Pemerintah Percepat Vaksinasi PMK Tangkapan layar - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Golkar. ANTARA/Sanya Dinda/aa.

MerahPutih.com - Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menekan peningkatan dan mencegah meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang terjadi akhir-akhir ini. Mengingat, kurang dari 20 hari lagi umat muslim Indonesia akan menyembelih hewan kurban dalam Hari Raya Idul Adha.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, meminta agar berbagai regulasi terkait PMK segera diselesaikan dan diimplementasikan, untuk mencegah makin meluasnya wabah penyakit PMK ini, serta untuk tetap menjaga kualitas hewan ternak Indonesia.

Baca Juga:

Vaksinasi PMK Diprioritaskan Untuk Hewan Sehat

PMK sebagai Penyakit Hewan Menular (PHM) strategis, penetapan status Darurat PMK bisa diusulkan dari Bupati/Wali Kota kepada Gubernur lalu kepada Pemerintah Pusat. Telah diterbitkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 403 dan 404 Tahun 2022 untuk menetapkan di dua Provinsi yakni Aceh dan Jawa Timur.

Saat ini, kata Airlangga, upaya pemerintah yakni pengadaan dan distribusi vaksin dalam jumlah besar, juga segera melakukan vaksinasi kepada hewan ternak.

"Dengan ini diharapkan herd immunity bisa segera tercapai," ujar Airlangga, Senin (20/6).

Vaksinasi PMK perdana dilakukan pada 14 Juni 2022 di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, selanjutnya akan didorong untuk vaksinasi dasar yaitu 2 kali vaksinasi dengan jarak 1 bulan, serta booster vaksin setiap 6 bulan. Untuk melaksanakan program vaksinasi tersebut, akan dilakukan oleh sekitar 1.872 tenaga medis dan 4.421 paramedis.

Ke depannya, dibutuhkan sekitar 28 juta dosis prioritas vaksinasi, dan saat ini yang sudah diimpor sebanyak 3 juta dosis, di mana 0,8 juta dosis dalam proses pengadaan pemerintah, sedangkan yang 2,2 juta dosis sedang proses refocusing untuk pembiayaan anggarannya.

Kemudian. penyediaan vaksin dalam 3 bulan mendatang mampu lebih dari 16 juta dosis dari Importir Penyedia Vaksin. Sedangkan, vaksin dalam negeri dari PUSVETMA dan dari produsen vaksin dalam negeri lainnya.

Pemerintah sedang menyelesaikan pembelian vaksin 3 juta dosis agar bisa segera didistribusikan dan dilakukan vaksinasi pada ternak prioritas.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan 28 juta dosis sampai akhir 2022, salah satunya pemerintah akan bekerja sama dengan importir swasta dengan jumlah vaksin yang sesuai kebutuhan, dengan kontrol dan pengawasan Pemerintah.

Baca Juga:

6 Sapi di Kota Solo Terpapar PMK, Pintu Keluar Masuk Hewan Ternak Diperketat

Selain itu, pemerintah menyiapkan SDM terlatih untuk vaksinasi PMK serta penandaan (eartage) dan pendataan ternak. Menko Airlangga menyatakan bagi ternak yang sudah divaksinasi wajib dipasang penanda di telinga hewan atau eartage (dengan pengembang sistem yakni PT PERURI), dan saat ini sudah tersedia 236 ribu eartage.

"Kita harus mempertimbangkan kondisi yang lebih luas, bukan hanya masalah pencegahan, namun juga melihat konsekuensi ke depannya, karena hewan ternak adalah aset. Jadi, kalau PMK tidak teratasi akan menjadi kerugian yang tak ternilai, khususnya bagi peternak kecil," jelasnya.

Mengingat jumlah vaksinasi PMK masih sangat rendah, maka perlu dilakukan pengaturan dan pengawasan lalulintas hewan dan ternak, untuk Kecamatan atau Desa berdasarkan pada zonasi, yakni Zona Merah (Daerah Wabah), Zona Oranye (Daerah Tertular), Zona Kuning (Daerah Terduga) dan Zona Hijau (Daerah Bebas).

Lalu lintas hewan ternak antar zona risiko tersebut akan terus diawasi, dan juga akan dikendalikan oleh TNI/POLRI. Sistem ini penting dilakukan oleh TNI/POLRI.

"Sistem ini penting dilakukan, jangan hanya melihat persentase kasus yang kecil, tapi kita tidak ingin ini terus meluas," lanjut Menko Airlangga.

Dalam mendukung penanganan PMK ini, Pemerintah memutuskan akan menggunakan dana APBN, APBD, dan sumber dana lainnya, terutama untuk melaksanakan rencana pemberian santunan bagi Peternak (terutama Peternak kecil), yang hewan ternaknya mati terkena PMK ataupun yang terkena potong paksa.

Sampai dengan 18 Juni 2022, tercatat, virus PMK ini telah menyebar ke 19 Provinsi dan 199 Kabupaten/Kota, dengan jumlah kasus sakit sebanyak 184.646 ekor, sembuh 56.822 ekor 30,77 persen, pemotongan Bersyarat 1.394 ekor 0,75 persen, kematian 921 ekor 0,50 persen, dan yang sudah divaksinasi sebanyak 51 ekor.

Sedangkan jumlah populasi seluruh ternak yang berisiko dan terancam (sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi) sebanyak 48.779.326 ekor. (Asp)

Baca Juga:

Anggota DPR Minta Pemerintah Investigasi Munculnya Wabah PMK

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Temukan Dokumen Aliran Duit Suap di Plaza SMRA Bekasi
Indonesia
KPK Temukan Dokumen Aliran Duit Suap di Plaza SMRA Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung melakukan penggeledahan di Plaza SMRA, Bekasi, Jawa Barat. Adapun penggeledahan itu terkait kasus suap dugaan perizinan pembangunan Apartemen Royal Kedhaton Yogyakarta.

Luhut Sebut Kenaikan Tiket Candi Borobudur Jadi Rp 750 Ribu Belum Final
Indonesia
Luhut Sebut Kenaikan Tiket Candi Borobudur Jadi Rp 750 Ribu Belum Final

Rencana pembatasan kuota pengunjung dan kenaikan tarif untuk naik ke area stupa Candi Borobudur merupakan upaya pemerintah untuk menjaga Warisan Budaya Dunia tersebut.

DMO Tidak Jalan, Dasco: Cabut HGU Perusahaan Sawit
Indonesia
DMO Tidak Jalan, Dasco: Cabut HGU Perusahaan Sawit

Dalam aturan pengganti yang tertuang dalam Permendag Nomer 11 tahun 2022, HET minyak goreng curah jadi Rp 14.000 per liter dan harga kemasan premium diserahkan kepada mekanisme pasar.

Warga Ende Sambut Kedatangan Presiden Jokowi
Indonesia
Warga Ende Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Pesawat kepresidenan Indonesia membawa orang nomor satu di Indonesia itu dan mendarat di Bandara H Hasan Aroeboesman di Ende.

PAM Jaya Siap Capai 100 Persen Cakupan Pelayanan pada 2030
Indonesia
PAM Jaya Siap Capai 100 Persen Cakupan Pelayanan pada 2030

Kerja sama ini untuk mencapai target 100 persen cakupan pelayanan air minum perpipaan di DKI pada 2023.

Stadion Kanjuruhan Bakal Dirombak Total dan Dibangun Monumen Peringatan
Indonesia
Stadion Kanjuruhan Bakal Dirombak Total dan Dibangun Monumen Peringatan

Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur menjadi sorotan dunia akibat peristiwa berdarah yang terjadi pada Sabtu (1/10) lalu.

Belum Ada Tanda-tanda Peralihan ke Endemi, 2.162 Orang Terinfeksi COVID-19 Dalam Sehari
Indonesia
Belum Ada Tanda-tanda Peralihan ke Endemi, 2.162 Orang Terinfeksi COVID-19 Dalam Sehari

Hingga Kamis (22/9), ada 2.162 kasus baru corona. Sehingga total menjadi 6.417.490 kasus positif.

UU IKN Resmi Berlaku
Indonesia
UU IKN Resmi Berlaku

IKN nanti akan berbentuk provinsi, namun dengan kekhususan tertentu. Terkait seluas apa kewenangan IKN nanti, Kemendagri sedang dalam proses perumusan.

Potensi Transaksi Produk Kesehatan Indonesia ke Nigeria Capai USD 560 Ribu
Indonesia
Potensi Transaksi Produk Kesehatan Indonesia ke Nigeria Capai USD 560 Ribu

Kepala ITPC Lagos Hendro Jonathan menyebutkan, potensi transaksi pada MWA tahun ini tercatat USD 560 ribu.

KSAL Yudo Jalani Fit and Proper Test Panglima TNI di DPR Hari ini
Indonesia
KSAL Yudo Jalani Fit and Proper Test Panglima TNI di DPR Hari ini

Menurut Yudo, tidak ada persiapan khusus untuk menjalani uji kelayakan tersebut.