Pemerintah Perpanjang Dana Otonomi Khusus Papua Papua. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah dipastikan akan memperpanjang kebijakan dana Otonomi Khusus Papua. Adapun struktur ketatanegaraan dan hubungan pusat serta daerahnya itu tidak ada perubahan apapun. Undang-undangnya tidak akan diperpanjang.

"Otonomi khusus itu tidak perlu diperpanjang, itu sudah berlaku sejak 2001 dan tidak perlu perpanjang, yang diperpanjang itu hanya dananya, dana khususnya," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Jakarta, Rabu (31/3).

Baca Juga:

BIN Sebut KKB di Papua Layak Disebut Teroris

Dalam perpanjangan Dana Otsus, pemerintah akan melakukan revisi pada sejumlah peraturan, termasuk revisi sejumlah pasal dalam Undang-undang Otonomi Khusus Provinsi Papua. Draf Revisi tersebut saat ini telah diserahkan ke DPR.

"Kita akan merevisi pasal 76 yaitu untuk memekarkan daerah provinsi mungkin akan tambah tiga provinsi sehingga menjadi lima, melalui revisi undang-undang bukan perpanjangan UU. Revisi 2 pasal. Pasal 34 tentang dana dan pasal 76 tentang pemekaran," ujar Mahfud.

Sebagai realisasi Inpres No 9 Tahun 2020, lanjut dia, Pemerintah juga mengeluarkan Kepres No 20 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, dan membentuk Tim Hukum untuk melaksanakan penelitian penggunaan Dana Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat.

Mahfud MD. (Foto: Antara)

Sejauh ini, kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini, pemerintah menilai pembangunan di Papua masih belum efektif. Penyebabnya, antara lain situasi keamanan yang tidak kondusif, masih tingginya kasus korupsi dan belum terintegrasinya sejumlah program pemerintah.

Mahfud meminta agar pengawasan terhadap penggunaan keuangan negara harus lebih ditingkatkan serta pemeriksaan BPK diharapkan lebih bisa terukur karena dana Otsus akan naik.

"Kemudian aspirasi penegakan hukum sangat kuat disampaikan dari masyarakat. Dan Kerjasama antara pemerintah dengan BPK sangat penting," tegas Mahfud. (Pon)

Baca Juga:

Dirjen Otda Sebut Kunjungan ke Timika Tak Terkait Papua Tengah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kalah di PK, Anies Diminta MA Lanjutkan Izin Reklamasi Pulau G
Indonesia
Kalah di PK, Anies Diminta MA Lanjutkan Izin Reklamasi Pulau G

Mahkamah Agung (MA) meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk melanjutkan izin Reklamasi Pulau G.

Kesembuhan Pasien COVID-19 di Atas 4 Juta
Indonesia
Kesembuhan Pasien COVID-19 di Atas 4 Juta

Akumulasi positif COVID-19 saat ini lebih dari 4,2 juta kasus atau sebanyak 4.204.116 kasus.

RSDC Wisma Atlet Terkendala Ketersediaan Tabung Oksigen
Indonesia
RSDC Wisma Atlet Terkendala Ketersediaan Tabung Oksigen

Untuk angka hunian per Senin (19/7) sebanyak 73,42 persen dan tingkat kesembuhan mencapai 92,51 persen

Revolusi Mental, Mang Oded Minta Lomba Anak-anak di Bandung Diperbanyak
Indonesia
Revolusi Mental, Mang Oded Minta Lomba Anak-anak di Bandung Diperbanyak

Perlombaan kreativitas anak dinilai sebagai ruang untuk mewadahi minat dan bakat anak-anak.

Kapolri Datangi Langsung Gereja di Sulawesi Utara
Indonesia
Kapolri Datangi Langsung Gereja di Sulawesi Utara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (1/4/).

Pelaku Pinjol Ilegal di Cengkareng Dijerat Pasal Berlapis
Indonesia
Pelaku Pinjol Ilegal di Cengkareng Dijerat Pasal Berlapis

Pihak kepolisian akan menjerat pemilik kantor usaha itu dengan pasal berlapis.

Mahasiswa ITS Bikin Asik Belajar Sejarah Lewat Permainan ARCADIA
Indonesia
Mahasiswa ITS Bikin Asik Belajar Sejarah Lewat Permainan ARCADIA

Permainan bertema Augmented Reality History Education Card Game (ARCADIA) merupakan permainan kartu yakni para siswa diminta menentukan tokoh sejarah terkait peristiwa sejarah yang ditampilkan.

KPK Periksa 3 Eks Anggota DPRD Mimika Terkait Dugaan Korupsi Gereja King Mile
Indonesia
KPK Periksa 3 Eks Anggota DPRD Mimika Terkait Dugaan Korupsi Gereja King Mile

"Pemeriksaan dilakukan di Mapolres Mimika," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (17/9).

Atasi Kejenuhan, Guru dan Siswa Dilatih Produktif Berwirausaha di Tengah Pademi COVID-19
Indonesia
Atasi Kejenuhan, Guru dan Siswa Dilatih Produktif Berwirausaha di Tengah Pademi COVID-19

Selain mendorong pembelajaran daring yang maksimal, para dosen juga melatih guru dan siswa agar produktif berwirausaha dari rumah selama masa pandemi COVID-19.

Penahanan RJ Lino Beri Kepastian Kelanjutan Perkara Korupsi
Indonesia
Penahanan RJ Lino Beri Kepastian Kelanjutan Perkara Korupsi

KPK menyangka RJ Lino merugikan negara dalam pengadaan 3 Quay Container Crane di Pelabuhan Panjang, Pontianak dan Palembang.