Pemerintah Diharap Konsisten Tegakkan Aturan Larangan Mudik Operasi Lalu Lintas. (Foto: TMC Polda Metro)

Merahputih.com - Pemerintah didukung untuk menegakkan aturan larangan mudik Lebaran 2021 guna mencegah penularan COVID-19. Tempat yang menimbulkan kerumunan, seperti tempat wisata, diharapkan ditutup untuk mencegah penularan COVID-19.

"Peraturan harus konsisten dan ditegakkan secara konsisten," ujar Pakar epidemiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada dr Riris Andono Ahmad, Jumat (16/4).

Baca Juga

Lebih dari 160 Ribu Personil Gabungan Amankan Libur Panjang Akhir Bulan Ini

Masyarakat diminta sadar bahwa mudik bisa menjadi momentum penyebaran virus. Salah satu cara meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak mudik yakni dengan penegakan aturan.

Secara teoritis, kombinasi penindakan tegas dan kesadaran akan bahaya COVID-19 bisa mencegah masyarakat melakukan mudik.

"Tokoh publik dan influencer juga bisa memberikan pemahaman yang sama," kata Riris.

Pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di kawasan perbatasan Bekasi-Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/5). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww

Kesadaran masyarakat bahwa kasus COVID-19 masih tinggi saja belum cukup. Masyarakat juga harus mematuhi larangan pemerintah karena orang yang sadar belum tentu mematuhi aturan.

"Antara sadar dan kemudian tidak melakukan, kan suatu yang berbeda. Kita sadar bahwa rokok berbahaya tetapi kalau perokok ya tetap merokok," jelas Riris.

Sedangkan epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengakui melarang masyarakat mudik lebaran cukup sulit.

Masyarakat tahu pemerintah melarang, namun ada saja yang mencari cara agar tetap bisa mudik. Kondisi sekarang, masyarakat semakin tidak peduli dengan kasus COVID-19. "Jadi masyarakat sekarang sudah abai," ucap Pandu.

Baca Juga

Pengusaha Diminta Jaga Arus Kas Sampai 2022

Menurunnya kesadaran masyarakat akan bahaya COVID-19 bisa meningkatkan kasus positif. Saat ini, jumlah kasus positif COVID-19 di seluruh Indonesia sudah mencapai 1,58 juta.

Pemerintah melarang masyarakat mudik, karena belajar dari kasus sebelumnya, jumlah orang terpapar COVID-19 signifikan setelah masa liburan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Temui Kardinal Suharyo Jelang Natal, Kepala BNPT Bahas Radikalisme
Indonesia
Temui Kardinal Suharyo Jelang Natal, Kepala BNPT Bahas Radikalisme

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menemui Kardinal Ignatius Suharyo.

Anak Buah Yasonna Periksa Kelengkapan Berkas Demokrat Kubu Moeldoko
Indonesia
Anak Buah Yasonna Periksa Kelengkapan Berkas Demokrat Kubu Moeldoko

Kemenkumham telah menerima hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang menetapkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum.

Diskotek di Jakarta Barat Digerebek BNN, Sejumlah Pengunjung Positif Narkoba
Indonesia
Diskotek di Jakarta Barat Digerebek BNN, Sejumlah Pengunjung Positif Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta melakukan operasi yustisi di tempat hiburan malam berinisial NMM.

[Hoaks atau Fakta]: Air Rebusan Belimbing Wuluh Jadi Obat COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Air Rebusan Belimbing Wuluh Jadi Obat COVID-19

Belum ada penelitian yang menyebutkan satu makanan tertentu termasuk air rebusan belimbing wuluh dapat menyebuhkan atau mencegah dari tertular COVID-19.

PPKM Level 3, Mal Boleh Buka Hingga Pukul 17.00
Indonesia
PPKM Level 3, Mal Boleh Buka Hingga Pukul 17.00

Mal dan pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen sampai dengan pukul 17.00 waktu setempat.

Pemprov Jabar dan BPOM Perkuat Pengawalan Distribusi Vaksin COVID-19
Indonesia
Pemprov Jabar dan BPOM Perkuat Pengawalan Distribusi Vaksin COVID-19

Distribusi vaksin COVID-19 diharapkan terkoordinasi dengan baik. Sehingga daerah bisa menyiapkan gudang-gudang penyimpanan vaksin corona.

Cara Baru Tiongkok Biar Produk Vaksin COVID-19 Dilirik Negara Barat
Dunia
Cara Baru Tiongkok Biar Produk Vaksin COVID-19 Dilirik Negara Barat

Dengan mengurangi surat-surat yang dibutuhkan, Tiongkok berharap bisa meningkatkan daya tarik vaksinnya, yang belum disetujui oleh sebagian besar negara Barat.

AHY Tak Hadir, Sidang Gugatan Pemecatan Jhoni Allen dari Partai Demokrat Ditunda
Indonesia
AHY Tak Hadir, Sidang Gugatan Pemecatan Jhoni Allen dari Partai Demokrat Ditunda

Sidang perdana gugatan Jhoni Allen Marbun kepada Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Cs terkait pemecatan dari Partai Demokrat ditunda.

Indonesia Beli Oksigen Konsentrator dari Singapura
Indonesia
Indonesia Beli Oksigen Konsentrator dari Singapura

Selain oksigen kosentrator, Luhut memaparkan, pemerintah juga akan membeli 7 unit oksigen generator dan 36.000 ton oksigen untuk 30 hari ke depan.

Saksi Sebut Pinangki Belikan Tiket Untuk Anita dan Andi Irfan Jaya ke Malaysia
Indonesia
Saksi Sebut Pinangki Belikan Tiket Untuk Anita dan Andi Irfan Jaya ke Malaysia

Sebelumnya Andi Irfan Jaya didakwa oleh JPU menjadi perantara suap terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra kepada Jaksa Pinangki Sirna Malasari