Pemerintah Larang Mudik 2021 Ilustrasi perjalanan kendaraan di ruas jalan tol. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah akhirnya melarang mudik lebaran 2021 dan mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan di luar situasi yang mendesak sebelum dan sesudah Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi. Ketentuan itu berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021.

"Imbauan supaya tidak berpergian, tentang urgensinya akan ditentukan oleh instansi atau lembaga dimana dia bertugas atau bekerja," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK), Muhadjir Effendy di Jakarta, Jumat (26/3).

Baca Juga:

Wapres Janji Segera Putuskan Boleh Tidaknya Mudik 2021

Keputusan tersebut berlaku bagi seluruh masyarakat, serta para pekerja seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta maupun pekerja mandiri. Selain itu, masing-masing instansi pemerintah maupun perkantoran swasta akan diberikan panduan terkait kebijakan tersebut.

"Pegawai pemerintah akan diatur oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Yang berkaitan dengan karyawan dan perusahaan akan di bawah tanggung jawab Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), sedangkan yang di luar itu akan diatur Kementerian Dalam Negeri," katanya.

Muhadjir mengatakan, Menteri Dalam Negeri juga bertanggung jawab mengenai pengawasan wilayah lintas perbatasan.

"Itu kan secara teknis, diskusikan kewenangannya masing-masing, semuanya akan dikoordinasikan dengan Satgas COVID-19 tentang aturan itu," katanya.

Terkait kebijakan pemerintah dalam angkutan barang, akan diperlonggar. Alasannya, selama aktivitas mudik ditiadakan arus lalu lintas diperkirakan bergerak lancar.

"Tidak ada pembatasan. Dengan dilarangnya mudik, kemungkinan kepadatan arus kendaraan yang mengangkut orang akan tidak sepadat jika mudik itu dibolehkan," katanya.

Selain itu, pemerintah menjanjikan penyaluran bantuan sosial tetap dilaksanakan meski libur mudik Idul Fitri 1442 Hijriah/tahun 2021 ditiadakan.

Jalan Tol. (Foto: Antara)
Jalan Tol. (Foto: Antara)

"Pemberian bantuan sosial akan disalurkan sesuai waktunya, dan pemberian bantuan khusus untuk Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) seperti tahun lalu, akan ditentukan kemudian," ujarnya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan, bantuan sosial pada masa lebaran Idul Fitri tetap disalurkan, dan akan diserahkan sekitar awal Mei 2021.

"Untuk bulan Mei, bersamaan dengan bulan Lebaran, kita akan serahkan di awal bulan Mei," kata Risma.

Sementara bantuan khusus untuk wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, Risma memperkirakan akan turun di akhir minggu ke-1 atau awal minggu ke-2 pada bulan Mei. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Tetap Ngotot Larang Warga Mudik Idulfitri 2021

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kementerian BUMN Klarifikasi Tudingan MUI Minta 'Jatah' Komisaris Pelat Merah
Indonesia
Kementerian BUMN Klarifikasi Tudingan MUI Minta 'Jatah' Komisaris Pelat Merah

Arya juga membantah bahwa hal tersebut sama sekali tidak ada hubungannya atau kaitannya dengan rencana penggunaan vaksin AstraZeneca

Lima Masukan Menkumham Soal RUU MK
Indonesia
Lima Masukan Menkumham Soal RUU MK

Yassona menjelaskan lima pertimbangan pemerintah terkait RUU tentang MK

 Bulog Pastikan Stok Beras di Yogyakarta Cukup Hingga Juni 2020
Indonesia
Bulog Pastikan Stok Beras di Yogyakarta Cukup Hingga Juni 2020

Dalam rangka mewaspadai virus corona. masyarakat di wilayah DIY saat ini tidak perlu khawatir karena stok (beras) aman dan cukup hingga sesudah ramadhan dan lebaran

Komnas HAM Layangkan Surat ke Kabareskrim Terkait Kasus Penembakan 6 Laskar FPI
Indonesia
Komnas HAM Layangkan Surat ke Kabareskrim Terkait Kasus Penembakan 6 Laskar FPI

Surat tersebut dikirim Komnas HAM dalam rangka meminta keterangan kepada jajaran Bareskrim Polri terkait barang bukti senjata tajam, senjata api, dan ponsel yang disita dalam perkara tersebut.

Jokowi Ultah, Ini Harapan Para Politisi
Indonesia
Jokowi Ultah, Ini Harapan Para Politisi

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang pernah menjadi wakil gubernur Jakarta mendampingi Jokowi juga turut mendoakan.

Hari Listrik, YLKI Ingatkan Soal Pemerataan Pasokan di Daerah Tertinggal
Indonesia
Hari Listrik, YLKI Ingatkan Soal Pemerataan Pasokan di Daerah Tertinggal

Dalam catatan Kementerian ESDM, hingga Juni 2020, rasio elektrifikasi telah mencapai 99,09 persen. Pemerintah menargetkan proses pemasangan listrik yang belum terlaksana bisa rampung tahun depan.

Munas V PKS Tegaskan Posisi Oposisi Pada Jokowi
Indonesia
Munas V PKS Tegaskan Posisi Oposisi Pada Jokowi

Munas V PKS akan mendorong lahirnya kepemimpinan nasional dengan menghadirkan kualitas kepemimpinan yang mumpuni dari daerah

KPK Pantau Penyelenggaraan Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Pantau Penyelenggaraan Bansos COVID-19

Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan terus memantau penyelenggaraan bantuan sosial penanganan COVID-19 di tahun 2021.

Tim Hukum Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Rizieq Shihab
Indonesia
Tim Hukum Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Rizieq Shihab

Tim kuasa hukum Polda Metro Jaya meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk menolak semua permohonan praperadilan yang diajukan Rizieq Shihab.

Tarawih Pasti tidak Ada, Istiqlal Masih Tunggu Arahan untuk Salat Idul Fitri
Indonesia
Tarawih Pasti tidak Ada, Istiqlal Masih Tunggu Arahan untuk Salat Idul Fitri

Tunggu keputusan pemerintah dan para Ulama Indonesia