Pemerintah Larang Mudik, BPIP: Ini Untuk Selamatkan Orang yang Kita Cintai Anggota BPIP Romo Benny Susetyo Pr (Foto: Ist)

MerahPutih.Com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendukung sepenuhnya larangan pemerintah untuk tidak mudik kepada seluruh masyarakat yang merantau pada Lebaran tahun ini.

Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo menjelaskan bahwa larangan mudik ini merupakan kebijakan yang tepat ditengah pandemi virus corona.

Baca Juga:

Pemda DIY Siapkan Dana Rp246 Miliar Untuk Penanganan Darurat Corona

"Larangan mudik sangat bijak karena untuk mencegah penyebaran virus corona salah satunya adalah membatasi kerumunan massa dan lebih penting adalah kesadaran bahwa tidak mudik kita menyelamatkan orang kita cintai," tegas Benny kepada merahputih.com di Jakarta, Selasa (21/4).

Selain itu Benny menjelaskan bahwa dengan tidak mudik berarti masyarakat telah menjalankan kesadaran moral untuk kebaikan bersama.

Romo Benny Susetyo anggota BPIP
Anggota BPIP Romo Benny Susetyo (Foto: Screenshot youtube.com)

"Kuncinya pada kita semua untuk memeliki kesadaran moral sebagai perintah kebaikkan. Tidak mudik berarti kita menjalankan kesadaran moral menjadi perintah dalam diri kita masing untuk taat pada kebaikkan bersama, " ujar Benny.

Benny Susetyo juga berharap kerjasama melawan virus corona dari pemerintah dan masyarakat serta solidaritas kemanusiaan semakin kuat.

"Di harapkan solidaritas kemanusian semakin terlihat dan kuat baik itu dalam bentuk berbagi makanan , kebutuhan dasar menjadi gerakan di tingkat RT dan RW dan lainnya," jelas Benny.

Benny menuturkan, pemerintah harus memikirkan para pekerja dan pemilik usaha yang terkena larangan mudik ini. Seperti pengusaha travel, pemilik usaha di beberapa jalur mudik dan usaha angkutan yang terancam gulung tikar.

"Solusi pemerintah dan komunitas membantu kebutuhan pokok mereka," terang Benny.

Rohaniwan Katolik ini menuturkan, perlu juga ada sinergi pemerintah dan masyarakat , penguasa dan komunitas agama untuk membantu mereka yang terdampak kebijakan ini.

"Kegotongan royong harus di gerakkan dalam komunitas agar mereka yang terdampak bisa mendapatkan bantuan," jelas Benny

Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan alasan pemerintah baru mengumumkan larangan mudik sekarang.

Menurut dia, pemerintah mengambil langkah secara bertahap.

Jenderal purnawirawan TNI ini pun mengibaratkan langkah pemerintah ini layaknya operasi militer.

Baca Juga:

Hari Kartini, Pimpinan KPK Lili Pintauli Siregar Titip Pesan Antikorupsi

"Jadi startegi pemerintah bahasa keren militernya adalah bertahap, bertingkat dan berlanjut," kata Luhut usai rapat dengan Presiden Jokowi.

"Jadi kita tidak ujug-ujug bikin begini, karena semua harus dipersiapkan secara matang, cermat," lanjut dia.

Pemerintah sebelumnya memang tidak melarang mudik, tapi hanya mengimbau masyarakat untuk tidak mudik demi mencegah penyebaran virus corona Covid-19.(Knu)

Baca Juga:

Selain Terlambat, Larangan Mudik Bikin Masyarakat Bingung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Telusuri Duit Djoko Tjandra ke Pegawai Imigrasi
Indonesia
Polisi Telusuri Duit Djoko Tjandra ke Pegawai Imigrasi

Penyidik telah menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari pihak Dirjen Imigrasi Kemenkumham.

Sejumlah WNA di Bali Disanksi karena Nekat Private Party saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Sejumlah WNA di Bali Disanksi karena Nekat Private Party saat Pandemi COVID-19

Mereka diminta membuat surat pernyataan tak akan mengulangi perbuatannya.

Koordinasi Penambahan Jaksa, Deputi Penindakan KPK Sambangi Kejagung
Indonesia
Koordinasi Penambahan Jaksa, Deputi Penindakan KPK Sambangi Kejagung

Kejagung telah mengirimkan 23 jaksanya untuk mengikuti seleksi

Sebagai Petahana, Zulhas Punya Modal Kuat Jadi Ketum PAN
Indonesia
Sebagai Petahana, Zulhas Punya Modal Kuat Jadi Ketum PAN

Selain Zulkifli Hasan, ada dua kandidat lain yang dipastikan maju

 Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Mangkir dari Pemeriksaan KPK
Indonesia
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Ali menyatakan Zulhas yang juga menjabat Wakil Ketua MPR ini tidak menyampaikan keterangan apapun kepada penyidik atas ketidakhadirannya dalam pemeriksaan hari ini.

Wartawan Brazil Dikarantina Setelah Wawancarai Presiden Bolsonaro
Dunia
Wartawan Brazil Dikarantina Setelah Wawancarai Presiden Bolsonaro

Para wartawan tersebut dikarantina sampai hasil uji corona mereka dinyatakan negatif.

KPK Lelang Tas Balenciaga Hingga Jam Rolex Milik Eks Bupati Talaud
Indonesia
KPK Lelang Tas Balenciaga Hingga Jam Rolex Milik Eks Bupati Talaud

Pelelangan akan dilaksanakan di kantor Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun No.10 Jakarta Pusat, pada Senin, 23 Maret 2020

Kala Pesohor Jadi Pendengung RUU Cipta Kerja
Indonesia
Kala Pesohor Jadi Pendengung RUU Cipta Kerja

Sedikitnya 21 pesohor yang memiliki pengikut berjibun di media sosial, dikerahkan mengkampanyekan atau mejadi pendengung dengan tagar #IndonesiaButuhKerja.

Temuan Mayat Perempuan Dibakar di Mobil, Pelaku Nekat karena Ditagih Utang Rp100 juta
Indonesia
Temuan Mayat Perempuan Dibakar di Mobil, Pelaku Nekat karena Ditagih Utang Rp100 juta

Pelaku pembunuhan adalah Eko Praseto (30), warga Desa Ngesong RT 01/02 Dusun Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Djoko Tjandra Digarap Kejaksaan, Polri Fokus Bongkar Dugaan Keterlibatan Jenderal
Indonesia
Djoko Tjandra Digarap Kejaksaan, Polri Fokus Bongkar Dugaan Keterlibatan Jenderal

"Proses untuk saudara Djoko di Kejaksaan yang tentunya akan menindaklanjuti," kata Listyo