Pemerintah Perbolehkan Pertandingan Olahraga di Luar Jawa-Bali Dihadiri Penonton Ratusan petenis Indonesia turut serta dalam ajang Borobudur Tennis Cup 2022 yang bergulir di Lapangan Tenis Hotel Borobudur, Jakarta, 26-27 Maret. (ANTARA/HO-Hotel Borobudur)

MerahPutih.com - Pemerintah telah mengizinkan event keolahragaan yang digelar di daerah yang berada di luar Pulau Jawa dan Bali dihadiri oleh penonton.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA mengatakan ada beberapa perubahan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 19 tahun 2022 tentang PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1.

Baca Juga

PPKM Luar Jawa-Bali hingga 11 April, Daerah Level 1 Meningkat, Level 4 Nihil

Dalam Inmendagri sebelumnya, event keolahragaan dapat diselenggarakan tanpa dihadiri oleh penonton.

“Pada kegiatan olahraga yang saat ini diperbolehkan menerima penonton langsung di stadion,” kata Safrizal ZA, Selasa (29/3).

Dalam inmendagri tersebut, lanjut Safrizal, diatur bahwa pelaksanaan kegiatan (event) keolahragaan diperbolehkan menerima penonton langsung di stadion dengan maksimal persentase dari kapasitas stadion mengikuti kriteria level di wilayah Kabupaten/Kota.

Untuk kabupaten/kota yang berada dalam PPKM Level 3, maka kapasitas penonton yang bisa diterima di stadion mencapai 50 persen dari total kapasitas yang ada. Kemudian kabupaten/kota dengan PPKM Level 2 dapat menerima penonton sebanyak 75 persen dan Level 1 sebanyak 100 persen.

Inmendagri tersebut juga mengatur pelaksanaan kegiatan (event) keolahragaan dapat diselenggarakan di wilayah Kabupaten/Kota dengan kriteria level 3, level 2, dan Level 1 dengan ketentuan capaian vaksin dosis pertama paling sedikit 60 persen.

Kemudian panitia wajib membentuk Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Serta, seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap orang yang keluar masuk pada tempat pelaksanaan kompetisi dan Latihan.

“Seluruh pemain, ofisial, kru media, dan staf pendukung yang hadir dalam kompetisi wajib sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, hasil negatif PCR (H-1) dan hasil negatif Antigen pada hari pertandingan,” ujar Safrizal ZA.

Baca Juga

Mendag Ingkar Janji Umumkan Mafia Minyak, MAKI Siapkan Gugatan Praperadilan

Selanjutnya, kata Safrizal, pelaksanaan kegiatan (event) keolahragaan wajib mengikuti aturan protokol kesehatan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, selama kebijakan tersebut berlaku, daerah yang berstatus PPKM level 3 dapat melaksanakan resepsi pernikahan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Untuk kegiatan resepsi pernikahan dan hajatan (kemasyarakatan) maksimal 50 persen dari kapasitas dan tidak ada hidangan makanan di tempat," demikian bunyi Inmendagri 19/2022.

Sedangkan, untuk daerah yang menerapkan PPKM Level 2, resepsi pernikahan diizinkan paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan tidak ada larangan untuk mengadakan makam di tempat.

Selanjutnya, untuk daerah yang menerapkan PPKM Level 1, resepsi pernikahan diizinkan paling banyak 75 persen dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Sekedar informasi, dalam perpanjangan kali ini daerah yang masuk ke dalam Level 1 semakin bertambah.

Jumlah daerah pada Level 1 mengalami kenaikan dari yang sebelumnya 18 daerah menjadi 26 daerah. Begitu juga dengan jumlah daerah pada Level 2 dari yang sebelumnya 168 daerah naik menjadi 250 daerah.

Secara signifikan kenaikan jumlah daerah pada Level 1 dan Level 2 akan secara otomatis menurunkan jumlah daerah yang berada di Level 3. Yakni dari yang sebelumnya 200 daerah menjadi 110 daerah. Dan tidak adanya daerah yang berada di Level 4.

Kemendagri menyebut, peningkatan kapasitas vaksinasi di setiap daerah terbukti mampu menekan laju transmisi penularan. Oleh karena itu, kondisi ini harus terus didorong dengan harapan semakin banyak daerah yang berada di Level 1.

Itu artinya bahwa kekebalan masyarakat akan semakin terbentuk dan masyarakat sudah bisa beraktivitas secara normal, meski tanpa mengurangi arti kewaspadaan untuk tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. (Knu)

Baca Juga

100 Juta Orang Diprediksi bakal Mudik Lebaran 2022

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
TNI Miliki Tim Cepat Insiden Keamanan Siber
Indonesia
TNI Miliki Tim Cepat Insiden Keamanan Siber

Sebesar 62 persen anomali trafik di Indonesia merupakan infeksi malware, 10 persen berasal dari aktivitas trojan, dan 9 persen berasal dari upaya pengumpulan informasi target.

DPD Dorong Pemerintah Seimbangkan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia
Indonesia
DPD Dorong Pemerintah Seimbangkan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia

Nono menjelaskan tujuan pembentukan RUU itu

Buntut Tarif Selangit, Pemkot Yogyakarta Diminta Awasi Parkir Liar
Indonesia
Buntut Tarif Selangit, Pemkot Yogyakarta Diminta Awasi Parkir Liar

Tarif parkir yang selangit di salah satu wisata di KOta Yogyakarta tengah viral di dunia maya.

Terlibat Lakalantas di Jakarta, Anak Gubernur Kaltara Meninggal Dunia
Indonesia
Terlibat Lakalantas di Jakarta, Anak Gubernur Kaltara Meninggal Dunia

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang tengah dirundung duka setelah putra pertamanya, AKP Novandi Arya Kharizma, meninggal dunia.

Anies Komentari Meme Dirinya Makan di Warteg Sisa Waktu 9 Menit
Indonesia
Anies Komentari Meme Dirinya Makan di Warteg Sisa Waktu 9 Menit

Ramai di media sosial (medsos) Twitter, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengomentari meme dirinya yang tengah makan di warteg dengan sisa waktu yang minim.

Tarik Wisatawan, Area Publik di Solo Dipercantik Seni Instalasi
Indonesia
Tarik Wisatawan, Area Publik di Solo Dipercantik Seni Instalasi

Proses pembuatan wayang tersebut butuh waktu hingga sebulan. Ada belasan unit wayang yang dipajang di Plaza Balai Kota.

Pulihkan Ekonomi Pedagang, Teras Cihampelas Bandung Bakal Direvitalisasi
Indonesia
Pulihkan Ekonomi Pedagang, Teras Cihampelas Bandung Bakal Direvitalisasi

Sebelumnya pada Mei lalu Teras Cihampelas telah direaktivasi. Namun karena pada Juni-September kasus COVID-19 melonjak ditambah adanya kebijakan PPKM Jawa-Bali maka terpaksa Teras Cihampelas harus ditutup.

11 Jenis Obat COVID-19 Mulai Langka, Polda Jateng Lakukan Penyelidikan
Indonesia
11 Jenis Obat COVID-19 Mulai Langka, Polda Jateng Lakukan Penyelidikan

Masyarakat tidak berspekulasi soal penimbunan. Polda Jawa Tengah tidak segan menindak tegas siapapun yang melakukan penimbunan.

Tingkatkan Perekonomian Kawasan Pesisir, Pemda DIY Bentuk 34 Desa Maritim
Indonesia
Tingkatkan Perekonomian Kawasan Pesisir, Pemda DIY Bentuk 34 Desa Maritim

Pembentukan desa maritim ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di kawasan itu.

PBNU Era Gus Yahya Siap Beking Jokowi Wujudkan IKN Nusantara
Indonesia
PBNU Era Gus Yahya Siap Beking Jokowi Wujudkan IKN Nusantara

IKN Nusantara merupakan inisiatif ikonik masa depan dan NU menginginkan menjadi bagian di dalamnya.