Pemerintah Jokowi Diminta Aksi Nyata Dinginkan Konflik AS dengan Iran Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj. (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

MerahPutih.com - Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menilai, pemerintah harus menengahi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Said Aqil berharap pemerintah Indonesia ikut menyejukkan dan meredam konflik tersebut.

Baca Juga:

Garuda Indonesia Alihkan Penerbangan ke Eropa dari Wilayah Udara Iran

"Saya minta pemerintah, presiden berbuat sesuatu untuk mendinginkan atau meredam konflik Iran-AS," kata Said kepada wartawan di Gedung PGI, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (11/1).

Selain itu, Said Aqil mencontohkan perang di Yaman. Dia mengaku tidak mau ikut campur urusan politik, tapi dia menyebut ada pembunuhan di sana.

"Apa pun, seperti perang Yaman, didukung Amerika. Saya tidak ikut campur politiknya, tapi yang jelas di Yaman kelaparan, pembunuhan luar biasa," ujar Said.

Tokoh AS dan Iran (Ant)
Tokoh AS dan Iran (Ant)

Said Aqil mengatakan, konflik Timur Tengah tersebut biasa terjadi lantaran AS kerap menolak apa pun keputusan masyarakat di sana. Dia kemudian menyinggung soal Palestina dan Israel.

"Amerika kan begitu, selamanya, dengan apa pun yang ditolak masyarakat Timur Tengah, AS menolak. Contoh pemindahan ibu kota, Palestina menjadi ibu kota Israel, itu kan sangat menyakiti umat Islam. Itu dilakukan Amerika," ujar Said.

Baca Juga:

Ukraina Beberkan Empat Kemungkinan Kecelakaan Pesawatnya di Iran, Serangan Rudal?

Seperti diketahui, konflik Iran dan Amerika Serikat dimulai saat Jenderal Qassem Soleimani tewas pada Jumat (3/1) pekan lalu. Serangan tersebut dilancarkan saat Trump menghadapi proses pemakzulan dan pertarungan pemilu.

Ribuan orang ikut dalam pemakaman itu termasuk Perdana Menteri Irak, Adil Abdul-Mahdi. Serangan balasan Iran menyusul kemudian.

Sebanyak 22 rudal balistik Iran mengenai dua pangkalan militer Irak yang menjadi markas tentara AS. Iran dengan cepat mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Televisi nasional Iran mengklaim Iran meluncurkan puluhan rudal ke pangkalan militer AS. (Knu)

Baca Juga:

Iran-AS Mereda, Rupiah Kena Dampaknya


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH