Pemerintah Salurkan Bantuan Subsidi Upah bagi Tenaga Pendidik Non-PNS Sejumlah siswa mengikuti simulasi belajar tatap muka di SMP Negeri 7 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (16/11). Foto: Antara/BayuPratama S

MerahPutih.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan subsidi upah bagi 2 juta tenaga pendidik non-PNS pada tahun ini.

Nantinya, bantuan tersebut diberikan secara bertahap sampai akhir November 2020, dengan total anggaran lebih dari Rp3,6 triliun.

Baca Juga

Pintek Gandeng Pusdatin Kemendikbud dan DUGI Dorong Literasi Digital

“Bantuan subsidi upah untuk membantu para ujung tombak pendidikan yang telah berjasa membantu pendidikan anak-anak kita,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (30/11)

Ia berharap bantuan subsidi upah tersebut dapat melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para tenaga pendidik mulai dosen, guru, kepala sekolah, tenaga pengelola laboratorium, hingga tenaga administrasi non-PNS.

Subsidi upah ini akan disalurkan kepada 162.000 dosen Perguruan Tinggi Negeri dan swasta, 1,6 juta guru dan pendidik negeri dan swasta, dan 237.000 tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi.

Simulasi belajar tatap muka. (Foto: Antara).
Simulasi belajar tatap muka. (Foto: Antara).

Lebih lanjut, calon penerima subsidi upah ini harus memenuhi sejumlah syarat antara lain warga negara Indonesia (WNI) berpenghasilan di bawah Rp5 juta per bulan, berstatus non-PNS, tidak menerima bantuan subsidi upah/gaji dari Kementerian Tenaga Kerja, dan bukan penerima Kartu Prakerja sampai 1 Oktober 2020.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengemukakan pandemi COVID-19 merupakan bencana luar biasa dan berdampak terhadap perekonomian dan juga pendidikan.

“Khusus pendidikan, pembelajaran tiba-tiba harus dilakukan secara daring. Oleh sebab itu, kita keluarkan langkah-langkah membantu. Kemudian kita lihat guru-guru non-PNS. Mereka banyak yang pendapatannya di bawah Rp5 juta. Maka, pemerintah keluarkan BSU (Bantuan Subsidi Upah) bagi mereka,” pungkasnya. (*)

Baca Juga

Pintek Instant Tawarkan Solusi Dana Pendidikan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kelompok Buruh Galang Dana untuk Perjuangan Palestina
Indonesia
Kelompok Buruh Galang Dana untuk Perjuangan Palestina

Kelompok buruh menggalang aksi solidaritas berupa pengumpulan dana untuk perjuangan rakyat Palestina di Timur Tengah.

Kasus Cukai, KPK Periksa Komisaris Bintan Erlangga Eka Raharja
Indonesia
Kasus Cukai, KPK Periksa Komisaris Bintan Erlangga Eka Raharja

Keduanya akan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016-2018.

Ethiopia Mulai Operasi Militer di Tigray
Dunia
Ethiopia Mulai Operasi Militer di Tigray

Kebijaksaan itu diambil setelah adanya aksi serangan terhadap tentara federal yang diduga dilakukan oleh pasukan bersenjata dari daerah tersebut.

Begini Prospek Kemenangan Anak Mantu Jokowi dan Anak Ma'ruf Amin di Pilkada
Indonesia
Begini Prospek Kemenangan Anak Mantu Jokowi dan Anak Ma'ruf Amin di Pilkada

Dari elektabilitas calon Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie unggul dengan 33,3 persen, disusul Muhamad (21,0 persen), dan Siti Nur Azizah (10,3 persen).

Sri Mulyani Tegaskan Pencairan Bansos Sesuai Track
Indonesia
Sri Mulyani Tegaskan Pencairan Bansos Sesuai Track

Pencairan bantuan sosial itu tidak bisa langsung 100 persen dilakukan. Namun realisasinya bertahap hingga akhir tahun 2020

Sejuta Surat Suara Pilkada Tangsel Disimpan dengan Penjagaan Ketat TNI-Polri
Indonesia
Sejuta Surat Suara Pilkada Tangsel Disimpan dengan Penjagaan Ketat TNI-Polri

Persiapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Tangerang Selatan mendekati rampung.

Mabes Polri Luncurkan SP2HP Online, Pantau Pengusutan Perkara Bisa Lewat Gadget
Indonesia
Mabes Polri Luncurkan SP2HP Online, Pantau Pengusutan Perkara Bisa Lewat Gadget

Mabes Polri melakukan peluncuran Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) online dan e-PPNS.

Satgas COVID-19 Ingatkan Kerumunan Massa Penjemput Rizieq Shihab Tidak Boleh Terulang
Indonesia
Satgas COVID-19 Ingatkan Kerumunan Massa Penjemput Rizieq Shihab Tidak Boleh Terulang

Kerumunan besar seperti saat penjemputan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab diharap jadi yang terakhir. Sebab, bisa meningkatkan potensi penularan dan kenaikan kasus.

Puluhan Pedemo Tuntut Pembebasan Rizieq Reaktif Corona
Indonesia
Puluhan Pedemo Tuntut Pembebasan Rizieq Reaktif Corona

Sejumlah orang yang mengikuti aksi menuntut pembebasan Rizieq Shihab, Jumat (18/12) kemarin, dinyatakan reaktif COVID-19.

Kasus Bansos COVID-19, KPK Panggil Direktur PT Bumi Pangan Digdaya
Indonesia
Kasus Bansos COVID-19, KPK Panggil Direktur PT Bumi Pangan Digdaya

Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT Bumi Pangan Digdaya Achmad Gamaludin Moeksin alias Agam dan pihak swasta Helmi Rivai.