Pemerintah Bersikukuh Tes CPNS Lanjut Terus Saat Pandemi COVID-19, DPR Manut Ratusan CPNS Pemkot Solo mengikuti ujian CAT di Auditorium UNS Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (2/2). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikukuh tetap melanjutkan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tengah pandemi COVID-19. Seleksi CPNS angkatan 2019 itu memang sempat tertunda karena adanya wabah COVID-19 yang melanda Indonesia dan global.

"Seleksi CPNS formasi 2019 memang mundur dari yang ditetapkan karena pandemi COVID-19, seharusnya rangkaian seleksi pada Mei 2020. Panitia Seleksi Nasional (panselnas) telah memutuskan bahwa seleksi SKB yang tertunda akan dilaksanakan dengan pertimbangan UU," kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, saat Rapat Kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (23/6).

Baca Juga:

BKN Punya Alat Pendeteksi Jimat Periksa Peserta CPNS

Menurut Bima, para peserta sudah sempat menjalani tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 27 Januari dan berakhir pada 10 Maret 2020 yang dilaksanakan di 446 titik lokasi ujian se-Indonesia. Tes SKD itu, kata dia, diikuti lebih dari 3 juta orang atau 91 persen dari dari terdaftar dari jumlah peserta SKD.

BKN
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo (kanan) bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana (kiri). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)

"Ada 521 instansi yang membuka formasi CPNS 2019, terdiri dari 65 instansi pusat, 456 instansi daerah di 29 provinsi dan 427 kabupaten/kota," tutur dia, dilansir dari Antara.

Bima memaparkan untuk tes SKB yang tertunda akan dilaksanakan pada akhir Agustus hingga awal Oktober 2020. Namun, dia menjamin tes mengedepankan protokol kesehetan COVID dan kepastian pelaksanaan tetap mempertimbangkan kondisi perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia.

Baca Juga:

Mau Lulus Tes CPNS? Nih Ada Tipsnya

BKN bersikukuh tetap menggelar tes SKB karena merujuk UU ASN Pasal 62 ayat 2 yang mengharuskan seleksi CPNS dengan melakukan seleksi administrasi, SKD, dan SKB; peraturan MenPAN-RB tentang kriteria penetapan kebutuhan PNS; serta untuk menegakkan keadilan dan objektivitas peserta yang lulus SKD.

Lebih jauh, Bima mengatakan panselnas akan berkonsultasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang ada di pusat maupun di daerah untuk menerapkan protokol kesehatan dalam tes CPNS tersebut secara ketat.

"Panselnas akan menetapkan lokasi ujian yang meminimalisir pergerakan peserta karena potensi pergerakan peserta lintas kabupaten/kota, lintas provinsi bahkan tes ke Jakarta," tutup orang nomor satu di BKN itu.

cpns
Para calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 lingkup Kota Tangerang menunggu antrean untuk mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) di halaman Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang

DPR pun sepakat dengan sikap Pemerintahan Presiden Jokowi. Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengatakan Komisi II DPR RI setuju dengan langkah pemerintah khususnya Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan BKN melanjutkan tes SKB CPNS formasi 2019 yang direncanakan dilaksanakan pada pada akhir Agustus hingga awal Oktober 2020.

"Komisi II DPR mendukung KemenPAN-RB dan BKN melaksanakan SKB CPNS tahun 2019 dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sesuai keputusan Menteri Kesehatan tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian COVID-19," kata Doli saat membacakan kesimpulan raker. (*)

Baca Juga:

Duh, Lowongan CPNS Dokter di Gunung Kidul Sama Sekali tidak Dilirik!

Kemenperin Luluskan 334 CPNS
Indonesia
2021 Pemerintah Rekrut 1 Juta CPNS
Indonesia
2021 Pemerintah Rekrut 1 Juta CPNS
Indonesia
Kemenperin Luluskan 334 CPNS
Indonesia
2021 Pemerintah Rekrut 1 Juta CPNS
Indonesia
2021 Pemerintah Rekrut 1 Juta CPNS
Indonesia
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Kembali Usung Mohammad Idris sebagai Calon Wali Kota Depok
Indonesia
PKS Kembali Usung Mohammad Idris sebagai Calon Wali Kota Depok

Selain itu, DPP PKS juga meminta Idris untuk menjadikan calon wakilnya dari kader internal PKS.

Sejumlah Sekolah di Jakarta Terpaksa Diliburkan
Indonesia
Sejumlah Sekolah di Jakarta Terpaksa Diliburkan

Bukan diliburkan. Belajar dirumah

Mudik Dilarang, Suasana Lebaran di Jakarta Diprediksi bakal Lebih Padat
Indonesia
Mudik Dilarang, Suasana Lebaran di Jakarta Diprediksi bakal Lebih Padat

Polisi juga melarang adanya takbir keliling di tengah pandemi virus corona

Selain Rapid Test dan SWAB, Puskesmas Juga Siap Berikan Edukasi ke Pasien Positif COVID-19
Indonesia
Selain Rapid Test dan SWAB, Puskesmas Juga Siap Berikan Edukasi ke Pasien Positif COVID-19

Angka kasus positif virus corona COVID-19 di Indonesia terus melonjak setiap harinya

Rusun Asrama Militer Jadi Klaster COVID-19, Pemkot Solo Suplai Logistik
Indonesia
Rusun Asrama Militer Jadi Klaster COVID-19, Pemkot Solo Suplai Logistik

Satgas Penanganan COVID-19 Kota Solo menemukan klaster penularan COVID-19 di Rumah Susun (Rusun) Asrama Militer (Asmil)

1.000 Orang Lebih Ditangkap Terkait Aksi Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
1.000 Orang Lebih Ditangkap Terkait Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 1.192 orang yang mengikuti aksi demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law berujung ricuh.

Kasus Terinfeksi Corona di Spanyol Lampaui 100.000
Dunia
Kasus Terinfeksi Corona di Spanyol Lampaui 100.000

Jumlah kasus meningkat menjadi 102.136 dan merupakan kenaikan dari 94.417 dibandingkan pada Selasa (31/3).

Enam Mayat Pekerja Indonesia Ditemukan di Pantai Johor
Dunia
Enam Mayat Pekerja Indonesia Ditemukan di Pantai Johor

Enam mayat diduga pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ditemukan di Pantai Teluk C, Bandar Penawar, Kota Tinggi, Negara Bagian Johor, Malaysia, Minggu (20/9).

Sempat Molor Pendistribusian, Pimpinan DPRD Apresiasi Bansos Anies Tahap Kedua
Indonesia
Sempat Molor Pendistribusian, Pimpinan DPRD Apresiasi Bansos Anies Tahap Kedua

Nilai bansos paket sembako Pemprov DKI gelombang kedua sebesar Rp275 ribu.

Ketersedian Pangan Salah Satu “Jurus Ampuh” Lawan Corona
Indonesia
Ketersedian Pangan Salah Satu “Jurus Ampuh” Lawan Corona

Peringatan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) akan potensi defisit, kelangkaan, dan darurat pangan di tengah pandemi virus corona sangat beralasan.