Pemerintah Harap Pemerkosa dan Pembunuh Anak Dihukum Pasal Berlapis Ilustrasi kekerasan pada anak. (Foto: (MP/Alfi Ramadhani)

MerahPutih.com - Aparat penegak hukum diminta menjerat pelaku pemerkosaan dan pembunuhan dengan pasal berlapis yaitu Pasal 340 dan 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pelaku juga dapat dijerat dengan Pasal 81 serta 82 ayat (1) Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menungkapkan, dirinya sangat prihatin dengan tindakan keji seorang anak yang melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anak tersebut dan berharap agar keadilan hukum atas kasus tersebut dapat ditegakkan.

Baca Juga:

Kuasa Hukum Korban Minta Polisi Lanjutkan Kasus Dugaan Pencabulan dan Perkosaan di Luwu

"Kami sangat berduka atas kejadian tersebut. Terduga pelaku berusia anak, 17 tahun, memperkosa dan kemudian membunuh korbannya seorang anak perempuan berusia 10 tahun. Kejadian ini sangat mengerikan," kata Bintang.

Menurut dia, diperlukan perhatian masyarakat agar kasus ini tidak terulang sebab ada indikasi pemicu kasus tersebut adalah pornografi.

Menteri Bintang pun meminta peran serta semua pihak untuk melakukan pencegahan, mulai dari orang tua dengan menerapkan pola pengasuhan ramah anak dan berbasis pada kepentingan anak.

"Kemen PPPA akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas mulai dari proses hukum pelaku anak," ujar Menteri.

Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA Nahar mengatakan dari hasil pemeriksaan polisi, terduga pelaku kecanduan pornografi. Peningkatan upaya pencegahan dan pengawasan perlindungan terhadap anak sangat penting dilakukan semua pihak karena pornografi sangat berbahaya bagi pertumbuhan anak, baik secara mental maupun perkembangan otak anak.

"Apabila anak secara terus-menerus 'mengkonsumsi' pornografi, maka anak akan mengalami adiksi atau kecanduan. Adiksi ini merupakan suatu hal yang dapat mengganggu jalannya kehidupan yang normal, baik dalam cara berpikir, kepercayaan diri dan mental anak," jelas Nahar.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Kecanduan pornografi juga sangat membahayakan anak-anak lainnya yang menempatkan mereka pada kondisi rentan berupa perkosaan bahkan menjadi korban pembunuhan.

Nahar menegaskan, Kemen PPPA, Kemenkominfo, berbagai organisasi nirlaba dan beberapa pelaku usaha telah bersinergi untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, termasuk anak dan remaja.

Selain itu, saat ini sedang disusun peta jalan perlindungan anak di ranah daring sebagai acuan bagi para pihak untuk melindungi anak-anak dari berbagai bahaya di ranah digital seperti perundungan siber dan eksploitasi seksual online. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Bikin Laporan Model A Selidiki Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Luwu Timur

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kata Menpan Tjahjo soal Usulan Polri di Bawah Kementerian
Indonesia
Kata Menpan Tjahjo soal Usulan Polri di Bawah Kementerian

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Borokrasi (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo menanggapi usulan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) soal Polri di bawah kementerian.

Amandemen UUD Disebut Kecelakaan Konstitusi Dalam Ketatanegaraan
Indonesia
Amandemen UUD Disebut Kecelakaan Konstitusi Dalam Ketatanegaraan

LaNyalla menilai banyak masyarakat yang juga tidak menyadari bahwa perubahan itu telah membuat negara ini meninggalkan azaz kesejahteraan rakyat

Kutuk Aksi Anarkis, GP Ansor Desak Polisi Segera Tangkap Penganiaya Ade Armando
Indonesia
Kutuk Aksi Anarkis, GP Ansor Desak Polisi Segera Tangkap Penganiaya Ade Armando

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyatakan keprihatinan dan mengutuk aksi anarkis massa yang berujung penganiayaan terhadap Ade Armando.

Jenderal Andika Ucapkan ini Usai Disetujui Komisi I Jadi Panglima TNI
Indonesia
Nadiem Ubah Seleksi Masuk PTN, 50 Persen Diambil dari Nilai Rapor
Indonesia
Nadiem Ubah Seleksi Masuk PTN, 50 Persen Diambil dari Nilai Rapor

Pembobotan sisanya, maksimal 50 persen diambil dari komponen penggali minat dan bakat.

Sehari Dibuka, Pengaduan ke Hotline Polantas Nakal Capai Ratusan
Indonesia
Sehari Dibuka, Pengaduan ke Hotline Polantas Nakal Capai Ratusan

Nomor tersebut nantinya bisa digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan anggota Polantas Polda Metro Jaya jika merasa dirugikan.

Wapres: Kemampuan Bertahan Cadangan Pangan Indonesia Hanya 21 Hari
Indonesia
Wapres: Kemampuan Bertahan Cadangan Pangan Indonesia Hanya 21 Hari

Indonesia terpaut agak jauh dibanding Thailand yang 143 hari. India 151 hari. Dan China itu agak lama 681 hari.

Jokowi Dorong Lebih Banyak Wirausahawan dari Kalangan Santri
Indonesia
Jokowi Dorong Lebih Banyak Wirausahawan dari Kalangan Santri

Presiden Joko Widodo mengungkapkan, ekonomi syariah Indonesia berkembang cukup pesat meski di masa pandemi COVID-19.

Rangkaian Awal Pertemuan G20 di Jakarta, Delegasi Diminta Olahraga di GBK
Indonesia
Rangkaian Awal Pertemuan G20 di Jakarta, Delegasi Diminta Olahraga di GBK

Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan G20, mulai 14 Februari hingga 19 Februari 2022.

Menelisik Akar Budaya Rusia-Ukraina, Kakak Beradik yang Kini Terlibat Perang
Indonesia
Menelisik Akar Budaya Rusia-Ukraina, Kakak Beradik yang Kini Terlibat Perang

Serangan militer Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari lalu merupakan konflik antarsaudara kandung.