Pemerintah Diminta Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Tsunami COVID-19 Ilustrasi. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Pemerintah diminta menyiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi lonjakan penularan COVID-19 di tanah air.

Sejumlah provinsi seperti Sumatera Utara (Sumut) dan Riau telah terjadi lonjakan kasus dan membuat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit (RS) di wilayah tersebut sudah di atas 60 persen.

Hal ini karena sejumlah prakondisi peningkatan penularan COVID-19 sudah terjadi.

Baca Juga:

Redam Tsunami COVID-19, Bantuan Alat Medis Terus Mengalir ke India

"Seperti pengabaian protokol kesehatan di pusat-pusat keramaian dan mobilitas orang dalam jumlah besar di masa jelang libur Lebaran,” kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris dalam siaran pers kepada wartawan, Rabu (5/5).

Menurut Charles, lonjakan di sejumlah provinsi ini menjadi lampu kuning bagi pemerintah untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk penularan secara nasional.

Apalagi, prakondisi peningkatan penularan COVID-19 juga diperparah dengan masuknya varian baru yang penularannya sangat cepat seperti terjadi di India, Afrika Selatan, dan Inggris.

“Lonjakan penularan yang banyak disebut gelombang kedua bahkan sudah terjadi di negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Filipina,” ucap politikus PDI Perjuangan tersebut.

Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (16/4/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (16/4/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

Oleh karena itu, lanjut politikus PDIP ini, pemerintah harus mempersiapkan infrastruktur dan perangkat dalam menghadapi skenario terburuk untuk mengantisipasi lonjakan penularan COVID-19 di Indonesia.

Seperti penambahan jumlah tempat tidur dan ICU khusus COVID-19, suplai oksigen, dan sebagainya.

Lebih baik punya ketersediaan tempat tidur dan suplai oksigen yang surplus dan belum terpakai, ketimbang nanti kewalahan ketika dibutuhkan karena lonjakan penularan.

Ia juga meminta pemerintah menjaga pintu masuk perbatasan serta pengawasan mobilitas masyarakat jelang Lebaran.

Baca Juga:

Mendagri Sebut Indonesia Berpotensi Tsunami COVID-19 Mirip di India

Di samping itu, pemerintah juga harus terus memperketat pintu-pintu masuk di perbatasan dan juga pengetatan disiplin protokol kesehatan di tengah masyarakat.

"Serta harus konsisten dalam penerapan kebijakan larangan mudik," ujar Charles.

Data Kemenhub yang menyebut 27 juta orang tetap berniat mudik meski sudah ada larangan.

"Ini bisa menjadi pegangan pemerintah bagaimana seharusnya penegakan aturan larangan mudik itu dilakukan," lanjutnya. (Knu)

Baca Juga:

Berkaca pada Tsunami COVID-19 India, DKI Minta Warganya Waspada

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sastrawan Hujan di Bulan Juni Meninggal, Ini Kenangan Keponakan
Indonesia
Sastrawan Hujan di Bulan Juni Meninggal, Ini Kenangan Keponakan

Sosok Supardi menyenangkan dan lucu. Banyak petuah bijak yang selalu disampaikan kepada keluarganya agar senang membaca, menulis terus, jangan putus asa.

Kerusuhan Pecah di Tangerang, Mobil Patroli Polisi Dirusak Massa
Indonesia
Kerusuhan Pecah di Tangerang, Mobil Patroli Polisi Dirusak Massa

Satu unit mobil patroli milik Polres Metro Tangerang Kota dihancurkan massa demo tolak UU Cipta Kerja Omnibus Law.

Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Balik Libur Natal dan Tahun Baru

Kepolisian baru akan melakukan rekayasa lalu lintas bila terjadi lonjakan volume kendaraan menuju Jakarta.

Anies Khawatir Muncul Klaster Baru COVID-19 Usai Demo Tolak UU Ciptaker
Indonesia
Anies Khawatir Muncul Klaster Baru COVID-19 Usai Demo Tolak UU Ciptaker

Anies meminta semua demonstran untuk tertib dan pulang ke rumahnya masing-masing

Anak Buah Anies Minta Pengelolan Kafe Jangan Undang Artis Terkenal
Indonesia
Anak Buah Anies Minta Pengelolan Kafe Jangan Undang Artis Terkenal

Karena COVID-19 di Jakarta masih terbilang kasus yang parah

Rekonstruksi Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Emosi
Indonesia
Rekonstruksi Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra, Irjen Napoleon Emosi

Rekonstruksi tersebut digelar di lobi gedung TNCC dan kantor Div Hubinter Mabes Polri, Kamis (27/8) mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB atau selama tujuh jam.

Bajo dan Gibran tak Hadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Solo
Indonesia
Bajo dan Gibran tak Hadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara KPU Solo

Bagyo, Supardjo, dan Gibran tidak hadir tanpa keterangan.

Api Abadi Mrapen Padam, Ganjar Kirim Anak Buah Cari Penyebabnya
Indonesia
Api Abadi Mrapen Padam, Ganjar Kirim Anak Buah Cari Penyebabnya

Jika masalah bisa ditemukan, segera mungkin api Mrapen bisa dinyalakan lagi

Wagub Pastikan Stok Pangan di DKI Aman Selama Perpanjangan PSBB Transisi
Indonesia
Wagub Pastikan Stok Pangan di DKI Aman Selama Perpanjangan PSBB Transisi

Riza Patria juga mengklaim bahwa Food Station sudah menjalankan perannya dengan benar dalam menstabilkan harga pangan.

Indonesia Hadapi 'Krisis Kembar', SBY: Kita Harus Bersatu
Indonesia
Indonesia Hadapi 'Krisis Kembar', SBY: Kita Harus Bersatu

SBY juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur