Pemerintah Pusat Diminta Segera Percepat Penanganan Korban Banjir di Kalbar Sejumlah warga mencoba mencari pertolongan saat banjir merendam rumah warga di Desa Perigi Kecamatan Silat Hilir wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat, Kamis (4/11). ANTARA/HO-BPBD Kapuas Hulu

MerahPutih.com - Pemerintah pusat diminta untuk cepat menangani korban banjir di lima kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat yang sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

"Sampai hari ini air masih tetap tinggi di lima kabupaten di bagian pehuluan Kalbar. Ada Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu," ucap Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/11).

Baca Juga

BNPB Kirim Dana Siap Pakai Buat Korban Banjir di Kalimantan Barat

Menurut anggota DPR RI dari Dapil Kalbar 1 itu, saat ini yang mendesak adalah bagaimana memenuhi kebutuhan sandang pangan para korban banjir.

"Berhari-hari, berminggu-minggu mereka hidup dengan kondisi banjir. Ini harus dipikirkan karena ada ratusan ribu warga yang terkena dampak," kata Syarif.

Ia mencontohkan di Kabupaten Sintang, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang dikutip dari laman kalbar.antaranews.com, ada 140 ribu lebih jiwa yang terkena dampak banjir.

"Ini jumlah yang tidak sedikit," tegas Syarif Abdullah.

Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (9/11/2021). ANTARA/HO-BNPB
Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito meninjau lokasi terdampak banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (9/11/2021). ANTARA/HO-BNPB

Dia memahami bahwa langkah jangka pendek adalah bagaimana menangani para korban banjir tersebut.

"Kalau upaya teknis untuk mempercepat air surut, sepertinya sulit dilakukan dalam waktu singkat karena ketinggian daratan dan air sungai yang sama serta dalam jumlah luas di sepanjang daerah aliran sungai di lima kabupaten yang terkena banjir," ujarnya

Namun ia mengingatkan agar para peneliti dapat membuat atau menciptakan teknologi baru guna memimalisasi dampak bencana misalnya dengan optimalisasi teknologi modifikasi cuaca. "Ke depan hal tersebut perlu karena Indonesia sudah termasuk ke dalam negara ramah bencana," ungkap dia.

Selain itu, mempersiapkan kondisi pasca banjir setelah air surut dan aktifitas mulai berlangsung normal.

Wilayah pehuluan Provinsi Kalbar selama beberapa pekan terakhir terendam banjir terutama di sekitar daerah aliran sungai. Salah satu lokasi yang terkena dampak parah adalah Kabupaten Sintang. (Pon)

Baca Juga

Jakarta Masih Kebanjiran, PSI: Anies Jangan Berfokus pada Program Gimmick

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Duet Anies-Puan Tergantung Restu Megawati
Indonesia
Duet Anies-Puan Tergantung Restu Megawati

Koalisi kebangsaan akan terbentuk jika duet Anies-Puan yang didukung oleh koalisi parpol PDIP-Demokrat-NasDem-PKS terealisasi.

LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Saksi Mahkota Kasus Pembunuhan Brigadir J
Indonesia
LPSK Sebut Istri Ferdy Sambo Saksi Mahkota Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Hasto Atmojo Suroyo menilai, Putri Candrawathi termasuk sebagai saksi mahkota dalam kasus tersebut.

MPR Puji Presiden Jokowi Ajak Semua Pihak Ciptakan Pemilu Damai
Indonesia
MPR Puji Presiden Jokowi Ajak Semua Pihak Ciptakan Pemilu Damai

Jokowi meminta semua pihak menghindari politik identitas serta politisasi agama demi mencegah polarisasi sosial.

Putin Ingin Rusia Terlibat Dalam Proyek Nuklir dan Kereta Api IKN
Dunia
Putin Ingin Rusia Terlibat Dalam Proyek Nuklir dan Kereta Api IKN

"Kereta Api Rusia bisa ikut melaksanakan implementasi besar-besaran pemerintahan Indonesia dalam memindahkan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan," kata Putin.

Kasus Omicron di Jakarta Capai 1.584 Pasien
Indonesia
Kasus Omicron di Jakarta Capai 1.584 Pasien

Penyebaran kasus varian baru COVID-19, Omicron di Jakarta terus melonjak naik. Sampai Senin (24/1), sebanyak 1.584 orang yang terpapar virus dari Afrika Selatan itu.

KPK Ungkap Alasan Sekretaris DPC Demokrat Mangkir dari Panggilan
Indonesia
KPK Ungkap Alasan Sekretaris DPC Demokrat Mangkir dari Panggilan

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengungkapkan, Aco tak memenuhi panggilan penyidik lantaran sedang menjalani hukuman pidana. Lembaga antirasuah bakal menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

Penerima BSU Sebelumnya Bisa Terima Kembali untuk Tahun 2022
Indonesia
Penerima BSU Sebelumnya Bisa Terima Kembali untuk Tahun 2022

Kemenaker akan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2022 senilai Rp 9,6 triliun sebagai menopang daya beli pekerja atau buruh.

Hujan Lebat Serta Angin Kencang di Jakarta dan Sejumlah Provinsi Lainnya
Indonesia
Hujan Lebat Serta Angin Kencang di Jakarta dan Sejumlah Provinsi Lainnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang di sejumlah provinsi di Indonesia pada Jumat. Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, seperti di Aceh, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta.

Nama Ibu Kota Negara Baru Sudah Dikantongi Jokowi, Ketua Pansus RUU IKN: Nanti akan Disampaikan
Indonesia
Nama Ibu Kota Negara Baru Sudah Dikantongi Jokowi, Ketua Pansus RUU IKN: Nanti akan Disampaikan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim sudah mengantongi nama calon ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur.

Jenazah Azyumardi Azra Diberangkatkan ke TMP Kalibata
Indonesia
Jenazah Azyumardi Azra Diberangkatkan ke TMP Kalibata

Jenazah Prof Azyumardi Azra diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan