Pemeriksaan Ratu Tisha Dilanjutkan 4 Januari 2019 Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria. (BolaSkor.com/Muhammad Adiyaksa)

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha memenuhi panggilan Tim Satgas Antimafia Bola dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Dittipikor Polri di Gedung Ombudsman, Jakarta Selatan, Jumat (28/12).

Perempuan lulusan FIFA Master ini dicecar 23 pertanyaan oleh penyidik terakit kasus pengaturan skor di Liga Indonesia. Tisha mengaku akan kembali diperiksa pada 4 Januari 2019.

"Pemeriksaan jam 16.00 WIB sore, break 4 jam. Dikarenakan pemeriksaan hanya (total) 8 jam dan waktu terlalu larut, jadi tadi dari total 40 pertanyaan, 23 pertanyaan sudah dilontarkan. Sisa 17-nya nanti dilanjutkan lagi Jumat depan 4 Januari 2019, tidak usah menunggu lama-lama, itu habis sholat Jumat," ujar Tisha.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria. (BolaSkor.com/Muhammad Adiyaksa)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria. (BolaSkor.com/Muhammad Adiyaksa)

"Jadi itu tadi sudah dilontarkan 23 pertanyaan terkait mekanisme, komitmen, kesungguhan PSSI, intinya kami sangat berterima kasih dan apresiasi terhadap Kepolisian RI (Republik Indonesia) atas kerja sama ini, ini yang memang PSSI tunggu, karena kami memang tidak bisa sendirian dalam hal menegakkan sportivitas di olahraga. Juga hal-hal lain terkait sinkronisasi PSSI dan Polri."

"Kami juga kooperatif dalam penyelidikan yang dilakukan dan akan terus berkomitmen untuk sepak bola Indonesia lebih baik," kata Tisha menambahkan.

Tisha hadir di Gedung Bareskrim sekitar pukul 16.00 WIB. Sesaat setelah tiba, Tisha langsung menaiki lift untuk menemui tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola.

Puluhan awak media telah berdatangan di Gedung Ombudsman sejak pukul 13.00 WIB. Mereka menunggu di lobi gedung selama berjam-jam untuk menunggu pemeriksaan kepada Tisha selesai.

Sekitar pukul 22.00 WIB, pemeriksaan kepada Tisha telah selesai dan yang bersangkutan meladeni tanya jawab wartawan. Lulusan FIFA Master ini kemudian memberikan beberapa pernyataan.

Sebelumnya, Bareskrim Polri melalui Satgas Anti Mafia Bola sudah memeriksa beberapa stakeholders sepak bola Indonesia juga sudah, antara lain manajer Madura FC Januar Hermanto, Sekjen BOPI Andreas Marbun, Ketua BOPI Richard Sambera, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

Lalu, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Berlinton Siahaan dan Chief Operating Officer (COO) Tigor Shalomboboy, serta Ketua Komisi Disiplin PSSI, Asep Edwin.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria. (BolaSkor.com/Muhammad Adiyaksa)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria. (BolaSkor.com/Muhammad Adiyaksa)

Adapun, Satgas Anti Mafia Bola sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka, atas laporan mantan manajer klub Liga 3 Persibara Banjanegara, Laskmi Indrayani, terhadap pengaturan skor di kasta terendah kompetisi sepak bola Indonesia tersebut.

Mereka adalah Priyanto (mantan anggota Komisi Wasit PSSI) dan Anik Yuni Artika Sari (wasit futsal). Keduanya ditangkap pada 24 Desember 2018.

Kemudian, Johar Lin Eng (Anggota Exco PSSI) yang ditangkap pada 27 Desember 2018. Lalu ada Dwi Irianto alias Mbah Putih (mantan Ketua Asprov PSSI DIY) yang ditangkap pada Jumat (28/12). (*/Bolaskor)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH