Pemerintah Minta DPR Secepatnya Proses Surpres Calon Panglima TNI Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyerahkan Surat Presiden Calon Panglima TNI kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/11). Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah menerima Surat Presiden (Surpres) terkait calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Senin (28/11).

Dalam surpres itu, Presiden Jokowi mengusulkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI. Pratikno meminta DPR segera memproses Surpres tersebut.

Baca Juga

Jokowi Pilih KSAL Yudo Margono jadi Calon Panglima TNI

“Atas nama bapak presiden sampaikan terima kasih atas komitmen ketua dan bapak-bapak wakil ketua untuk proses surpres ini dalam waktu secepat-cepatnya,” kata Pratikno dalam jumpa pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin,(28/11).

Pratikno menngatakan, Jenderal Andika akan memasuki masa pensiun pada 21 Desember 2022. Sedangkan DPR akan menutup masa sidang tahun ini pada 15 Desember 2022 dan akan menjalani masa reses.

"Dan kami sangat-sangat mengharapkan bahwa surat dari DPR bisa diterima oleh Bapak Presiden dalam waktu secepatnya," ujarnya.

Baca Juga

Komisi I DPR Bocorkan Calon Panglima TNI Pilihan Jokowi

Adapun dalam Pasal 13 Ayat 6 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, disebutkan bahwa persetujuan DPR terhadap calon panglima TNI yang diusulkan oleh Presiden disampaikan paling lambat 20 hari.

"Tentu saja sebelum masa reses masa sidang DPR ini berhenti. Sekali lagi kami atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya," kata Pratikno. (Pon)

Baca Juga

Puan Ungkap Alasan KSAL Yudo Margono Dipilih jadi Calon Panglima TNI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Amnesty International Sebut KUHP Baru Bentuk Kemunduran HAM
Indonesia
Amnesty International Sebut KUHP Baru Bentuk Kemunduran HAM

"Fakta bahwa pemerintah Indonesia dan DPR setuju mengesahkan hukum pidana yang secara efektif melemahkan jaminan HAM sungguh mengerikan," ujar Usman

Merapi Luncurkan Dua Kali Awan Panas Guguran hingga 2 Kilometer
Indonesia
Merapi Luncurkan Dua Kali Awan Panas Guguran hingga 2 Kilometer

Selanjutnya, awan panas guguran kembali terpantau pada pukul 17.13 WIB dengan jarak luncur 1.800 meter ke arah barat daya

Diplomasi Jokowi di Mata Dunia
Indonesia
Diplomasi Jokowi di Mata Dunia

Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali, 15-16 November lalu, berhasil menghasilkan sebuah deklarasi bersama.

49 Warga Solo Keracunan Massal Usai Berbuka Puasa
Indonesia
49 Warga Solo Keracunan Massal Usai Berbuka Puasa

Sebanyak 49 orang warga RW 001 Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah mengalami keracunan massal, Minggu (1/5). Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut.

Ciri Khas Kubah JIC Yang Terbakar dan Ambruk
Indonesia
Ciri Khas Kubah JIC Yang Terbakar dan Ambruk

Dugaan penyebab kebakaran berawal dari aktivitas pekerjaan perbaikan kubah.

Hasto: Kita Bukan Partai yang Suka Cabut Akar Lain
Indonesia
Hasto: Kita Bukan Partai yang Suka Cabut Akar Lain

Seluruh kepala dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan (PDIP) diminta untuk satu barisan memajukan Indonesia Raya.

KPK Tahan General Manager PT Antam Terkait Kasus Korupsi
Indonesia
KPK Tahan General Manager PT Antam Terkait Kasus Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan General Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, Dodi Martimbang.

Kemendag Akui Pelaksanaan HET Minyak Goreng Kemasan Tidak Sesuai Harapan
Indonesia
Kemendag Akui Pelaksanaan HET Minyak Goreng Kemasan Tidak Sesuai Harapan

pantauan di lapangan untuk harga minyak goreng curah berada di kisaran harga Rp 283.000 - 290.000 per 12 liter.

Polisi Tutup Kawasan Sudirman-Thamrin sampai Kemang Malam Ini
Indonesia
Polisi Tutup Kawasan Sudirman-Thamrin sampai Kemang Malam Ini

Kawasan tersebut yakni, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH. Thamrin, Sudirman Central Business District (SCBD), Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, dan kawasan Kemang.

Politik Identitas Masih jadi Ancaman Jelang Pemilu 2024
Indonesia
Politik Identitas Masih jadi Ancaman Jelang Pemilu 2024

"Rakyat Indonesia masih mengingat bagaimana kontestasi Pilkada 2017 di Jakarta atau di sejumlah daerah, politisasi identitas berlangsung marak yang digunakan untuk kepentingan politik sesaat," ujar Boni