Pemerintah Kurangi Masa Karantina Jadi 10 Hari dan 7 Hari

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia masih terus bertambah. Saat ini, Indonesia masuk dalam masuk rangking 40 negara yang mencatatkan kasus omicron.

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menilai, kesiapan pemerintah saat ini jauh lebih baik jika dibandingkan kondisi pada Juni 2021, sebelum lonjakan kasus akibat varian Delta.

Baca Juga:

Menkes: Omicron Indonesia Capai 152 Kasus, 6 Merupakan Transmisi Lokal

"Semua yang diperlukan untuk itu kita sudah siapkan. Sehingga kita jauh lebih siap dari kejadian Juni tahun lalu. Dokter lebih siap dan penerimaan karantina, jauh lebih siap," tambah Luhut yang mengenakan kemeja putih ini.

Pemerintah, kata ia mengurangi durasi masa karantina untuk warga yang kembali dari perjalanan di luar negeri, termasuk mereka yang kembali dari negara-negara dengan kasus Omicron yang tinggi.

Sebelumnya, masa karantina 14 hari diterapkan untuk WNI yang kembali dari negara-negara dengan kasus Omicron tinggi. Sementara karantina 10 hari diberlakukan bagi pelaku perjalanan luar negeri yang datang dari negara lainnya.

"Tadi diputuskan karantina yang 14 hari menjadi 10 hari, dan yang 10 hari jadi 7 hari," katanya dalam konferensi pers hasil rapat terbatas evaluasi PPKM secara daring di Jakarta, Senin (3/1).

Koordinator PPKM Jawa Bali menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan diskresi atau dispensasi bagi mereka yang datang dari luar negeri. Pemerintah hanya akan mengacu pada aturan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Luhut juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin pada protokol kesehatan.

"Lihat Omicron berkembang di dunia manapun itu adalah masalah disiplin. Disiplin pemakaian masker, masalah vaksin, disiplin cuci tangan dan seterusnya. Jadi kata kunci adalah disiplin," tegasnya. (Knu)

Baca Juga:

Cegah Omicron, BNPB Perketat Pengawasan Kedatangan PMI di Kota Batam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Kirim Nama Pengganti Panglima TNI Andika ke DPR
Indonesia
Jokowi Kirim Nama Pengganti Panglima TNI Andika ke DPR

Andika lahir pada tanggal 21 Desember 1964 atau 57 tahun lalu, sehingga pada 21 Desember 2022 dia berusia 58 tahun.

DPR Minta Perusahaan yang Tak Patuh Bayar BPJS Ketenagakerjaan Ditindak Tegas
Indonesia
DPR Minta Perusahaan yang Tak Patuh Bayar BPJS Ketenagakerjaan Ditindak Tegas

DPR mendesak, Kementerian Ketenagakerjaan RI mengefektifkan pengawas ketenagakerjaan dan menindak tegas perusahaan yang tidak mematuhi aturan mendaftarkan karyawan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Capai 19.271
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Capai 19.271

"Sehingga, jumlah kasus aktif kini sebanyak 19.271 orang yang masih dirawat/isolasi," ungkap Dwi di Jakarta, Senin (8/8).

Jokowi Targetkan 26,5 Juta Anak Usia 6-11 Tahun Divaksin COVID-19
Indonesia
Jokowi Targetkan 26,5 Juta Anak Usia 6-11 Tahun Divaksin COVID-19

Vaksinasi bagi usia 6-11 tahun akan menyasar sekitar 26,5 juta anak di seluruh Indonesia.

Harga Sembako Melonjak Imbas BBM Naik, IKAPPI Minta Tak Saling Salahkan
Indonesia
Harga Sembako Melonjak Imbas BBM Naik, IKAPPI Minta Tak Saling Salahkan

Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah mulai terasa di sejumlah daerah.

Polisi Ungkap Peredaran Sabu 115 Kilogram, Diduga Dikirim dari Malaysia
Indonesia
Polisi Ungkap Peredaran Sabu 115 Kilogram, Diduga Dikirim dari Malaysia

Satgas Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat berhasil mengungkap peredaran 115 kg narkoba jenis sabu-sabu selama tiga bulan operasi dilakukan.

[HOAKS atau FAKTA]: Moderna Produksi Vaksin COVID-19 Sebelum Pandemi Terjadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Moderna Produksi Vaksin COVID-19 Sebelum Pandemi Terjadi

Dalam narasi dilampirkan juga beberapa gambar dokumen “Material Transfer Agreement” antara NIAID, Moderna dan UNC di Chapel Hill.

Megawati dan Jokowi Diklaim Sudah Bicara Soal Wacana Penundaan Pemilu
Indonesia
Megawati dan Jokowi Diklaim Sudah Bicara Soal Wacana Penundaan Pemilu

Komunikasi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo berlangsung intens dalam menentukan sikap terkait wacana penundaan Pemilu 2024.

Sambo Janjikan Uang Rp 1 Miliar dan iPhone 13 Pro Max ke Bharada E
Indonesia
Sambo Janjikan Uang Rp 1 Miliar dan iPhone 13 Pro Max ke Bharada E

Dalam dakwaan, tak hanya menjanjikan duit Rp 1 miliar, Sambo juga disebut memberikan handphone merek iPhone 13 Pro Max kepada Bharada E.

CdM Jamin Kontingen Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam Terlayani dengan Baik
Indonesia
CdM Jamin Kontingen Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam Terlayani dengan Baik

Chef de Mission (CdM) mendapatkan amanat dari pemerintah untuk mengurusi kontingen Indonesia dalam perhelatan SEA Games 2021 Hanoi Vietnam.