Pemerintah Larang WN India Masuk ke Indonesia Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian

MerahPutih.com - Pemerintah mengambil langkah tegas dengan melarang warga negara India masuk ke Indonesia. Hal ini menyusul 'Tsunami COVID-19' di negara Bollywood itu.

Keputusan ini diumumkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Baca Juga

Negaranya 'Tsunami COVID', Ratusan WNA India Sewa Pesawat Carter Kabur ke Indonesia

"Berdasarkan hasil pencermatan tersebut, pemerintah memutuskan menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi India dalam kurun waktu 14 hari," kata Airlangga kepada wartawan, Jumat (23/4).

Terkait Warga Negara Indonesia (WNI) yang dari India yang ingin kembali ke Indonesia, Pemerintah masih membuka pintu namun protokolnya lebih ketat. Di antaranya, karantina di hotel khusus selama 14 hari dan melakukan tes RT-PCR.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menjelaskan pemerintah juga akan melakukan pengetatan akses masuk dari India ke Indonesia.

“Pengetatan protokol ini diberlakukan untuk semua moda transportasi darat, laut dan udara dan ketentuannya akan dilanjutkan dengan surat Edaran Dirjen Imigrasi Kumham dan juga dari lembaga lain yang terkait,” sambungnya.

Sejumlah kerabat menangisi kematian seorang pria akibat terpapar penyakit virus corona atau COVID-19 saat proses kremasi di sebuah krematorium di Kota New Delhi, India, Senin (28/9/2020). j. (ANTARA FOTO}
Sejumlah kerabat menangisi kematian seorang pria akibat terpapar penyakit virus corona atau COVID-19 saat proses kremasi di sebuah krematorium di Kota New Delhi, India, Senin (28/9). (ANTARA FOTO}

Bandara yang dibuka adalah bandara Soekarno Hatta, Juanda, Kualanamu kemudian Sam Ratulangi. Kemudian, pelabuhan laut Batam, Tanjung Pinang dan Dumai. Sedangkan untuk batas darat, Entikong, Nunukan dan Malinau.

Pengetatan protokol kesehatan untuk semua moda transportasi ini berlaku mulai 25 April 2021. Kebijakan ini bersifat sementara dan bakal terus dikaji ulang.

India mencetak rekor dunia untuk jumlah kasus harian virus Corona (COVID-19) tertinggi selama dua hari berturut-turut. Lebih dari 332 ribu kasus Corona tercatat di negara ini dalam 24 jam terakhir.

Data Kementerian Kesehatan India juga menunjukkan rekor baru untuk tambahan kematian dalam sehari. Sedikitnya 2.263 kematian tercatat dalam 24 jam terakhir.

Mereka berpotensi mendatangi negara-negara lain untuk menghindari penyebaran virus. (Knu)

Baca Juga

Tidak Mau Seperti India, Pemerintah Fokus Pada Pengurangan Mobilitas Warga

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Butuh 2.676 Tenaga Kesehatan Tambahan Tangani COVID-19
Indonesia
Jakarta Butuh 2.676 Tenaga Kesehatan Tambahan Tangani COVID-19

Data Dinkes DKI Senin (5/1) jumlah kasus COVID-19 di Jakarta secara keseluruhan sebanyak 191.075 kasus

Menkes Budi Keluarkan Rencana Tahapan Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Menkes Budi Keluarkan Rencana Tahapan Vaksinasi COVID-19

Pemerintah berpegangan penuh pada data-data sains untuk memastikan keamanan dari vaksin COVID-19

Jadi Tersangka, Jaksa Pinangki Dapat Bantuan Hukum Dari Kejaksaan
Indonesia
Jadi Tersangka, Jaksa Pinangki Dapat Bantuan Hukum Dari Kejaksaan

Pinangki diduga menerima suap sebesar 500 ribu dollar AS. Dia disangkakan dengan Pasal 5 huruf b Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Tol Serang-Panimbang Seksi I Ditarget Selesai saat Mudik Lebaran 2021
Indonesia
Tol Serang-Panimbang Seksi I Ditarget Selesai saat Mudik Lebaran 2021

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan progres Jalan Tol Serang- Panimbang Seksi I telah mencapai 84,18 persen.

Diduga Terkait Munarman, Densus 88 Tangkap Tiga Eks Pentolan FPI di Makassar
Indonesia
Diduga Terkait Munarman, Densus 88 Tangkap Tiga Eks Pentolan FPI di Makassar

Tiga mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Firli Perintahkan Deputi Penindakan KPK Usut Aliran Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Firli Perintahkan Deputi Penindakan KPK Usut Aliran Suap Djoko Tjandra

KPK kerap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lain

Kebakaran Hanguskan 25 Rumah di Belakang Mal Senayan City
Indonesia
Kebakaran Hanguskan 25 Rumah di Belakang Mal Senayan City

Sebanyak 18 unit mobil pemadam dan alat penunjang dikerahkan ke lokasi kejadian

 DPD Siap Pelototi 174 Pasal RUU Cipta Kerja Omnibus Law
Indonesia
DPD Siap Pelototi 174 Pasal RUU Cipta Kerja Omnibus Law

RUU Ciptakerja dengan metode Omnibus Law ini sangat jauh dari kata sempurna

Polisi Bakal Ungkap Oknum Terlibat Penganiayaan Anggota Brimob dan Kopassus
Indonesia
Polisi Bakal Ungkap Oknum Terlibat Penganiayaan Anggota Brimob dan Kopassus

Polda Metro Jaya memastikan, pasca-keributan di sebuah kafe atau bar, Jalan Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, TNI-Polri tetap solid.

Tak Etis Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Luhut Diseret ke Ranah Politik
Indonesia
Tak Etis Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Luhut Diseret ke Ranah Politik

“Terkait masalah perkara pencemaran nama baik dan fitnah yang diduga dilakukan oleh Said Didu kepada LBP adalah murni perkara hukum,” kata Ade