Pemerintah Masih Kaji Pemulangan Eks Kombatan ISIS ke Indonesia Menteri Agama Fachrul Razi saat memberikan keterangan seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Pemerintah belum memutuskan untuk memulangkan sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang pernah bergabung dengan ISIS yang saat ini berada di beberapa negara di Timur Tengah.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, pemerintah saat ini masih mengkaji kemungkinan memulangkan mereka ke Indonesia.

Baca Juga

Kembalikan Eks Kombatan ISIS, Menag Dianggap Lawan Kebijakan Presiden Jokowi

"Rencana pemulangan mereka itu belum diputuskan pemerintah dan masih dikaji secara cermat oleh berbagai instansi terkait di bawah koordinasi Menkopolhukam. Tentu ada banyak hal yang dipertimbangkan, baik dampak positif maupun negatifnya," kata Fachrul di Jakarta, Selasa (4/2).

Menteri Agama Fachrul Razi saat mengunjungi Maha Vihara Duta Maitreya Batam, Selasa. (Naim)
Menteri Agama Fachrul Razi saat mengunjungi Maha Vihara Duta Maitreya Batam, Selasa. (Naim)

Ia menjelaskan, pembahasan terkait ini terus dilakukan. Ada sejumlah masukan dari berbagai pihak. Dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) misalnya menggarisbawahi pentingnya upaya pembinaan jika eks ISIS ini akan dipulangkan.

Baca Juga

Rencana Pemulangan Eks Kombatan ISIS ke Indonesia Dinilai Tanpa Persiapan

Meski demikian, Fachrul mengakui jika proses pembinaan itu bukan hal mudah karena mereka adalah orang-orang yang sudah terpapar oleh idealisme yang sangat radikal.

"Kita akan terus upayakan langkah terbaik, dengan menjalin sinergi semua elemen masyarakat. Tidak hanya pemerintah, tapi juga LSM dan ormas keagamaan," tegas dia.

Ia juga bertekad melanjutkan pengabdian mendukung kebijakan Indonesia Maju dan mengawal kerukunan dan persatuan bangsa.

Anggota ISIS dan keluarga mereka berjalan saat mereka menyerah di desa Baghouz, provinsi Deir Al Zor, Suriah, Selasa (12/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Rodi Said/cfo
Anggota ISIS dan keluarga mereka berjalan saat mereka menyerah di desa Baghouz, provinsi Deir Al Zor, Suriah, Selasa (12/3/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Rodi Said/cfo

Kementerian Agama, lanjut Fachrul, di bawah kepemimpinannya juga akan terus menggerakkan penguatan moderasi beragama. Masyarakat terus diberi pemahaman keagamaan tentang pentingnya nilai-nilai moderasi dan toleransi.

Baca Juga

Menag Dikecam Terkait Pemulangan 600 WNI yang Jadi Kombatan ISIS

Sehingga, mereka tidak terus terjebak dalam pemahaman yang terlampau ekstrem, baik kiri berupa liberalisme-sekular, maupun kanan dalam sikap konservatisme-radikal.

"Semua kita ajak dan bina untuk mendekat pada titik gravitasi kesetimbangan, berupa moderasi beragama. Semoga, hal ini juga bisa dilakukan kepada para Eks ISIS jika mereka akan dipulangkan," pungkasnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Karang Taruna DKI Siap Pasang Badan untuk Anies Baswedan
Indonesia
Karang Taruna DKI Siap Pasang Badan untuk Anies Baswedan

Karang Taruna DKI siap membela Gubernur Anies Baswedan setelah ada desakan mundur

[HOAKS atau FAKTA]: CCTV di Jakarta Sengaja Dimatikan saat Demo PA 212 soal UU Ciptaker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: CCTV di Jakarta Sengaja Dimatikan saat Demo PA 212 soal UU Ciptaker

Ia juga menjelaskan akses CCTV dapat dilakukan dengan aplikasi molecool untuk memantau dengan CCTV salah satunya adalah CCTV Bali Tower.

Jokowi Dipastikan Tak Gadaikan Harga Dirinya untuk Menangkan Gibran dan Bobby
Indonesia
Jokowi Dipastikan Tak Gadaikan Harga Dirinya untuk Menangkan Gibran dan Bobby

Jokowi sosok yang mementingkan integritas dan citra diri

Usaha Rintisan Terkendala Kredit Bank
Indonesia
Usaha Rintisan Terkendala Kredit Bank

Perusahaan rintisan bisa mendapatkan pembiayaan dari sumber-sumber lainnya, misalnya perbankan dan venture capital.

[HOAKS atau FAKTA]: Menghirup Uap Panci Presto Mampu Sembuhkan COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menghirup Uap Panci Presto Mampu Sembuhkan COVID-19

Pengguna Facebook Harish Nagaraju mengunggah sebuah video yang menunjukkan beberapa orang di India tengah menghisap uap yang berasal dari sebuah panci presto.

Pengamat Nilai Aksi Terorisme Tak Kenal Pandemi
Indonesia
Pengamat Nilai Aksi Terorisme Tak Kenal Pandemi

Ada beberapa penangkapan yang dilakukan oleh Densus-88

Pandemi COVID-19 Meluas, Kapolri Minta Bhabikamtibmas Bersiaga
Indonesia
Pandemi COVID-19 Meluas, Kapolri Minta Bhabikamtibmas Bersiaga

Dalam surat telegram bernomor ST/1336/IV/OPS.2/2020, Kapolri memerintahkan optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dan pengaktifan siskamling.

Nasib Berkas Perkara Djoko Tjandra Hingga Jaksa Pinangki Usai Gedung Kejagung Terbakar
Indonesia
Nasib Berkas Perkara Djoko Tjandra Hingga Jaksa Pinangki Usai Gedung Kejagung Terbakar

Saat ini Kejaksaan Agung tengah menangani kasus-kasus besar

Gema Ormas MKGR Tegaskan Dukung UU Cipta Kerja
Indonesia
Gema Ormas MKGR Tegaskan Dukung UU Cipta Kerja

Ia meminta semua pihak mendukung UU Cipta Kerja

Pidana dan Pengembalian Dana Ancam Pendaftar Kartu Prakerja
Indonesia
Pidana dan Pengembalian Dana Ancam Pendaftar Kartu Prakerja

Program diberikan kepada pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena PHK, pekerja atau buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja serta peningkatan kompetensi.