Pemerintah Diminta Benahi Perekonomian Kepri Kota Batam. Foto: Net

MerahPutih.com - Dua kota di Kepulauan Riau yakni Batam dan Tanjungpinang menjadi sorotan karena menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Pulau Sumatera per bulan Februari 2019. Kota Batam dengan angka inflasi 0,26 persen dan Tanjungpinang dengan angka 0,04 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri yang menyebutkan dari 23 Kota di Pulau Sumatera dua kota mengalami inflasi dan 21 kota mengalamideflasi. Sementara, skala nasional Batam dan Tanjungpinang menduduki peringkat keenam dan ke-11 dari 13 kota yang mengalami inflasi se-Indonesia.

Menanggapi hal tersebut Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Basyid Has meminta pemerintah untuk ikut membantu membenahi perekonomian Kepulauan Riau yang dalam beberapa tahun terakhir menglami kemunduran.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Basyid Has

"Ketika banyak daerah di Sumatera yang mengalami deflasi, dua kota besar di Kepri malah terjadi inflasi dan masuk sepuluh besar inflasi di Indonesia. Hal tersebut harus segera diatasi. Bagaimana rakyat bisa sejahtera jika ekonomi mereka tidak diperhatikan pemangku kebijakan," kata Abdul dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (5/3)

Dia menilai inflasi yang terjadi Batam dan Tanjungpinang disebabkan oleh tidak terkontrolnya harga lima kebutuhan pokok, serta harga sayuran yang menurun drastis. Dampak ekonominya berkelanjutan ke semua aspek kehidupan, dan harus segera ditangani.

"Kita menyarankan pemerintah melakukan langkah-langka jangka panjang dengan menciptakan alur ekonomi yang pro rakyat serta jangka pendek menyeimbangkan harga dipasaran," tegasnya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH