikiran geopolitik Bung Karno.

Total Kasus COVID-19 di AS Capai 4.601.526 dengan 154.002 Kematian
Dunia
Total Kasus COVID-19 di AS Capai 4.601.526 dengan 154.002 Kematian

Jumlah kasus COVID-19 bertambah 58.947 kasus dan tercatat 1.132 kematian baru.

 Pembukaan Sekolah Saat Pandemi, PKS: Jangan Jadikan Anak-Anak Kelinci Percobaan
Indonesia
Pembukaan Sekolah Saat Pandemi, PKS: Jangan Jadikan Anak-Anak Kelinci Percobaan

"Saya keberatan jika anak-anak seperti dijadikan kelinci percobaan untuk menguji kebijakan pemerintah. Atas nama kecintaan, kepedulian dan keberpihakan terhadap masa depan generasi bangsa, saya minta tunda

TNI-Polri Dilibatkan Disiplinkan Warga, DPR: Malah Bagus, Mestinya Dari Awal
Indonesia
TNI-Polri Dilibatkan Disiplinkan Warga, DPR: Malah Bagus, Mestinya Dari Awal

Infrastruktur pencegahan harus menjadi prasyarat dari kehidupan normal ini