Pemerintah Pastikan Tak Ada Pemotongan Insentif Nakes COVID-19 Petugas kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD) di RS PHC Surabaya. (ANTARA Jatim/ Hanif Nashrullah)

MerahPutih.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan jika tunjangan petugas kesehatan yang menanganan pasien COVID-19 tidak dipangkas. Besaran insentif yang diterima oleh tim garda terdepan COVID-19 ini masih sama seperti tahun sebelumnya.

"Besaran insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) di tahun 2021 tidak berubah," ujar Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Prastowo Yustinus melalui akun twitternya, @prastow Kamis (4/2).

Baca Juga

JHL Group Usulkan Tenaga Medis Tangani COVID-19 Dianugerahi Piagam “Pahlawan Kemanusiaan”

Bahkan, dukungan anggaran untuk sektor kesehatan ditingkatkan sebesar Rp254 triliun pada tahun 2021 ini. Dana ini bersumber dari anggaran Kemenkeu.

Anggaran itu untuk pembiayaan pemberian insentif Nakes dan santunan Nakes yang meninggal akibat COVID-19, vaksinasi, perawatan pasien, obat-obatan, biaya isolasi, biaya 3T, dan penerapan disiplin protokol kesehatan.

"Kita bicara komprehensif dan holistik, tak sekadar jangka pendek dan parsial," ungkap dia.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bergotong royong dan bergandengan tangan dalam melawan pandemi COVID-19 ini. Dan tak lupa untuk tak abai menjalankan protokol kesehatan.

Kabar pemotongan insentif tenaga kesehatan mencuat dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan No. S-65/MK.02/2021.

Surat itu ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani tertanggal 1 Februari 2021, yang ditujukan kepada Budi Gunadi.

Baca Juga

Komisi IX DPR Setuju Usulan JHL Group Nakes Diberi Penghargaan Pahlawan Kemanusiaan

Berikut besaran insentif tenaga kesehatan COVID-19 berdasarkan salinan itu. Insentif bagi dokter spesialis sebesar Rp7,5 juta, peserta PPDS Rp6,25 juta, dokter umum dan gigi Rp5 juta, bidan dan perawat Rp3,75 juta, tenaga kesehatan lainnya sebesar Rp2,5 juta. Sementara itu, santunan kematian per orang sebesar Rp300 juta.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, besaran insentif tenaga kesehatan 2021 ini turun hingga 50 persen. Pada 2020, besaran insentif untuk dokter spesialis Rp15 juta, dokter umum/dokter gigi Rp10 juta, bidan atau perawat Rp7,5 juta, dan tenaga medis lainnya Rp5 juta. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polresta Surakarta Lepas 10 Mahasiswa UNS yang Bentang Poster Kritik Jokowi
Indonesia
Polresta Surakarta Lepas 10 Mahasiswa UNS yang Bentang Poster Kritik Jokowi

Polresta Surakarta melepas 10 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Senin (13/9). Pelepasan mahasiswa tersebut dilakukan usai diberikan pembinaan.

Arab Saudi Beri Sinyal Izinkan Pemerintah Bangun Rumah Indonesia di Makkah
Indonesia
Arab Saudi Beri Sinyal Izinkan Pemerintah Bangun Rumah Indonesia di Makkah

Menteri Al-Falih menyambut baik rencana tersebut dan langsung menawarkan beberapa calon lokasi yang dapat digunakan.

Gelontorkan Rp 42 triliun, Smelter PT Freeport di Gresik Diklaim Jadi Yang Terbesar
Indonesia
Gelontorkan Rp 42 triliun, Smelter PT Freeport di Gresik Diklaim Jadi Yang Terbesar

Peresmian ini menandai dimulainya tahap konstruksi smelter, setelah sejumlah tahapan dilakukan termasuk Front-End Engineering Design, reklamasi dan penguatan lahan, serta rekayasa detail yang sudah dimulai sejak akhir 2018.

Layanan Cepat Bandara Lombok Bagi Pembalap dan Kru MotoGP
Indonesia
Layanan Cepat Bandara Lombok Bagi Pembalap dan Kru MotoGP

AP I selaku pengelola Bandara Internasional Lombok menerapkan skema bubble dalam penanganan kedatangan para pembalap dan tim mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Baliho Demi Cari Popularitas dan Elektabilitas
Indonesia
Baliho Demi Cari Popularitas dan Elektabilitas

"Awalnya atribut sosialisasi dilakukan secara sporadis oleh kader Golkar di daerah. Namun, kini pemasangan baliho tersebut telah diatur partai," kata Ahmad Doli.

Pemprov DKI Yakin 22 Ribu Titik Sumur Resapan Rampung Sesuai Jadwal
Indonesia
Pemprov DKI Yakin 22 Ribu Titik Sumur Resapan Rampung Sesuai Jadwal

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyakini sisa waktu dua bulan lebih ini mampu menyelesaikan 22 ribu sumur resapan, dalam menangani banjir dikala musim penghujan.

Nekat Konvoi Kelulusan di Tengah Pandemi, Puluhan Siswa Diamankan Polisi
Indonesia
Nekat Konvoi Kelulusan di Tengah Pandemi, Puluhan Siswa Diamankan Polisi

"Kami langsung tindak tegas pelajar yang nekat konvoi karena situasi masih pandemi dan mengganggu lalu lintas," kata dia.

Vaksinasi COVID-19 Gotong Royong Dianggap Hambat Vaksinasi Gratis
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Gotong Royong Dianggap Hambat Vaksinasi Gratis

Pemko tidak bisa memaksa faskes untuk hanya membantu vaksinasi program pemerintah. Terlebih, selama ini 14 faskes swasta di Solo tidak mengambil keuntungan.

Kasus Harian COVID-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Pandemi
Indonesia
Kasus Harian COVID-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Pandemi

Angka kasus tersebut memecahkan rekor sebelumnya yakni sejumlah 56.757 yang terjadi pada 15 Juli 2021.

Ridwan Kamil Sebut Pernyataan Edy Mulyadi Cederai Nilai Kebhinekaan
Indonesia
Ridwan Kamil Sebut Pernyataan Edy Mulyadi Cederai Nilai Kebhinekaan

Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil menilai pernyataan Edy Mulyadi tentang ibukota baru negara di Kalimantan dengan narasi yang tidak tepat itu mencederai nilai kebhinekaan.