Waspada Virus Corona
 Pemerintah Diminta 'Putus Hubungan' Dengan Tiongkok Demi Cegah Virus Korona Ketua PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) mendesak pemerintah melakukan pembatasan kegiatan dengan negara Tiongkok, khususnya yang berhubungan dengan bahan pokok atau konsumsi, mengingat sedang terjadi penyebaran virus mematikan virus corona yang telah menyebabkan puluhan warga Wuhan, Tiongkok meninggal dan ratusan lainnya terjangkit.

"Travel warning dan import bahan pokok atau makanan harus di lakukan saat ini dengan cepat. Sebagai bentuk pencegahan masuknya virus Corona ke Indonesia, kami mendesak dengan sangat ketegasan pemerintah melindungi bangsa dan negara ini dari keganasan virus yang menyebabkan ratusan orang terjangkit dan puluhan orang meninggal kurang dari tiga bulan," tegas Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra di Jakarta, Sabtu (25/1).

Baca Juga:

Dinkes DKI Bantah Pasien RSPI Sudah Pasti Terjangkit Virus Corona

Ia juga meminta kementerian kesehatan untuk melakukan Jakarta, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), mendesak pemerintah melakukan pembatasan kegiatan dengan negara Tiongkok.

Cegah penyebaran virus corona, PB SEMMI minta Pemerintah Indonesia putus hubungan dengan Tiongkok
PB SEMMI desak pemerintah putus hubungan dengan Tiongkok demi cegah virus corona (MP/Asropih)

Khususnya yang berhubungan dengan bahan pokok atau konsumsi, mengingat sedang terjadi penyebaran virus mematikan virus corona yang telah menyebabkan puluhan masyarakat Wuhan China meninggal dan ratusan lainnya terjangkit.

"Travel warning dan import bahan pokok atau makanan harus di lakukan saat ini dengan cepat, sebagai bentuk pencegahan masuknya virus Corona ke Indonesia, kami mendesak dengan sangat ketegasan pemerintah melindungi bangsa dan negara ini dari keganasan virus yang menyebabkan ratusan orang terjangkit dan puluhan orang meninggal kurang dari 3 bulan," tegas Bintang.

Selanjutnya Bintang meminta kementerian kesehatan (kemenkes) untuk melakukan kordinasi dengan pihak angkasa pura, guna melakukan pengecekan kesehatan di setiap bandara di Indonesia khususnya bandara Soekarno-Hatta, untuk mencegah masuknya virus Corona ke Indonesia.

Bukan hanya turis namun warga negar,a Indonesia yang pergi ke Tiongkok ketika pulang harus di cek kesehatannya dibandara sebelum mereka melanjutkan aktivitasnya.

"Kedutaan Besar Tiongkok juga harus dipastikan steril dari virus ini. Kami minta kemenkes juga untuk mengecek seluruh pekerja ataupun Dubes Tiongkok di Indonesia jika mereka mau keluar dan beraktivitas di Indonesia," tambahnya.

Bintang lebih lanjut akan mendatangi kementerian terkait jika tidak melakukan apa yang menjadi tuntutannya.

Baca Juga:

Waspadai Virus Corona, Bandara Adi Soemarmo Solo Pasang Thermal Scanner

"Kami mendesak begini bukan buat siapa siapa ini demi Indonesia. Karena kami takut sekali virus itu masuk ke Indonesia dan kita terjangkit virus mematikan tersebut," tutup Bintang.

Diketahui sebelumnya penyebaran virus corona yang dimulai dari kota Wuhan di China membuat dunia khawatir. Terlebih virus yang disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) ini sudah menjangkiti 1.300 orang dan membunuh 41 orang di China, Selain itu, virus corona diketahui juga sudah menyebar ke 12 negara lainnya.(Knu)

Baca Juga:

Pemprov DKI Minta Warga Waspadai Wabah Pneumonia dari Tiongkok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Prihatin Tiktok dan Youtuber Lebih Dikenal Anak Indonesia Dibanding Pahlawan
Indonesia
Polri Prihatin Tiktok dan Youtuber Lebih Dikenal Anak Indonesia Dibanding Pahlawan

Ia meminta masyarakat tidak lengah dalam menerapkan nilai-nilai kebangsaan kepada anak-anak yang akan menjadi penerus bangsa, dan pemimpin bangsa di masa yang akan datang.

Warga Tapanuli Utara Jalani Observasi Terkait Dugaan Virus Corona
Indonesia
Warga Tapanuli Utara Jalani Observasi Terkait Dugaan Virus Corona

Observasi dan pemantauan kembali diterapkan atas seorang warga di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang diduga terinfeksi virus corona (COVID-19).

'New Normal' KPK Dimulai dari Ringannya Vonis Eks Anak Buah Hasto PDIP
Indonesia
'New Normal' KPK Dimulai dari Ringannya Vonis Eks Anak Buah Hasto PDIP

ICW memang sudah memprediksi bahwa vonisyang melibatkan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan mantan calon anggota legislatif PDIP Harun Masiku akan sangat rendah

Rayakan HUT ke-75, PT KAI Beri Diskon Tiket Kereta 25 Persen
Indonesia
Rayakan HUT ke-75, PT KAI Beri Diskon Tiket Kereta 25 Persen

Pemberian diskon ini dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 perusahaan kereta api di Indonesia tersebut yang jatuh pada 28 September 2020.

Di Cianjur, Harga Jengkol Lebih Mahal Dibandingkan Daging Ayam
Indonesia
Di Cianjur, Harga Jengkol Lebih Mahal Dibandingkan Daging Ayam

Mahalnya harga tersebut diduga akibat minimnya stok ditingkat agen atau distributor.

Dilaporkan ke Polisi, Hadi Pranoto Ancam Lapor Balik dan Tuntut 10 Miliar Dolar
Indonesia
Dilaporkan ke Polisi, Hadi Pranoto Ancam Lapor Balik dan Tuntut 10 Miliar Dolar

Hadi mengatakan bakal mengikuti aturan hukum karena yakin apa yang ia lakukan baik bagi bangsa.

Langgar PSBB, Manajemen McD Sarinah Didenda Rp10 Juta
Indonesia
Langgar PSBB, Manajemen McD Sarinah Didenda Rp10 Juta

"Dia sudah bayarkan dendanya," jelas Arifin.

Saksi Sebut Pinangki Minta Kenalkan dengan Djoko Tjandra
Indonesia
Saksi Sebut Pinangki Minta Kenalkan dengan Djoko Tjandra

Jaksa penuntut umum menghadirkan dua orang saksi dalam sidang lanjutan perkara gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) dengan terdakwa jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Cara Anak Buah Ridwan Kamil Perketat Penyebaran COVID-19
Indonesia
Cara Anak Buah Ridwan Kamil Perketat Penyebaran COVID-19

Mobile COVID-19 Test akan dilengkapi dengan 100 alat rapid test

Temukan Sejumlah Catatan, Kemenag Bakal Evaluasi Ibadah Umroh Saat Pandemi
Indonesia
Temukan Sejumlah Catatan, Kemenag Bakal Evaluasi Ibadah Umroh Saat Pandemi

Hasil di lapangan, bukti dokumen bebas COVID-19 belum terverifikasi secara sistem