Pemerintah Diingatkan Waspada Peningkatan Kasus COVID-19 Pasca Lebaran Simulasi penanganan pasien COVID-19. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan pemerintah pusat dan daerah untuk mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19 pasca Lebaran.

Menurut Lestari, sejumlah fenomena terjadi menjelang Lebaran di masa pandemi COVID-19 tahun ini. Mulai dari mudik yang terjadi lebih awal hingga pekerja migran yang pulang kampung.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA] Rezim Jokowi Masukan Virus Corona ke Tubuh Warga saat Rapid Test

"Beban daerah akan meningkat dalam upaya membendung penyebaran COVID-19," ungkap Lestari, dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (13/5).

Mengutip data Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Lestari mengatakan bahwa pemudik yang datang ke Jawa Tengah sejak 26 Maret-9 Mei 2020 sudah tercatat sebanyak 824.833 orang.

Petugas memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp)
Petugas memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/3/2020). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada hari Kamis (23/4) lalu mengungkapkan, sudah ada 13.430 orang yang mudik ke Jawa Timur.

"Banyaknya pergerakan orang dari satu daerah ke daerah lain di masa wabah COVID-19, berpotensi meningkatkan penyebaran virus," jelas Lestari.

Menurut Lestari, isu pelonggaran kebijakan dalam beberapa hari terakhir semakin santer terdengar.

Akibatnya, semakin banyak masyarakat yang abai terhadap penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kondisi itu pun, diperparah dengan belum meratanya fasilitas rumah sakit di tanah air.

Berdasarkan data rasio tempat tidur rumah sakit terhadap 1.000 penduduk di negara oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) per 5 April 2020, peringkat Indonesia berada di posisi 41 dari 42 negara dengan rasio ketersediaan ranjang 1 per 1.000 penduduk Indonesia.

Lestari menambahkan, empat provinsi yang dinilai memiliki fasilitas rumah sakit lebih baik pun, rasio ketersediaan ranjangnya masih rendah.

Adapun rasio ketersediaan ranjang rumah sakit seperti di DKI Jakarta yaitu 2,33 per 1.000 penduduk, lalu Jawa Timur 1,07 per 1.000 penduduk, kemudian Jawa Tengah 1,15 per 1.000 penduduk, dan Sulawesi Selatan 1,53 per 1.000 penduduk.

"Dengan kondisi tersebut bila terus menerus terjadi penambahan jumlah orang terpapar COVID-19, rumah sakit pun akan kewalahan melayani pasien," ujar Lestari.

Lestari mengungkapkan, belum meratanya kelengkapan fasilitas sejumlah rumah sakit di daerah akan menimbulkan masalah serius dalam penanganan wabah COVID-19 di tanah air. Gejala tidak meratanya fasilitas Rumah Sakit itupun sudah terlihat.

Politikus Nasdem ini mengatakan, gejala tidak meratanya fasilitas RS sudah terlihat, misalnya, dalam satu pemberitaan pada Senin (11/5), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini keberatan dengan banyaknya pasien asal luar kota yang dirujuk ke rumah sakit di Surabaya, Jawa Timur, karena hampir 50 persen pasien di rumah sakit di Surabaya adalah warga luar kota.

Baca Juga

DPR Sahkan Perppu COVID-19, MAKI: Lebih Mantap Untuk Menggugatnya

"Bisa dibayangkan apabila terjadi pergerakan orang yang masif ke sejumlah daerah dan daerah tidak mampu membendung penyebaran Covid-19, dikhawatirkan akan muncul episentrum penyebaran virus baru di sejumlah daerah," katanya.

Dia mengatakan, kondisi ini harus segera dicarikan solusinya, tentu saja harus dilakukan melalui kolaborasi antara pimpinan pusat dan daerah serta penerapan strategi yang tepat, sehingga kendalanya bisa segera diatasi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Peruntukan Uang Negara Rp30 Triliun di Bank BUMN
Indonesia
Ini Peruntukan Uang Negara Rp30 Triliun di Bank BUMN

kebijakan ini diharapkan akan mampu mendorong pemulihan yang ditargetkan mulai terjadi pada kuartal III dan IV setelah pada kuartal II tertekan akibat penerapan PSBB.

Langgar PSBB, Manajemen McD Sarinah Didenda Rp10 Juta
Indonesia
Langgar PSBB, Manajemen McD Sarinah Didenda Rp10 Juta

"Dia sudah bayarkan dendanya," jelas Arifin.

 Bertemu Mahasiswa UGM, Presiden Singapura Bicara Soal Tantangan Ekonomi Digital
Indonesia
Bertemu Mahasiswa UGM, Presiden Singapura Bicara Soal Tantangan Ekonomi Digital

Saya percaya kerja sama antara Singapura dan Indonesia bersifat win-win dan kita bisa sama-sama mendapatkan keuntungan darinya,” kata Halimah.

Terus Bertambah, 440 Pegawai Positif Corona di 68 Perkantoran Jakarta
Indonesia
Terus Bertambah, 440 Pegawai Positif Corona di 68 Perkantoran Jakarta

Sebelumnya tercatata ada sebanyak 375 pegawai terinfeksi COVID-19 di 59 kantor.

DPR: Program Organisasi Penggerak Kemendikbud tak Miliki Payung Hukum
Indonesia
DPR: Program Organisasi Penggerak Kemendikbud tak Miliki Payung Hukum

Dia menjelaskan, anggaran POP belum dibahas dan disetujui oleh DPR. Hal itu disebabkan masih menunggu pembahasan di Banggar DPR.

DKI Jakarta dan Jatim Tetap jadi Penyumbang Terbanyak Pasien COVID-19
Indonesia
DKI Jakarta dan Jatim Tetap jadi Penyumbang Terbanyak Pasien COVID-19

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi per Rabu (29/7) yakni sebanyak 577 kasus.

Penambahan Pasien COVID-19 Capai 7.751 Orang dalam 24 Jam
Indonesia
Penambahan Pasien COVID-19 Capai 7.751 Orang dalam 24 Jam

Terjadi penambahan 7.751 kasus baru COVID-19 di Indonesia yang tercatat pada Sabtu (19/12).

Basuki Perintahkan Tol Cisumdawu Beroperasi di 2021
Indonesia
Basuki Perintahkan Tol Cisumdawu Beroperasi di 2021

Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61 Km di Provinsi Jawa Barat terdiri dari enam seksi akan terhubung dengan jalan tol akses Bandara Kertajati.

Polisi Klaim Kantongi Bukti Pidana Pentolan KAMI
Indonesia
Polisi Klaim Kantongi Bukti Pidana Pentolan KAMI

Mabes Polri meyakini bisa membuktikan keterlibatan 9 aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Medan dan Jakarta.

Belum Bisa Uji Lab di Dalam Negeri, LIPI Kirim Sampel Antiviral COVID-19 ke Jepang
Indonesia
Belum Bisa Uji Lab di Dalam Negeri, LIPI Kirim Sampel Antiviral COVID-19 ke Jepang

Senyawa-senyawa yang mempunyai aktivitas antiviral itu adalah kaempherol, aloeemodin, quercitrin, dan qurcetin