Pemerintah Gelontorkan Subsidi Bagi Pengusaha dan Sosial Rp3 Triliun Ilustrasi Listrik. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah bakal memberikan subsidi listrik untuk kelompok berpenghasilan selain untuk berpenghasilan rendah terutam untuk industri. Hal ini terkait aspirasi dari industri dan pariwisata.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, yang meminta keringanan untuk pembayaran minimum listrik dan saat ini jumlah pelanggan di bidang sosial ada 112.223 pelanggan, untuk bisnis 330.653, serta industri sebesar 28.886.

Atau dengan tarif charge PLN yang minimum charge, maka yang sosial mulai Juli sampai Desember memerlukan untuk membayar sebesar Rp521,7 miliar, sedangkan yang terkait dengan bisnis Rp2,37 triliun, sedangkan industri Rp2,7 triiliun. Sehingga, total yang seharusnya dibayarkan Juli sampai Desember sebesar Rp5,6 triliun.

Baca Juga:

Tiga Organisasi Besar Mundur, POP Kemendikbud Dinilai Bermasalah

Namun, apabila pengusaha bayar sesuai dengan penggunaan, maka untuk sosial itu mereka bayar sebesar Rp235,8 miliar, bisnis Rp1.069,7 miliar, sedangkan industri Rp1.313,3 miliar. Sehingga, total yang dibayar oleh pengguna listrik baik itu sosial, bisnis maupun industri sebesar Rp2.618,8 miliar.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga. (Foto: setkab.go.id).

Airlangga menegaskan, mengacu hitungan tersebut, yang dibayarkan ataupun disubsidi pemerintah itu sebesar 3 triliun yang terdiri dari Rp285,9 untuk listrik pengguna sosial, kemudian Rp1,3 triliun untuk bisnis, sedangkan Rp1,4 triliun untuk industri.

"Akan segera disiapkan peraturan meteri keuangan-nya," katanya. (ARR)

Baca Juga:

Penegak Hukum Didorong Bersinergi Selesaikan Djoko Tjandra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Ditangkap Gegera Posting Guyonan Gus Dur, DPR Sebut Polisi Otoriter
Indonesia
Warga Ditangkap Gegera Posting Guyonan Gus Dur, DPR Sebut Polisi Otoriter

"Kok masih berani bilang negara demokrasi,” kritik Fadli

Perintah Mahfud MD: Tangkap Hidup-hidup Djoko 'Joker' Tjandra
Indonesia
Perintah Mahfud MD: Tangkap Hidup-hidup Djoko 'Joker' Tjandra

"Tidak ada alasan bagi orang yang DPO meskipun dia mau minta PK lalu dibiarkan berkeliaran," ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini

Firli Bahuri Tidak Mau Berkomentar Sebelum Diperiksa Dewas KPK
Indonesia
Firli Bahuri Tidak Mau Berkomentar Sebelum Diperiksa Dewas KPK

Sidang etik digelar secara tertutup mulai pukul 09.00 WIB

Rinaldi Dijebak Pelaku Sebelum Dibunuh dan Dimutilasi
Indonesia
Rinaldi Dijebak Pelaku Sebelum Dibunuh dan Dimutilasi

Tersngka Laeli menjebak korban untuk menemuinya di lokasi eksekusi di Apartemen Mansion Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Pemda Diperingatkan Lakukan Sosialisasi Matang Sebelum Buka Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Pemda Diperingatkan Lakukan Sosialisasi Matang Sebelum Buka Sekolah Tatap Muka

Vaksinasi kepada tenaga pendidik ditarget dapat selesai pada Juni 2021

Gerindra Kritik Pemprov DKI Terapkan Lagi Ganjil Genap
Indonesia
Gerindra Kritik Pemprov DKI Terapkan Lagi Ganjil Genap

Pemerintah DKI harusnya menggencarkan pengawasan di perkantoran yang kini menjadi klaster baru penyebaran virus corona

BEM SI Minta Pemerintah Serius Atasi Ancaman Terorisme
Indonesia
BEM SI Minta Pemerintah Serius Atasi Ancaman Terorisme

“Proses penanganan dan pemberantasan terorisme tentunya harus melibatkan semua pihak,” sambungnya.

Target Pemilih di Pilkada 2020 Dinilai Terlalu Tinggi
Indonesia
Target Pemilih di Pilkada 2020 Dinilai Terlalu Tinggi

Desember 2020 masih dalam situasi pandemi COVID-19

Banjir Bandang di Masamba Akibatkan Dua Orang Tewas
Indonesia
Banjir Bandang di Masamba Akibatkan Dua Orang Tewas

Banjir bandang diduga diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi sejak 12 Juli 2020

MUI Segera Sebar Fatwa Vaksinasi COVID-19 Tidak Membatalkan Puasa
Indonesia
MUI Segera Sebar Fatwa Vaksinasi COVID-19 Tidak Membatalkan Puasa

vaksinasi adalah pemberian vaksin dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke dalam mulut, untuk meningkatkan produksi antibodi guna menyangkal penyakit tertentu.