Pemerintah Pusat Tetapkan Papua dan Papua Barat Jadi Fokus Pembangunan 2020-2024 Rumah adat suku Korowai. (Sumber: simomot.com)

MerahPutih.Com - Wilayah Papua oleh sebagian kalangan dinilai sebagai raksasa yang tertidur. Potensi alam melimpah dan kaya akan seni budaya tapi belum semuanya dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat bumi Cenderawasih itu.

Pada era Presiden Jokowi, perlahan tapi pasti pembangunan fisik mulai bergeliat. Sejumlah sarana dan prasarana dibangun secara masif. Bahkan, pemerintah pusat dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) menetapkan Provinsi Papua dan Papua Barat menjadi fokus pembangunan tahun 2020-2024.

Direktur Pengembangan Wilayah dan Kawasan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sumedi Andono Mulyo mengatakan, Presiden Joko Widodo memiliki perhatian serius bagi Papua dan Papua Barat.

"Pemerintah pusat berkomitmen untuk membangun Papua di berbagai bidang. Sudah berulang kali Pak Presiden datang ke Papua dan Papua Barat, itu beliau lakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan baik infrastruktur maupun SDM di Papua," kata Sumedi di Manokwari, Selasa (28/5) pada Musrenbang Otsus yang dilaksanakan Pemprov Papua Barat tersebut.

Festival Tambur di Raja Ampat
Tari Suling Tambur di Raja Ampat. (Foto: ANTARA/Olha Mulalinda)

Dalam rapat terbatas antara presiden dan kementerian lembaga, katanya, muncul penegasan bahwa Papua dan Papua Barat masih menjadi fokus pembangunan nasional. Pembangunan akses pendidikan, infrastruktur dan beberapa program lainnya terus ditingkatkan.

Pada RPJMN 2020-2024, pembangunan infrastruktur di dua provinsi ini pun akan terus digenjot. Di antaranya pembangunan konektivitas transportasi antarkabupaten /kota serta dua provinsi baik pada jalur darat, udara maupun laut.

"Intinya bapak presiden menginginkan percepatan pembangunan di Papua Barat dan Papua harus terus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain," papar Sumedi Andono Mulyo.

BACA JUGA: Akademisi: Kebijakan Membatasi Akses Medsos Tak Lazim di Negara Demokrasi

Tiket Pesawat Mahal Bikin Kunjungan Wisata di Sleman Merosot

Untuk menekan kesenjangan antara daerah, lanjut Sumedi, pada RPJMN 2020-2024, pemerintah pusat pun akan tetap meluncurkan program pembangunan distrik dan kampung di dua provinsi ini. Begitu pula percepatan pembangunan di daerah-daerah tertinggal.

"Lalu ada juga pengembangan wilayah-wilayah yang bersifat strategis, seperti pembangunan kawasan ekonomi khusus di Sorong, kawasan industri di Teluk Bintuni juga kawasan perkotaan," paparnya sebagaimana dilansir Antara.

Menurut Sumedi Andono Mulyo, seluruh pembangunan tersebut saling mendukung antara satu dengan yang lain. Pusat mengharap dukungan gubernur dan para bupati/wali kota terutama terkait pengawasan secara terpadu agar visi dari program itu tercapai.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH