Pemerintah Identifikasi Anak-Anak yang Orang Tuanya Gabung ISIS Menko Polhukam Mahfud MD ungkap pemerintah akan identifikasi anak-anak yang orang tuanya gabung ISIS (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan pemerintah telah merencanakan pemulangan anak yatim piatu WNI eks ISIS sebagai kebijakan resmi.

Menurut dia, sejauh ini identitas anak-anak yang akan dipulangkan belum bisa diumumkan.

Baca Juga:

Berani Pulang ke Indonesia, Eks WNI Simpatisan ISIS Akan Diadili

"Sampai sekarang belum ada yang boleh atau belum ada yang akan diumumkan dulu tentang orang-orangnya. Tapi kita ke prinsipnya (rencana pemulangan) saja dulu lah," kata Mahfud kepada wartawan di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (24/2).

Ratusan eks WNI yang gabung ISIS kini masih berada di Suriah
Ratusan eks WNI yang menjadi simpatisan ISIS kini masih terkatung-katung di Suriah (ANTARA FOTO/REUTERS/Rodi Said)/

Ia mengatakan pemerintah sedang melakukan pendataan nama-nama ISIS eks WNI.

Data-data tersebut saat ini sudah mulai disetor ke Kementerian Hukum dan HAM untuk memblokir paspor mereka.

"Yang bisa diberitahukan sekarang bahwa mereka yang sudah teridentifikasi dengan nama, alamat, dan sebagainya sekarang ada di mana sejak kapan bergabung dengan ISIS," jelas Mahfud.

Mahfud menjelaskan, peemblokiran paspor dilakukan untuk orang-orang dewasa. Sementara untuk anak-anak dari ISIS eks WNI itu masih dalam proses identifikasi untuk selanjutnya dipertimbangkan proses pemulangannya.

"Lah iya (blokir paspor dewasa) mangkanya kalau yang anak-anak masih diidentifikasi, soal gampang itu, kan nanti dijemput, bisa dibawa gitu tetapi ada hal-hal yang memang sifatnya tertutup sehingga belum bisa diumumkan kepada publik," terangnya.

Baca Juga:

Daripada Cabut Kewarganegaraan, Imparsial Desak Pemerintah Pulangkan Simpatisan ISIS

Mantan Ketua MK ini belum dapat membeberkan lebih jauh terkait siapa-siapa saja orang yang masuk dalam daftar tersebut.

"Soal kapan dan di mananya itu ada yang bersifat tertutup pengerjaannya kemudian ada yang memang belum boleh diumumkan kepada publik," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Pemerintah Resmi Tolak Ratusan Simpatisan ISIS ke Indonesia



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH