Pemerintah Diminta Jalin Komunikasi Tenis Pengaplikasian Vaksinasi COVID-19 Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Istimewa

Merahputih.com - Pemerintah diminta menjalin komunikasi yang tepat, dengarkan masukan berbagai pihak dan menjelaskan dengan transparan proses menuju pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk menghindari keraguan di tengah masyarakat.

"Pemerintah harus mampu mengkomunikasikan teknis pengaplikasian vaksinasi COVID-19 dengan benar dan tepat kepada masyarakat," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/10).

Baca Juga

Vaksin Merah Putih Diharapkan Masuki Uji Klinis di Awal 2021

Menjelang pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang direncanakan dimulai pada November 2020, memang banyak masukan dan informasi yang berkembang.

Salah satunya yaitu masukan dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) yang meminta agar pemerintah tidak tergesa-gesa dalam melakukan vaksinasi COVID-19.

Melalui Twitter resmi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), PAPDI meminta vaksin COVID-19 yang akan digunakan harus sudah terbukti efektivitas, keamanan, dan imunogenisitasnya melalui uji klinik sesuai tahapan pengembangan vaksin baru.

"Pemerintah harus segera merespons masukan PAPDI itu agar masyarakat memahami apa yang akan dilakukan Pemerintah terkait tahapan dan kelayakan vaksin COVID-19 yang digunakan," kata Rerie.

Ilustrasi vaksin COVID-19. Foto: Istimewa

Rerie menjelaskan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto juga mengungkapkan nantinya akan ada vaksin untuk kelompok prioritas yang diberikan secara gratis dan ada pula vaksin yang bisa diakses masyarakat secara mandiri.

Menurut Rerie, menjelang tahapan vaksinasi COVID-19, komunikasi kebijakan yang dilakukan Pemerintah harus benar dan tepat sasaran, agar tidak terjadi pemahaman yang salah dan berakibat penolakan di tengah masyarakat.

Baca Juga

Kasus COVID-19 di Empat Provinsi Naik, Ini Perintah Luhut

"Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 merupakan tahapan yang penting dalam upaya penanggulangan penyebaran virus korona di Tanah Air," katanya.

Dia menilai jangan sampai karena kesalahan dalam mengkomunikasikan proses vaksinasi COVID-19, menggagalkan upaya pengendalian penyebaran virus korona secara keseluruhan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pemerintah Dinilai Tak Transparan Soal Penyebaran Corona
Indonesia
Pemerintah Dinilai Tak Transparan Soal Penyebaran Corona

"Kami melihat, kesan pemerintah ini seperti mau menutupi fakta tentang corona ini," ujar Sohibul kepada wartawan, Jumat (13/3).

 Gagal Temui Perwakilan Dubes India, PA 212 Ancam Demo Lagi dengan Jumlah Besar
Indonesia
Gagal Temui Perwakilan Dubes India, PA 212 Ancam Demo Lagi dengan Jumlah Besar

“Kita berikan waktu sampai Jumat depan, mereka berjanji akan undang delegasi kita untuk diskusi dengan ulama-ulama kita,” ujarnya.

Warga Berkerumun, Laju Pertambahan Pasien COVID-19 Masih Melejit
Indonesia
Warga Berkerumun, Laju Pertambahan Pasien COVID-19 Masih Melejit

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 5,9%.

Ini yang Disampaikan Riza Patria ke Jokowi Usai Dilantik Jadi Wagub DKI
Indonesia
Ini yang Disampaikan Riza Patria ke Jokowi Usai Dilantik Jadi Wagub DKI

Kehadirannya juga diharapkan dapat membatu menanggulangi dan mengatasi COVID-19

Pemprov Jabar Keluarkan Aturan Protokol Kesehatan Idul Adha
Indonesia
Pemprov Jabar Keluarkan Aturan Protokol Kesehatan Idul Adha

Protokol mengatur tata laksana bagi masyarakat mulai dari pencarian hewan kurban, salat Id, penyembelihan, hingga pendistribusian daging.

Dirut Pasar Jaya Akui Kesalahannya Jual Masker Rp300 Ribu Per Boks
Indonesia
Dirut Pasar Jaya Akui Kesalahannya Jual Masker Rp300 Ribu Per Boks

Arif juga mengakui kesalahannya yang telah mengumumkan harga masker, namun belum memiliki data yang cukup lengkap.

Anita Kolopaking Hingga Jaksa Pinangki Diharapkan Jadi Justice Collaborator
Indonesia
Mantan Menkes Siti Fadilah Bebas dari Rutan Pondok Bambu
Indonesia
Mantan Menkes Siti Fadilah Bebas dari Rutan Pondok Bambu

Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur.

 Jaksa Agung Ditantang Ungkap Kembali Kasus 'Sarang Walet' Novel Baswedan
Indonesia
Jaksa Agung Ditantang Ungkap Kembali Kasus 'Sarang Walet' Novel Baswedan

"Kami tidak akan mundur untuk menyuarakan keadilan dan hak-hak rakyat yang telah dirampas serta terdzolimi oleh Novel Baswedan. Tegakkan keadilan, jangan diskriminasi, aktivis HAM jangan diam saja.

Anies Sebut Warga Harus Waspada Penyebaran Corona Gelombang Kedua
Indonesia
Anies Sebut Warga Harus Waspada Penyebaran Corona Gelombang Kedua

Anies meminta warga Jakarta tetap berada di rumah beberapa minggu ke depan.