Pemerintah Perlu Bikin Desain Saat UMKM Terdampak Bencana Angkringan Solo. (Foto: MP/ Ismail)

MerahPutih.com - Perpanjangan PPKM Level 4 hingga 9 Agustus makin membuat UMKM terpuruk. Pemerintah diminta memikirkan desain jaminan sosial bagi pelaku UMKM sehingga mereka bisa tetap terus survive ketika terjadi bencana.

Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek) UGM Hempri Suyatna menuturkan, perpanjangan PPKM menjadi ancaman serius bagi deindustrialisasi sektor UMKM. Lantaran makin banyak UMKM yang bangkrut dan gulung tikar.

Baca Juga:

Salurkan Bantuan UMKM, Riau Bikin Aplikasi mataumkm.riau.go.id

"Pemerintah bisa mendorong swasta membantu UMKM melalui inovasi-inovasi penerapan protokol kesehatan untuk pelaku UMKM," ujar Hempri melalui keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (05/08).

Selain itu pemerintah diminta menggaungkan gerakan "Bela Beli" produk UMKM kepada masyarakat. Gerakan ini sudah dimulai oleh beberapa pemerintah daerah dan berimpact baik bagi UMKM.

Hempri menilai, UMKM sebenarnya punya kapasitas dan pengalaman untuk bertahan di tengah pandemi namun apabila tidak ada responsivitas pemerintah untuk membantu dan memfasilitasi umkm di tengah krisis maka UMKM pun susah untuk berdaya.

UMKM
UMKM. (Foto: Teresa Ika)

Atas dasar tersebut ia menilai, bantuan kepada UMKM perlu ditambah. Terutama pada pendampingan digitalisasi UMKM. Hal ini dikarenakan masih banyak pelaku UMKM yang kesulitan memasarkan produknya di dunia.

"Kondisi pandemi sekarang ini para pelaku sektor UMUM memerlukan tidak hanya modal kerja namun juga jejaring pemasaran serta fasilitas pengembangan bagi UMKM yang alih profesi. Sayangnya ini kurang mampu dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya.

Pemerintah berikan bantuan untuk Usaha Mikro Kecil (UMK) dan Pedagang Kaki Lima (PKL) warung sebesar Rp1,2 juta untuk 1 juta target penerima. Bantuan UMK dan PKL warunglangsung dijalankan melalui TNI dan Polri. (Teresa Ika/ Yogyakarta)

Baca Juga:

Pelaku UMKM di Bandung Diharap Tak Berhenti Berinovasi di Tengah Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penularan COVID-19 Makin Tinggi, IDI Minta Warga Beribadah di Rumah
Indonesia
Rayakan HUT Bhayangkara, Polda Metro Perbanyak Gerai Vaksin di Zona Merah
Indonesia
Rayakan HUT Bhayangkara, Polda Metro Perbanyak Gerai Vaksin di Zona Merah

Polda Metro serta anggota Forkopimda DKI Jakarta lainnya juga terus berupaya memaksimalkan sosialisasi

Jokowi Pastikan Seluruh Kekuatan Dikerahkan Cari KRI Nanggala 402
Indonesia
Jokowi Pastikan Seluruh Kekuatan Dikerahkan Cari KRI Nanggala 402

Presiden Joko Widodo ikut berkomentar soal hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan utara Pulau Bali.

Penahanan Rizieq Dinilai Penuhi Sejumlah Syarat
Indonesia
Penahanan Rizieq Dinilai Penuhi Sejumlah Syarat

Rizieq Shihab masih menjalani masa penahanan di Polda Metro Jaya. Masa penahanannya mencapai 20 hari ke depan.

Profil Singkat 6 Calon Menteri Jokowi
Indonesia
Profil Singkat 6 Calon Menteri Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan merombak komposisi Kabinet Indonesia Maju. Bekas Wali Kota Solo itu disebut bakal melakukan reshuffle kabinet pada Rabu (23/12) besok.

Pemerintah Diminta Jamin Keamanan Data Sebelum Pedulilindungi Jadi Alat Pembayaran Digital
Indonesia
Pemerintah Diminta Jamin Keamanan Data Sebelum Pedulilindungi Jadi Alat Pembayaran Digital

Mestinya negara memfasilitasi warga yang ‘tidak bisa’ menggunakan smartphone

Pemkot Bandung Usulkan 400 Ribu Lebih Pelaku Usaha untuk Dapat Banpres UMKM
Indonesia
Pemkot Bandung Usulkan 400 Ribu Lebih Pelaku Usaha untuk Dapat Banpres UMKM

Pemkot Bandung tahun ini mengusulkan lebih banyak penerima Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro atau BPUM dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Diduga Tak Profesional Verifikasi Berkas, Penyelenggara Pemilu Segera Diperiksa DKPP
Indonesia
Diduga Tak Profesional Verifikasi Berkas, Penyelenggara Pemilu Segera Diperiksa DKPP

Teradu VI sampai VIII diduga tidak profesional dalam menangani laporan dugaan pelanggaran yang disampaikan Pengadu

Ini Jadwal Masuk Sekolah Tatap Muka di Yogyakarta
Indonesia
Ini Jadwal Masuk Sekolah Tatap Muka di Yogyakarta

Pembukaan sekolah tatap muka di seluruh Yogyakarta menunggu hasil evaluasi risiko penularan COVID-19 di perguruan tinggi.

Modus Begal Payudara Nekat Beraksi Tiga Kali di Jakpus dan Jakbar
Indonesia
Modus Begal Payudara Nekat Beraksi Tiga Kali di Jakpus dan Jakbar

“Memang mengambil posisi korban yang lemah dan lengah yaitu posisi untuk orang yang saat itu sedang berolahraga atau pun yang sedang berjalan,” jelasnya.