Pemerintah Larang Berkumpul Lebih dari 50 Orang Selama Nataru Mendagri Tito Karnavian. (ANTARA/HO-Kemendagri)

MerahPutih.com - Pemerintah memutuskan untuk tidak menerapkan penyekatan selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Namun, pemerintah tetap akan melakukan pembatasan orang di ruang-ruang publik. Salah satunya, pemerintah melarang adanya kerumunan dalam jumlah yang ditentukan.

"Sesuai dengan Inmendagri Nomor 66 Tahun 2001, 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 itu tidak boleh ada kerumunan lebih dari 50 orang," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Selasa (21/12).

Baca Juga:

Penyebaran Ratusan Ribu Personel Polri di Titik Keramaian Saat Nataru

Inmendagri tersebut diterbitkan pemerintah untuk mengatur aktivitas masyarakat selama Nataru.

Dalam Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021 tersebut juga diatur larangan untuk merayakan tahun baru. Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk merayakan tahun baru di rumah bersama keluarga.

Alun-alun juga bakal ditutup pada 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022 untuk mengantisipasi kerumunan.

Tak hanya itu, pemerintah juga mewajibkan para pelaku usaha untuk menerapkan serta menegakkan aplikasi PeduliLindungi di tempat usahanya.

Tito yang juga mantan Kapolri ini meminta agar ada sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha bagi tempat usaha yang tidak menerapkan serta menegakkan aplikasi PeduliLindungi.

Untuk ruang publik ini, salah satu mekanisme untuk dapat ditegakkan agar tidak terjadi penularan, itu adalah menerapkan PeduliLindungi.

"Aplikasi PeduliLindungi ini tidak hanya kita minta, kita dorong untuk digunakan, tapi juga ditegakkan supaya memberikan efek deteren," jelasnya.

Baca Juga:

Polda Metro Nyatakan Ganjil Genap Jalan Tol saat Nataru Baru Wacana

Sementara itu, delapan ribu personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 mendatang di wilayah Polda Metro Jaya.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan usai melakukan rapat koordinasi yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran bersama Kodam Jaya, Pemprov DKI hingga instansi lain.

Zulpan menerangkan, pengamanan libur Nataru ini rencananya akan mulai dilakukan pada Kamis (24/12) hingga awal Januari 2022.

Pengamanan ini nantinya akan disesuaikan dengan level PPKM di wilayah Jakarta.

"Pengamanan akan dilakukan mulai tanggal 24 Desember sampai 2 Januari 2022," terangnya.

Selain mengerahkan personel untuk berjaga, Zulpan menyebut pihaknya juga akan melakukan pembatasan di sejumlah tempat wisata dan rekreasi pada libur Nataru nanti.

"Pembatasan di beberapa tempat kegiatan, seperti perhotelan, tempat-tempat hiburan dan rekreasi," pungkas Zulpan. (Knu)

Baca Juga:

Nataru, PLN Menyiagakan 48.179 Petugas di Seluruh Nusantara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PAM Jaya Siap Capai 100 Persen Cakupan Pelayanan pada 2030
Indonesia
PAM Jaya Siap Capai 100 Persen Cakupan Pelayanan pada 2030

Kerja sama ini untuk mencapai target 100 persen cakupan pelayanan air minum perpipaan di DKI pada 2023.

Daerah Wisata Anyer Ramai Wisatawan Sejak Hari Idul Fitri
Indonesia
Daerah Wisata Anyer Ramai Wisatawan Sejak Hari Idul Fitri

Daerah wisata Anyer, Banten jadi salah satu tempat wisata yang favorit dikunjungi masyarakat. Kepala Polres Cilegon, AKBP Sigit Haryono mengatakan, wisatawan mulai memadati kawasan Anyer secara signifikan sejak hari Lebaran 1443 Hijriah.

Polisi Dinilai Tergesa-gesa Keluarkan Aturan Pengamanan Kompetisi Olahraga
Indonesia
Polisi Dinilai Tergesa-gesa Keluarkan Aturan Pengamanan Kompetisi Olahraga

Polisi menjadi memiliki tugas baru di bidang pengamanan industri olahraga yang harusnya cukup diserahkan pada pengamanan industri.

Divonis 7 Bulan, Edy Mulyadi Dikeluarkan dari Penjara
Indonesia
Divonis 7 Bulan, Edy Mulyadi Dikeluarkan dari Penjara

Edi Mulyadi dijatuhkan vonis tujuh bulan 15 hari penjara akibat ucapannya yang menyinggung warga Kalimantan.

Survei SMRC Menilai Puan Tidak Kompetitif
Indonesia
Survei SMRC Menilai Puan Tidak Kompetitif

"Kalau Puan dipaksakan untuk maju dengan kondisi seperti ini, harapan PDI Perjuangan untuk memiliki presiden lagi menjadi susah," jelas Saiful.

Suporter Persis Solo dan PSIS Semarang Saling Lempar Batu di Luar Stadion Manahan
Indonesia
Suporter Persis Solo dan PSIS Semarang Saling Lempar Batu di Luar Stadion Manahan

Bentrok antar-suporter Persis Solo vS PSIS Semarang tidak terhindarkan terjadi di luar Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/9) malam

Puro Mangkunegaran Sajikan Wisata Demo Memasak Apem Khas Mangkunegaran
Indonesia
Puro Mangkunegaran Sajikan Wisata Demo Memasak Apem Khas Mangkunegaran

Puro Mangkunegaran menjadi salah satu daya tarik wisata sejarah bagi wisatawan yang berkunjung di Kota Solo di masa libur sekolah dan libur Nataru.

Datangi Markas NasDem, Elite PKS Dijamu Nasi Biryani dan Gudeg
Indonesia
Datangi Markas NasDem, Elite PKS Dijamu Nasi Biryani dan Gudeg

Ahmad Syaikhu mengenakan seragam PKS yang identik dengan jas putih corak oranye dan peci hitam.

Beda Baim dan Indigo Daftarkan Citayam Fashion Week
Indonesia
Beda Baim dan Indigo Daftarkan Citayam Fashion Week

Jika ada pihak yang merasa keberatan dengan pendaftaran merek suatu pihak, masyarakat bisa mengajukan keberatan.

Polda Metro Cari Unsur Pidana di Balik Penimbunan Beras Bansos di Depok
Indonesia
Polda Metro Cari Unsur Pidana di Balik Penimbunan Beras Bansos di Depok

Masyarakat digegerkan dengan penimbunan beras bantuan sosial di Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.