Pemerintah Perlu Waspadai Gerakan Terselubung Eks Anggota FPI Pencopotan atribut milik FPI oleh petugas gabungan dari TNI dan Polri di Jalan Petamburan III, Rabu (30/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Tindakan tegas pemerintah membubarkan organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) harus diikuti langkah lanjutan.

Pemerintah perlu menyikapi potensi aksi lanjutan kelompok yang dipimpin Rizieq Shihab itu usai dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

Baca Juga

AJI Nilai Maklumat Kapolri soal FPI Bentuk Ancaman Terhadap Kemerdekaan Pers

"Setelah kegiatannya dilarang, mereka (FPI) beberapa jam kemudian sudah membentuk Front Persatuan Islam," kata analis terorisme dan intelijen, Stanislaus Riyanta, kepada wartawan, Sabtu (2/1).

Pemerintah dinilai tak bisa sekadar membubarkan organisasi terlarang yang dinilai melanggar hukum. Pembubaran harus diikuti dengan sanksi saat kelompok itu kembali berulah, meski dalam skala kecil.

"Jadi organisasinya secara formal dibubarkan tetapi gerakan mereka masih ada. Ini juga akan terjadi pada FPI," ujar Stanislaus.

Penutupan markas DPP FPI di Petamburan, Jakarta, Rabu (30/12/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.
Penutupan markas DPP FPI di Petamburan, Jakarta, Rabu (30/12/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.

Stanislaus menilai pemerintah juga perlu melakukan pendekatan terhadap kelompok FPI. Sanksi administrasi berupa pembubaran dan pelarangan kegiatan ormas perlu dibarengi dengan pembinaan bagi eks anggota dan pentolan FPI.

"Dipersiapkan ruang bagi mereka diajak kembali ke jalan yang benar, sesuai yang ditetapkan undang-undang," kata dia.

Pemerintah disarankan menggandeng ormas lain, tokoh agama, dan masyarakat untuk membuka ruang dialog dengan FPI. Jika tidak, tindakan mereka yang cenderung ke gerakan radikal dapat mengancam kesatuan bangsa.

Pemerintah sempat menunjukkan video yang menayangkan sejumlah anggota FPI mendukung kelompok teror Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).

Video tersebut ditunjukkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Pulhukam) Mahfud MD saat mengumumkan pembubaran dan larangan kegiatan FPI.

Stanislaus juga menyarankan pemerintah mengeluarkan sanksi hukum yang tegas untuk ormas yang melakukan hal serupa. Sanksi ini untuk mencegah timbulnya gerakan susulan dari kelompok lain.

"Jika mereka masih aktif, termasuk membentuk organisasi yang mirip, misalnya. Gerakannya ya sudah harus ditindak tegas. Dikenakan sanksi hukum," ujar dia. (Knu)

Baca Juga

Polri Beking Satpol PP Tertibkan Atribut FPI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien Corona Melonjak Jadi 56.385 Orang
Indonesia
Pasien Corona Melonjak Jadi 56.385 Orang

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 1.006 pasien menjadi 24.806 yang sembuh.

PSI Usul Kenaikan Dana Parpol, Taufik: Biasanya Teriak, Sekarang Minta Naik
Indonesia
PSI Usul Kenaikan Dana Parpol, Taufik: Biasanya Teriak, Sekarang Minta Naik

"PSI yang minta naik kan? nah itu PSI biasanya dia teriak teriak, malah dia minta naik," paparnya.

Henry Yoso Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah Oleh Sekelompok Orang Radikal
Indonesia
Henry Yoso Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah Oleh Sekelompok Orang Radikal

Aksi-aksi seperti itu, dikhawatirkan mengganggu ketertiban umum dan berpotensi menciptakan konflik sosial

Bakal Bersaing "Rebutan" Vaksin Corona, Pemerintah Indonesia Diminta Perkuat Diplomasi
Indonesia
Bakal Bersaing "Rebutan" Vaksin Corona, Pemerintah Indonesia Diminta Perkuat Diplomasi

Indonesia juga akan menjadi salah satu negara yang akan ikut dalam usaha mendapatkan vaksin corona.

Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Bertambah 23 Orang
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 di Wisma Atlet Bertambah 23 Orang

Pasien yang dinyatakan reaktif dari hasil "rapid test" sebanyak 10 orang

Tiga Pilar Jaga Proses Vaksinasi Pagi Sampai Sore di Pasar Tanah Abang
Indonesia
Tiga Pilar Jaga Proses Vaksinasi Pagi Sampai Sore di Pasar Tanah Abang

Para pedagang yang menerima vaksinasi juga akan diawasi supaya tidak menimbulkan kerumunan

Kejati Bali Belum Tentu Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx
Indonesia
Kejati Bali Belum Tentu Tolak Penangguhan Penahanan Jerinx

Selanjutnya, perkara ini ke depannya segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar

Berlakukan PSBB Ketat Jawa-Bali, Ekonomi Diyakini Tetap Tumbuh
Indonesia
Berlakukan PSBB Ketat Jawa-Bali, Ekonomi Diyakini Tetap Tumbuh

Pada 2020 pertumbuhan ekonomi RI melorot paling dalam pada kuartal II-2020 mencapai minus 5,32 persen dan3,49 persen pada kuartal III-2020.

Arus Balik Bikin Jakarta Berpotensi Kena Gelombang Kedua COVID-19
Indonesia
Arus Balik Bikin Jakarta Berpotensi Kena Gelombang Kedua COVID-19

Urbanisasi pasca Lebaran sulit terelakkan

[HOAKS atau FAKTA]: Hydro Oxy Mouth Freshener Spray Sembuhkan Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hydro Oxy Mouth Freshener Spray Sembuhkan Corona

Beredar promosi atau iklan di media sosial mengenai produk Hydro Oxy Mouth Freshener Spray yang diklaim mampu menangkal COVID-19.