Pemerintah Siapkan Anggaran Pengadaan Vaksin Ilustrasi COVID-19 (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah menegaskan, sudah mengalokasikan belanja fiskal yang memadai untuk pengadaan dan peredaran vaksin COVID-19. Saat ini, vaksi COVID-19 sedang tahap uji klinis oleh BUMN Bio Farma.

Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin memastikan, untuk tahun depan pemerintah memiliki ruang fiskal yang cukup. Pihaknya, sudah mepersiapkan, mengajukan, dan sudah anggarkan.

Ia mengatakan, selain belanja anggaran untuk vaksin, pemerintah telah menyediakan ruang fiskal yang cukup untuk belanja stimulus dalam penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional dalam RAPBN 2021.

Baca Juga:

Ini Stimulus dan Insentif Demi Kelangsungan Bisnis Properti

Pada tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran penanganan pandemi COVID-19 dan PEN sebesar Rp695,2 triliun. Saat ini, semua dana stimulus ini, belum terserap optimal.

Ilustrasi pekerja
Ilustrasi pekerja. (Foto: Antara)

Pemerintah saat ini sedang memfinalisasi RAPBN 2021. Rencananya, pidato nota keuangan RAPBN 2021 akan dibacakan Presiden Joko Widodo pada 14 Agustus 2020. Pemerintah telah mengusulkan defisit anggaran dalam RAPBN 2021 sebesar 5,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), untuk belanja program prioritas dan penanganan dampak COVID-19 serta pemulihan ekonomi nasional.

"Kita masih punya ruang yang cukup banyak untuk bisa memberikan stimulus fiskal mengganjal kelambatan ekonomi karena memang tidak adanya kontak fisik akibat pandemi ini,” ujarnya seperti dilansir kantor berita Antara.

Baca Juga:

PK Djoko Tjandra Dinilai Cacat Formil

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengamat Minta Tidak Ada Dikotomi Perlu Tidaknya TNI-Polri Disiplinkan Warga
Indonesia
Pengamat Minta Tidak Ada Dikotomi Perlu Tidaknya TNI-Polri Disiplinkan Warga

Masyarakat masih banyak yang tidak paham protokol kesehatan

Update COVID-19 Senin (3/8): 113.134 Positif, 70.237 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Senin (3/8): 113.134 Positif, 70.237 Sembuh

Pada hari ini ada 14.728 spesimen terkait Corona yang diperiksa

Sandiaga Uno Kandidat Kuat Capres 2024, Jokowi: Hati-Hati
Indonesia
Sandiaga Uno Kandidat Kuat Capres 2024, Jokowi: Hati-Hati

Sandiaga Uno langsung berdiri yang diiringi tepuk tangan para anggota HIPMI yang hadir

Begini Kondisi Korban Penembakan KKB di Intan Jaya
Indonesia
Begini Kondisi Korban Penembakan KKB di Intan Jaya

Ada dua rombongan TGPF yang datang ke Papua

 PKS Berharap Dewan Pengawas Bantu KPK Ungkap Sejumlah Kasus Mangkrak
Indonesia
PKS Berharap Dewan Pengawas Bantu KPK Ungkap Sejumlah Kasus Mangkrak

"Kita berharap itulah nama yang akan dilantik dan karenanya akan memberikan harapan publik bagi kelanjutan penegakan korupsi termasuk tadi (PR) terselesaikan kasus-kasus korupsi triliunan rupiah

 Banjir Landasan Halim Surut, Penerbangan dari Solo Kembali Normal
Indonesia
Banjir Landasan Halim Surut, Penerbangan dari Solo Kembali Normal

Sebelumnya, Pangkalan Udara TNI AU ini ditutup akibat landasan pesawat terendam banjir.

DPR Klaim Polisi Kantongi Identitas Pembakar Bendera PDIP
Indonesia
DPR Klaim Polisi Kantongi Identitas Pembakar Bendera PDIP

Kapolda Metro menyebut belum ada laporan yang masuk terkait peristiwa tersebut

Spesialis Paru: Cuci Tangan 20 Detik untuk Cegah Penularan COVID-19
Indonesia
Spesialis Paru: Cuci Tangan 20 Detik untuk Cegah Penularan COVID-19

Cuci tangan secara bersih dan benar bisa membunuh seluruh mikroorganisme yang menempel.

Kapolri Perintahkan Kapolda Sulteng Berkantor di Poso
Indonesia
Kapolri Perintahkan Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Kebijakan ini berlaku mulai Selasa (1/12) selama proses perburuan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

 Sepekan Beroprasi, Kereta Luar Biasa Mampu Angkut Ratusan Penumpang
Indonesia
Sepekan Beroprasi, Kereta Luar Biasa Mampu Angkut Ratusan Penumpang

Adapun rute yang paling diminati penumpang, kata Joni, adalah Gambir-Surabaya Pasarturi dengan 135 penumpang, Surabaya Pasarturi-Gambir dengan 124 penumpang, dan Semarang.