Pemerintah Beri Subsidi ke Maskapai Penerbangan yang Tekor Akibat Corona Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - Pemerintah akan memberikan subsidi kepada maskapai penerbangan untuk menekan kerugian di tengah merebaknya wabah Virus Corona. Stakholder yang lain sudah setuju dengan usul itu.

"Bu Sri Mulyani (Menteri Keuangan) sudah setuju, nanti di-announce (diumumkan) akan ada subsidi dari pemerintah langsung mungkin ke operator maskapai, mungkin ke mana untuk tujuan-tujuan wisata," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada wartawan, Senin (17/2).

Baca Juga

DPR Desak Kemenkes Jangan Pasif Antisipasi Masuknya Virus Corona

Budi juga mengimbau pihak bandara serta maskapai penerbangan untuk memberikan potongan harga kepada penumpang. Dengan cara itu, industri pariwisata dalam negeri diharapkan bisa bergairah kembali.

"Sehingga kegairahan kita untuk mengisi ruang-ruang yang ditinggalkan oleh turis China bisa teratasi," kata dia.

Menhub Budi Karya melantik tujub pejabat Eselon 1 Kemenhub di Jakarta, Selasa (28/1/2020). (ANTARA/HO-Kemenhub)
Menhub Budi Karya melantik tujub pejabat Eselon 1 Kemenhub di Jakarta, Selasa (28/1/2020). (ANTARA/HO-Kemenhub)

Ia mengakui bahwa secara kualitatif penerapan kebijakan penundaan sementara penerbangan dari dan ke seluruh destinasi di wilayah Tiongkok memiliki dampak negatif pada industri penerbangan di Indonesia.

Meski demikian ia meyakini persoalan tersebut akan segera teratasi dengan kucuran subsidi secara langsung dari pemerintah yang ditargetkan mulai berlaku dalam waktu satu atau dua hari ini.

Baca Juga

DPR Sarankan Pemerintah Larang Turis Tiongkok ke Indonesia

"Itu nanti akan diumumkan dan itu InsyaAllah sudah berlaku dalam 1-2 hari ini sehingga kita dapat kemudahan dengan harga yang lebih murah," kata Budi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Banjir Jakarta Berjilid-jilid Mirip Sinetron, Anies Disarankan Lempar Handuk Putih
Indonesia
Banjir Jakarta Berjilid-jilid Mirip Sinetron, Anies Disarankan Lempar Handuk Putih

Ia menilai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak cakap dalam bekerja

Jokowi Ingin Rapid Test Warga Sesuai Standar WHO
Indonesia
Jokowi Ingin Rapid Test Warga Sesuai Standar WHO

Targetnya paling maksimal atau betul-betul bisa memenuhi standar WHO 30.000 tes per hari

Empat Terdakwa Kasus Jiwasraya Jalani Sidang Vonis Siang Ini
Indonesia
Empat Terdakwa Kasus Jiwasraya Jalani Sidang Vonis Siang Ini

"Insya Allah Senin 12 Oktober, kira-kira pukul 13.00 WIB, menerapkan protokol kesehatan secara ketat," kata Bambang

Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Ratusan Warga Dihukum Senam di Balai Kota Solo
Indonesia
Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Ratusan Warga Dihukum Senam di Balai Kota Solo

"Ada ratusan orang yang terjaring razia protokol kesehatan di dua lokasi. Lokasi tersebut di Plaza Manahan dan Balai Kota Solo," ujar Agus

BNPB Finalisasi Data 15 Hotel Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Corona
Indonesia
BNPB Finalisasi Data 15 Hotel Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Corona

Data hotel yang lagi dituntaskan BNPB ialah dari Pemprov DKI dan provinsi lain yang menjadi ruang inap pasien COVID-19.

Ahli Intelijen Ungkap Anarko Gunakan Isu Corona Serang Kelompok Kapitalis
Indonesia
Ahli Intelijen Ungkap Anarko Gunakan Isu Corona Serang Kelompok Kapitalis

Stanislaus mengatakan, mereka ini mereka memanfaatkan momentum adanya pandemi COVID-19 untuk eksis sesuai paham kelompoknya

Polisi Masih Selidiki Kasus Pemberian THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ
Indonesia
Polisi Masih Selidiki Kasus Pemberian THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kasus tersebut baru saja diterima penyidik

Mobil Berisi Tujuh Pasien COVID-19 Terbalik di Dekat Gerbang Tol Bogor 1
Indonesia
Demokrat: Sikap Puan Maharani Matikan Mikrofon Tak Sesuai Pancasila
Indonesia
Demokrat: Sikap Puan Maharani Matikan Mikrofon Tak Sesuai Pancasila

Video Ketua DPR Puan Maharani mematikan mikrofon saat anggota DPR Fraksi Demokrat Irwan berbicara viral di media sosial.

Mantan Komisioner Komnas HAM Bongkar Kegagalan Jokowi-Ma'ruf Selama 100 Hari Kerja
Indonesia
Mantan Komisioner Komnas HAM Bongkar Kegagalan Jokowi-Ma'ruf Selama 100 Hari Kerja

Natalius menilai pemerintahan Jokowi kebingungan memulai konsep program prioritas kerja periode 2019-2024