Pemerintah Diminta tidak Gegabah Terapkan Karantina Wilayah Warga beraktivitas di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (15/3/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama.

MerahPutih.com - Pengamat transportasi Budianto menilai pemberlakukan karantina wilayah untuk menekan angka penyebaran wabah COVID-19 tak semudah membalikkan telapak tangan.

Menurut Budianto, ada beberapa hal yang harus disiapkan dan diperhatikan persiapannya. Seperti masalah perhubungan, kesehatan, kebutuhan pokok, logistik dan sebagainya.

Baca Juga

Karantina Wilayah Jabodetabek Akan Diputuskan Hari Ini

"Hal ini untuk memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya," kata Budianto kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (30/3).

Budianto melanjutkan, masalah perhubungan adalah poin yang krusial mengingat akses transportasi publik pengakut bahan pokok, fasilitas kesehatan, hingga logistik.

Dalam hal ini, faktor kordinasi sangat penting antara perhubungan, kesehatan, pertanian dan lainnya pada tingkatan masing-masing. Sehingga, masyarakat tidak bingung apabila pada suatu saat memerlukan kebutuhan pokok yang primer.

"Terutama masalah sembako dan akses Rumah sakit rujukan apabila ada yg sakit atau memerlukan kebutuhan medis yang mendesak," imbuh Budianto.

Lockdown
Ilustrasi lockdown

Sarana transportasi dalam rangka mobilitas kebutuhan pokok harus diberikan akses yang cukup termasuk sarana transportasi menuju akses rumah Sakit rujukan.

Purnawirawan Polri ini menyebut, instansi yang bertanggung jawab dibidang lalu lintas angkutan Jalan dapat menentukan jalan untuk akses pengangkutan logistik dan akses menuju Rumah Sakit.

Jika perlu diberikan layanan pengawalan dan Pos pemantauan atau pengawasan untuk memberikan rasa aman kepastian. Dengan perencanaan yang matang akan memberikan dampak psikologis yang positif kepada masyarakat.

"Saya yakin bahwa masyarakat mengharapkan seandainya terjadi karantina kewilayahan, masalah kebutuhan pokok terpenuhi dan mudah untuk didapat, termasuk kemudahan ke akses - akses rumah sakit baik Rumah dakit umum maupun Rumah sakit yg menangani Virus Corona," tutup Budianto yang juga mantan Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya ini.

Pemerintah sendiri akan membahas mengenai Peraturan Pemerintah (PP) soal karantina wilayah pada Selasa (31/3). Pada penerapan karantina wilayah, masyarakat dapat melakukan aktivitas secara terbatas.

Baca Juga

PSI Usul Jokowi Keluarkan Keppres Pelibatan TNI Tangani COVID-19

Saat karantina wilayah, toko obat, pasar tradisional, serta supermarket tetap beroperasi dengan penjagaan ketat. Pemerintah mengadopsi pada penerapan lockdown yang diberlakukan di Belanda.

Menkopolhukam Mahfud MD menjelaskan, penerapan karantina wilayah tersebut akan diajukan pemerintah daerah. Menurutnya, PP yang dirancang akan diterapkan bagi daerah yang ingin melakukan karantina wilayah. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH