Pemerintah Resmi tak Wajibkan Vaksin Meningitis bagi Jemaah Umrah Petugas medis menyiapkan vaksin meningitis untuk warga yang hendak mengunjungi Tanah Suci Mekkah di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah. (NTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi tak mewajibkan para jemaah umrah untuk melakukan vaksinasi Meningitis Meningokokus jika hendak beribadah umrah ke Arab Saudi.

Keputusan ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C.I/9325/2022 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis bagi Jamaah Haji dan Umrah yang dikeluarkan pada 11 November 2022 dan ditandatangani Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

Baca Juga

Arab Saudi Masih Wajibkan Jemaah Umrah Indonesia Disuntik Vaksin Meningitis

"Vaksinasi Meningitis Meningokokus merupakan suatu keharusan bagi mereka yang datang ke Arab Saudi dengan menggunakan visa haji dan tidak menjadi keharusan bagi mereka yang datang dengan menggunakan visa umrah," demikian bunyi surat edaran tersebut yang diterima di Jakarta, Senin (14/11).

Meskipun demikian, Kemenkes mempersilakan bagi jemaah umrah yang tetap ingin melaksanakan vaksin meningitis sebagai upaya perlindungan kesehatan.

"Tetap dapat melakukan pelaksanaan vaksinasi di fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan layanan vaksinasi internasional," tulis surat tersebut.

Untuk jemaah umrah yang memiliki komorbid, Kemenkes merekomendasikan untuk melaksanakan vaksinasi meningitis meningokokus dan vaksinasi lainnya di fasilitas kesehatan.

Baca Juga

Arab Saudi Hapus Vaksin Meningitis dari Syarat Umrah

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al Rabiah melakukan pertemuan dengan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas beberapa pekan lalu. Pertemuan tersebut salah satunya membahas persyaratan kesehatan keberangkatan haji dan umrah; vaksin meningitis tidak diwajibkan bagi jemaah umrah.

Tak lama setelah kunjungan tersebut, muncul surat dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang tetap mewajibkan vaksin meningitis bagi jemaah umrah yang akan datang ke Tanah Suci. Akibatnya, terjadi kesimpangsiuran informasi soal vaksin meningitis.

Dikonfirmasi terpisah, Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta klarifikasi soal vaksin meningitis bagi jamaah umrah ke Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Eko mengatakan bahwa Wakil Menteri bidang Umrah Saudi menyebut bahwa vaksin meningitis bukan wajib tapi hanya disarankan. Menurut Eko, saat itu surat pemberitahuan di Kementerian Haji dan Umrah Saudi masih menuliskan kata "wajib" vaksin meningitis, namun dia meminta kata "wajib" diterjemahkan sebagai "disarankan".

"Beliau (wakil menteri) menjamin bahwa kata itu (wajib) harus dibaca sebagai disarankan," kata Eko. (*)

Baca Juga

Pemerintah Harus Segera Hapus Persyaratan Vaksin Meningitis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Perjanjian Antara Indonesia dengan Singapura yang Segera Diratifikasi
Indonesia
Tiga Perjanjian Antara Indonesia dengan Singapura yang Segera Diratifikasi

Pemerintah segera memproses ratifikasi perjanjian antara Indonesia dan Singapura. Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan terdapat tiga perjanjian yang akan diratifikasi.

RUU KIA  Atur Cuti Melahirkan akan Disahkan jadi Inisiatif DPR Hari Ini
Indonesia
RUU KIA Atur Cuti Melahirkan akan Disahkan jadi Inisiatif DPR Hari Ini

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan, salah satu agenda yang akan bahas adalah pengesahan Rancangan Undang-undang Ibu dan Anak (RUU KIA) sebagai RUU inisiatif DPR.

Jakarta Kerja Sama dengan Lampung untuk Ketersediaan Pangan Warga Ibu Kota
Indonesia
Jakarta Kerja Sama dengan Lampung untuk Ketersediaan Pangan Warga Ibu Kota

Pemerintah DKI Jakarta melakukan kerja sama dengan Provinsi Lampung untuk penanganan ketersediaan pangan.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dipangkas 0,1 Persen
Indonesia
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dipangkas 0,1 Persen

Beberapa negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik masih lebih tangguh dibandingkan dengan yang lainnya dalam menghadapi guncangan karena memiliki sejarah sifat kehati-hatian.

KAI Bakal Operasikan Stasiun Matraman
Indonesia
KAI Bakal Operasikan Stasiun Matraman

Stasiun Matraman yang berada di antara lintas Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara akan dioperasikan.

Cegah Pencatutan oleh Parpol, KPU Minta Masyarakat Cek Nama di Sipol
Indonesia
Cegah Pencatutan oleh Parpol, KPU Minta Masyarakat Cek Nama di Sipol

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam tahapan pendaftaran partai politik (parpol) peserta Pemilu (2024) dengan mengecek namanya terkait dengan status keanggotaan parpol pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

PPP Buka Peluang Gerindra-PKB Gabung KIB
Indonesia
PPP Buka Peluang Gerindra-PKB Gabung KIB

"Kita memang masih menunggu, jadi kemungkinan masih ada partai lain yang akan bergabung, sehingga menjadi KIB plus plus," kata Mardiono di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).

Pakar Hukum Syariah UIN Akui Pedoman Toa Masjid Penuh Dimensi Keindahan Syiar
Indonesia
Pakar Hukum Syariah UIN Akui Pedoman Toa Masjid Penuh Dimensi Keindahan Syiar

Surat Edaran Menteri Agama tentang pedoman toa masjid memenuhi aspek sosiologis dan filosofis.

Aksi Brutal KKB Papua Tewaskan 9 Warga Sipil dan 1 Luka-luka
Indonesia
Aksi Brutal KKB Papua Tewaskan 9 Warga Sipil dan 1 Luka-luka

Sebanyak sembilan warga sipil dilaporkan meninggal akibat ditembak dan dianiaya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua.

Masa Kampanye Pemilu 2024 Hanya 75 Hari
Indonesia
Masa Kampanye Pemilu 2024 Hanya 75 Hari

Rapat konsinyering juga menyepakati anggaran Pemilu 2024 sesuai dengan usulan dari KPU yaitu sebesar Rp 76.656.312.294.