Pemerintah Lakukan Investigasi Penyebab Ratusan Anak Alami Gangguan Ginjal Akut Ilustrasi anak. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kasus gangguan ginjal akut misterius terjadi di Indonesia. Tercatat pada 3 Oktober 2022 ada tambahan sebanyak tiga kasus, sehingga total pasien yang masih dalam proses penanganan berjumlah 40 anak dengan usia balita hingga delapan tahun.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat, 131 kasus gangguan ginjal akut misterius yang tidak diketahui penyebabnya (unknown origin) atau Acute Kidney Injury (AKI) Progresif Atipikal pada periode Januari hingga Oktober dari 14 provinsi di Indonesia.

Baca Juga:

Obat Batuk Sebabkan Puluhan Anak Meninggal di Gambia, BPOM Awasi Peredaran

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia mengatakan, Kementerian Kesehatan telah membentuk tim terdiri atas Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) untuk penyelidikan dan penanganan kasus gangguan ginjal akut misterius.

Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kemenkes RI telah menerbitkan Keputusan Dirjen Yankes nomor HK.02.92/I/3305/2022 tentang Tatalaksana dan Manajemen Klinis Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal.

"Hasil pemeriksaan laboratorium Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK), hingga kini tidak ditemukan bakteri atau virus yang spesifik," katanya.

Hasil diskusi dengan tim dari Gambia, Afrika, yang mempunyai kasus serupa tentang dugaan ke arah konsumsi obat yang mengandung etilen glikol, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

"Tapi hal ini perlu penelitian lebih lanjut, karena tidak terdeteksi dalam darah," ujarnya.

Ia menegaskan, Kemenkes hingga saat ini sedang berkoordinasi dengan pakar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengadakan investigasi kasus di Gambia untuk mengetahui hasil investigasi.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pemerintah mengusut kasus tersebut.

"Tentu sangat mengerikan jika menjadi 131 orang tua yang anaknya," kata Kepala Divisi Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi KPAI Jasra Putra dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (14/10).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam pernyataan resminya telah mengeluarkan peringatan global untuk empat sirup obat batuk yang diduga berkaitan dengan kematian 66 anak di Gambia.

Menurut WHO, keempat obat itu diproduksi oleh perusahaan India, Maiden Pharmaceuticals, yang diduga tidak memiliki jaminan keamanan produk.

Analisa laboratorium dari sampel empat produk menunjukkan bahwa semua obat batuk sirup tersebut mengandung dietilen glikol dan etilen glikol sebagai kontaminan yang jumlahnya melebihi batas aman.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memastikan empat produk obat batuk sirup mengandung paracetamol yang diduga memicu kematian puluhan anak di Gambia, Afrika Barat, tidak terdaftar di Indonesia. (Asp)

Baca Juga:

Lindungi Anak-anak, Tiongkok Larang Penjualan Rokok Elektrik Rasa Buah

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Simak, Perubahan Rute Baru Perjalanan KRL Jabodetabek
Indonesia
Simak, Perubahan Rute Baru Perjalanan KRL Jabodetabek

Perubahan rute KRL Jabodetabek dimulai Sabtu (28/5) menyesuaikan switch over (SO) kelima di Stasiun Manggarai.

Eden Hazard Pensiun Setelah Perjalanan Belgia Berakhir di Piala Dunia 2022
Indonesia
Eden Hazard Pensiun Setelah Perjalanan Belgia Berakhir di Piala Dunia 2022

Perjalanan Timnas Belgia cukup singkat di Piala Dunia 2022.

Anggota DPR Sebut Anggaran BRIN untuk Riset, bukan Bangun Ruang Tidur
Indonesia
Anggota DPR Sebut Anggaran BRIN untuk Riset, bukan Bangun Ruang Tidur

Menurutnya, anggaran BRIN sebesar itu, seharusnya digunakan untuk kegiatan riset yang hasilnya bermanfaat bagi masyarakat.

Masuki Bulan Oktober, 1.639 Orang Terinfeksi COVID-19
Indonesia
Masuki Bulan Oktober, 1.639 Orang Terinfeksi COVID-19

Dengan penambahan kasus positif pada hari ini, maka total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai jumlah 6.433.263.

Digitalisasi Layanan BPN Diklaim Mencegah Mafia Tanah
Indonesia
Digitalisasi Layanan BPN Diklaim Mencegah Mafia Tanah

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto, berkomitmen untuk memberantas mafia-mafia tersebut.

Gibran Klaim Kesuksesannya Gelar Pameran Java In Paris
Indonesia
Gibran Klaim Kesuksesannya Gelar Pameran Java In Paris

Gibran mengklaim, dirinya mendapatkan respons bagus dari warga Paris, Prancis saat menggelar pameran. Hal itu dapat dilihat saat pembukan pada Rabu (8/6) yang dipadati pengunjung.

[HOAKS atau FAKTA]: Bus Relawan Anies Terperosok ke Semak-semak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bus Relawan Anies Terperosok ke Semak-semak

Akun Twitter bernama MurtadhaOne1 mengunggah gambar sebuah bus yang terperosok ke semak-semak.

TNI Bakal Siapkan Puluhan Ribu Tentara Baru di Ibu Kota Nusantara
Indonesia
TNI Bakal Siapkan Puluhan Ribu Tentara Baru di Ibu Kota Nusantara

Persiapan TNI untuk pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara rupanya tak main-main.

Bebas Tes Swab, Menonton Pertandingan Olahraga Cukup Vaksin Booster
Indonesia
Bebas Tes Swab, Menonton Pertandingan Olahraga Cukup Vaksin Booster

Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 20 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1 COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali, ada aturan baru dalam pelaksanaan pertandingan olahraga.

Dukung Piala AFC U-20, PLN Suplai Pasokan Listrik 630 kVA di Stadion GBT
Indonesia
Dukung Piala AFC U-20, PLN Suplai Pasokan Listrik 630 kVA di Stadion GBT

PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur menyuplai pasokan listrik di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya, guna mendukung kualifikasi Piala AFC U-20 yang digelar pada 14-18 September 2022.