Pemerintah Diminta Selesaikan Skema Anggaran Perlindungan Anak Terdampak COVID-19 Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, Jumat (13/3) (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Ketua MPR, Bambang Soesatyo meminta Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) segera menyelesaikan pembahasan skema alokasi anggaran untuk memberikan perlindungan terhadap anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat COVID-19.

"Pemerintah juga dapat mengkoordinir jika ada pihak swasta atau masyarakat yang ingin memberikan bantuan, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung bagi anak yatim atau piatu tersebut. Hal itu karena bantuan bagi anak-anak merupakan kewajiban bagi negara," kata Bambang Soesatyo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (20/8).

Baca Juga:

Tekan Penularan Corona, Anies Tutup Tempat Wisata dan Hiburan di Jakarta

Dia juga meminta Kemensos bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait serta melibatkan tokoh lintas agama dan juga aparat RT/RW setempat dalam melakukan pendataan anak yang menjadi yatim, piatu atau yatim-piatu akibat COVID-19.

Langkah tersebut karena aparat RT/RW dan para tokoh lintas agama adalah garda terdepan dalam menjangkau anak yatim piatu akibat pandemi.

Bamsoet pede pemerintah bisa atasi masalah bangsa termasuk penyebaran virus corona
Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet (Foto: Antara/Dok. Bamsoet)

"Saya meminta pemerintah melalui pertimbangan yang cermat untuk memutuskan skema bantuan yang tepat bagi anak yang menjadi yatim/piatu atau keduanya akibat COVID-19. Karena Indonesia yang secara geografis sangat luas dan kondisi karakterisik daerahnya beragam," ujarnya.

Bamsoet meminta komitmen Kemensos dalam menyelesaikan permasalahan anak-anak terdampak pandemi dan memberikan perlindungan agar benar-benar dapat direalisasikan.

Baca Juga

Pakar Sebut Jaksa Tidak Bedakan Penyitaan dan Perampasan Aset di Kasus Asabri-Jiwasraya

Menurut dia, perlindungan bagi anak terdampak pandemi menjadi tanggung jawab bersama untuk "menjemput bola" bagi anak-anak terlantar termasuk anak yatim/piatu agar tidak menjadi ledakan masalah sosial ke depannya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kinerja Jokowi-Ma'ruf Dinilai Turun, KSP Sebut Dampak Perang Rusia-Ukraina
Indonesia
Kinerja Jokowi-Ma'ruf Dinilai Turun, KSP Sebut Dampak Perang Rusia-Ukraina

Di tengah berbagai risiko global yang muncul, perekonomian Indonesia mampu melanjutkan tren perbaikan yang konsisten.

PKS Beberkan Tiga Alasan Kereta Cepat 'Haram' Pakai APBN
Indonesia
PKS Beberkan Tiga Alasan Kereta Cepat 'Haram' Pakai APBN

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengizinkan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menuai penolakan

Malaysia Bikin Tim Khusus Tekan Kenaikan Biaya Hidup
Dunia
Malaysia Bikin Tim Khusus Tekan Kenaikan Biaya Hidup

Inflasi makanan di Malaysia pada Mei 2022 capai 5,2 persen dari tahun sebelumnya (yoy) yang merupakan level tertinggi sejak November 2011.

Kapolri Bakal Umumkan Tersangka ke-3 Tewasnya Brigadir J
Indonesia
Kapolri Bakal Umumkan Tersangka ke-3 Tewasnya Brigadir J

Bharada E telah mengubah kesaksiannya dan mengajukan diri sebagai justice collaborator kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

KPK Tahan 2 Konsultan Gunung Madu Plantations
Indonesia
KPK Tahan 2 Konsultan Gunung Madu Plantations

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua konsultan pajak yang mewakili PT Gunung Madu Plantations (GMP).

Pemprov DKI Jakarta Bakal Perluas Ganjil Genap Menjadi 25 Ruas Jalan
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Bakal Perluas Ganjil Genap Menjadi 25 Ruas Jalan

Sistem ganjil genap (gage) akan diberlakukan kembali di 25 ruas Ibu Kota, menyusul status PPKM Jakarta yang menurun menjadi level 1 dan semakin membaiknya kasus COVID-19. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, penerapan gage ini akan diperluas menjadi 25 ruas jalan pada pekan depan. Untuk saat ini ganjil genap berlaku di 13 ruas jalan Jakarta.

[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Ma'ruf Amin Minta Rakyat Gunakan Kayu Bakar
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Wapres Ma'ruf Amin Minta Rakyat Gunakan Kayu Bakar

Artikel aslinya berjudul "Wapres Ma'ruf Amin: Prof Azyumardi Azra Akademisi Berkaliber Dunia"

Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Dilanjutkan setelah Reses
Indonesia
Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Dilanjutkan setelah Reses

"Kita putuskan ya ini kita tunda dan akan dilanjutkan di persidangan berikutnya reses ini diawal," ujar politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Reaksi Ganjar Pranowo setelah Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK
Indonesia
Reaksi Ganjar Pranowo setelah Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa OTT KPK menjadi peringatan bagi kepala daerah agar menghentikan semua bentuk tindak pidana korupsi.

Ketua DPRD DKI Akui Ikut Andil Sahkan Anggaran Formula E
Indonesia
Ketua DPRD DKI Akui Ikut Andil Sahkan Anggaran Formula E

"Saya mengesahkan, lah, adanya formula E," kata Pras di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (8/2)