Pemerintah Beberkan Hampir 300 Kombatan ISIS Berpaspor Indonesia Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (MP/Venansius Fortunatus)

MerahPutih.Com - Pemerintah melalui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengungkapkan ada 1.276 warga negara Indonesia (WNI) eks anggota ISIS yang berada di Suriah dan sekitarnya.

Namun dari jumlah tersebut, hanya 297 dari mereka yang masih memiliki paspor dan data lengkap.

Baca Juga:

Pemerintah Identifikasi Anak-Anak yang Orang Tuanya Gabung ISIS

Yasonna mengatakan, pemerintah saat ini masih mendata WNI eks anggota ISIS yang berada di Suriah dan sekitarnya serta melakukan asesmen yang dibantu intelijen.

Ada 300 WNI simpatisan ISIS yang masih pegang paspor Indonesia
Ratusan eks WNI yang menjadi simpatisan ISIS kini masih terkatung-katung di Suriah (ANTARA FOTO/REUTERS/Rodi Said)/

"Ini nanti kita asess lagi, kita lihat seperti apa dia di sana, bagaimana dia di sana. Ini semua nanti akan bekerjasama dengan dunia intelijen di sana," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (25/2).

Yasonna mengatakan, meski WNI eks anggota ISIS tersebut memiliki paspor, namun pemerintah belum bisa memulangkan ke tanah air.

Sebab, pemerintah masih melakukan proses asesmen.

"Sementara kita tidak kembalikan ke Indonesia menunggu asesmen-asesmen yang secara mendalam terhadap masing-masing orang yang ada di sana," jelas dia.

Menurut dia, pemerintah lebih mementingkan keamanan 267 juta WNI yang berada di Indonesia dengan tidak memulangkan para terduga kombatan eks ISIS tersebut.

Mahfud mengatakan, berdasarkan data dari Central Inteligence Agency (CIA), ada 689 WNI yang sebagian besar terduga eks ISIS dan tersebar di Turki, Suriah, dan beberapa negara lain.

Meski demikian, pemerintah membuka opsi pemulangan anak-anak berusia di bawah 10 tahun yang turut dibawa orangtua mereka yang berstatus terduga eks ISIS.

"Tapi, kita lihat case by case (untuk pemulangan anak usia di bawah 10 tahun)," ucap Mahfud.

Yasonna menyebut, pemerintah akan melakukan pemantauan eks WNI ini dengan bekerjasama badan intelejen di Suriah.

"Ini nanti kita asess lagi, kita lihat seperti apa dia di sana, bagaimana dia di sana, ini semua nanti akan bekerjasama dengan dunia intelejen di sana," ucap politikus PDIP itu.

Pemerintah juga masih mengkaji pemulangan terhadap anak-anak eks WNI yang berusia di bawah 10 tahun. Sementara, wacana untuk memulangkan itu masih ditunda.

Baca Juga:

Berani Pulang ke Indonesia, Eks WNI Simpatisan ISIS Akan Diadili

"Yang buat transisi pertama kita mengecualikan anak-anak di bawah 10 tahun itu pun kita asess seperti apa. Jadi tindakannya sampai sekarang ditunda dulu tidak bisa masuk ke Indonesia," kata Yasonna.

"Dan kami berkoordinasi dengan pemerintahan di sana untuk betul-betul memberikan akses kepada kita, melakukan asessment kepada orang-orang yang terdata," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Daripada Cabut Kewarganegaraan, Imparsial Desak Pemerintah Pulangkan Simpatisan ISIS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Listrik Gratis dan Diskon Diperpanjang Hingga September
Indonesia
Listrik Gratis dan Diskon Diperpanjang Hingga September

Untuk masyarakat terpencil atau susah akses internet serta tidak memiliki akun whatsapp (WA), dengan mendatangi perangkat desa terdekat, kemudian meminta perangkat desa mencatat identitas pelanggan (ID) PLN.

Pandemi Corona Belum Berakhir, Omset Penjualan Batik di Pasar Klewer Solo Turun Drastis
Indonesia
Pandemi Corona Belum Berakhir, Omset Penjualan Batik di Pasar Klewer Solo Turun Drastis

Ia mengaku sejak dihantam pagebluk corona Pasar Klewer yang merupakan sentra batik terbesar di Solo lesu dan limpung.

Update Senin (14/9), Kasus Positif COVID di Indonesia Tembus 221 Ribu
Indonesia
Update Senin (14/9), Kasus Positif COVID di Indonesia Tembus 221 Ribu

update hingga Senin (14/9) ada tambahan 3.141 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 221.523 kasus positif.

Politikus Demokrat Nilai Anji dan Hadi Pranoto Tak Perlu Diproses Hukum
Indonesia
Politikus Demokrat Nilai Anji dan Hadi Pranoto Tak Perlu Diproses Hukum

Politisi Partai Demokrat menilai bahwa sikap main lapor polisi Muannas Alaidid itu berlebihan.

Mayjen Chairawan, Asisten Khusus Prabowo Tulis Buku Motivasi
Indonesia
Mayjen Chairawan, Asisten Khusus Prabowo Tulis Buku Motivasi

Mayjen TNI Purn Chairawan Nusjirwan yang merupakan Asisten Khusus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meluncurkan buku berjudul The Lessons of Life. Buku ini bertemakan motivasi.

Rapihkan Bukti, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kerumunan Petamburan
Indonesia
Rapihkan Bukti, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kerumunan Petamburan

Rencananya penyidik bakal memeriksa Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Al-Athos pada Senin (7/12) mendatang.

Menteri Agama Ingatkan Soal Kebhinekaan Indonesia
Indonesia
Menteri Agama Ingatkan Soal Kebhinekaan Indonesia

"Jumlah yang ada bukan untuk unjuk kekuatan, tapi untuk dioptimalkan dalam meneguhkan cinta kedamaian dan ketenangan dalam negara NKRI ini," pesan Menag.

KPU Solo Mulai Distribusikan Logistik Pilwakot Solo di 54 Kelurahan
Indonesia
KPU Solo Mulai Distribusikan Logistik Pilwakot Solo di 54 Kelurahan

Distribusi logistik ditagetkan selesai selama sehari.

Hari ini, Komandan Polda Metro Jaya Resmi Berganti
Indonesia
Hari ini, Komandan Polda Metro Jaya Resmi Berganti

Di penghujung hari sebagai Kapolda Metro Jaya, Nana Sudjana melakukan kunjungan ke Kampung Sehat Ketahanan Pangan di Kampung Ledug, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (19/11).

Ratusan Karyawannya Terpapar Corona, Pabrik Rokok Sampoerna Jadi Cluster Penyebaran COVID-19
Indonesia
Ratusan Karyawannya Terpapar Corona, Pabrik Rokok Sampoerna Jadi Cluster Penyebaran COVID-19

Sebelumnya, juga sudah ada meninggal dua orang meninggal pada 14 April lalu.