Pemerintah Harus Yakinkan Masyarakat Pilkada Bebas COVID-19 Simulasi TPS. (Foto: Bawaslu).

MerahPutih.com - Maraknya pelanggaran protokol kesehatan saat Pilkada 2020, bisa membuat rakyat jadi korban tertular virus COVID-19.

Tetapi, Pilkada Serentak 2020 harus tetap dilaksanakan. Tujuannya untuk menghidupkan dan melanjutkan demokrasi walapun di tengah pandemi.

"Jika perlu, sanksi hukum bisa diterapkan dari sekarang," kata Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta dalam diskusi webinar Forum Wartawan Juang, Sabtu (28/11).

Baca Juga:

Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Menteng Ditutup dan Manajer Diperiksa

Direktur Ekskutif Indonesian Public Institute Karyono Wibowo menegaskan, pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam perhelatan Pilkada Serentak yang digelar 9 Desember 2020 .

Karyono mengatakan, pembangunan tata kelola pemerintah harus terus berjalan, meski Indonesia dan semua negara di dunia mengalami nasib yang sama. Yakni meluasnya pandemi COVID - 19 yang berkepanjangan.

"Solusinya pilkada harus dilaksanakan dan protokol kesehatan harus ditegakan," katanya.

Simulasi TPS Pilkada
Simulasi TPS Pilkada. (Foto: Antara).

Karyono menambahkan, kata kunci pelaksanaan pilkada sukses adalah mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kemudian pemerintah juga harus meyakinkan masyarakat bahwa penyelenggaraan pilkada bebas dari COVID-19," katanya.

Seperti diketahui, memasuki periode hari kesepuluh kampanye keenam, Bawaslu di daerah telah menerbitkan 1.619 surat peringatan bagi calon kepala daerah. Bawaslu membubarkan sebanyak 197 kegiatan kampanye tatap muka yang dianggap melanggar aturan protokol kesehatan (prokes). (Knu)

Baca Juga:

Kerumunan Rizieq Bikin Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot Anies

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
21 Pegawai KPU Dinyatakan Positif COVID-19
Indonesia
21 Pegawai KPU Dinyatakan Positif COVID-19

Pegawai yang hasil pemeriksaannya dinyatakan positif COVID-19 langsung ditindaklanjuti sebagaimana perintah atau rekomendasi hasil pemeriksaan

  Berani Bebaskan Napi Koruptor, Menteri Yasonna Bakal Berhadapan dengan Rakyat
Indonesia
Berani Bebaskan Napi Koruptor, Menteri Yasonna Bakal Berhadapan dengan Rakyat

“Jika Yasonna membebaskan napi koruptor, maka Yasonna harus bertanggung jawab ke rakyat. Dan biarlah rakyat yang akan menilai,” ucap dia.

Polisi Tunggu Putusan Resmi Anies Soal Pembukaan Bioskop
Indonesia
Polisi Tunggu Putusan Resmi Anies Soal Pembukaan Bioskop

Pemerintah DKI Jakarta akan menerapkan sejumlah aturan di antaranya pemesanan tiket yang semuanya harus dilakukan secara daring dan tidak ada pembelian tiket di lokasi.

Ayah Yodi Prabowo: Masa Iya Orang Bunuh Diri Bajunya Bersih
Indonesia
Ayah Yodi Prabowo: Masa Iya Orang Bunuh Diri Bajunya Bersih

Terkait jasad Yodi yang baru ditemukan dua sampai tiga hari kemudian, Suwandi merasa tak bisa dijadikan alibi.

Status Merapi Naik, Sri Sultan Instruksikan Pemkab Sleman Siapkan Jalur Evakuasi
Indonesia
Status Merapi Naik, Sri Sultan Instruksikan Pemkab Sleman Siapkan Jalur Evakuasi

Status Gunung Merapi naik dari level II waspada menjadi level III siaga pada Kamis 5 November 2020.

Abai Protokol Kesehatan, Penambahan Pasien COVID-19 Capai 2.345 Orang
Indonesia
Abai Protokol Kesehatan, Penambahan Pasien COVID-19 Capai 2.345 Orang

Pemerintah mengumumkan kasus suspek atau yang dulu disebut sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 76.327 orang.

BMKG Prediksi Jaktim dan Jaksel Diguyur Hujan Siang Ini
Indonesia
BMKG Prediksi Jaktim dan Jaksel Diguyur Hujan Siang Ini

Beranjak ke malam hari, langit Jakarta didominasi berawan

[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Bakal Bebaskan Palestina dari Israel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Bakal Bebaskan Palestina dari Israel

Akun Facebook AnNde AnNde Lumut mengunggah sebuah gambar tangkapan layar artikel berjudul “Gibran akan Bebaskan Palestina dari Israel?”

TNI-Polri akan Berikan Edukasi Warga soal Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
Indonesia
TNI-Polri akan Berikan Edukasi Warga soal Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

TNI-Polri bakal melakukan pengamanan dan pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di tempat wisata tersebut.

Pinangki Bayar Sewa Apartemen Dharmawangsa Pakai Mata Uang Asing
Indonesia
Pinangki Bayar Sewa Apartemen Dharmawangsa Pakai Mata Uang Asing

Biaya sewa apartemen Pinangki sebesar Rp520 juta per tahun