Pemeriksaan Arus Balik Berlangsung Sampai Akhir Mei Pemeriksaan dokumen pemudik. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kepolisian menetapkan, pos pemeriksaan arus balik menuju Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan beroperasi hingga akhir Mei 2021.

"Kita akan laksanakan paling tidak hingga tujuh hari pertama atau nanti menunggu kebijakan apakah hingga akhir Mei," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Sabtu (15/5).

Baca Juga:

Polisi Siapkan 106 Cek Point Arus Balik

Masyarakat yang akan kembali ke wilayah hukum Polda Metro Jaya usai pulang mudik dari luar kota sebaiknya membawa surat bebas COVID-19 dan hasil tes antigen.

Hal itu, kata Sambodo, untuk memudahkan perjalanan ketika masyarakat akan kembali ke wilayah Jabodetabek usai mudik dari luar kota.

"Sehingga ketika ada pemeriksaan dia tinggal tunjukkan kalau sudah kita tidak akan periksa," katanya.

Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo. (Foto: Kanugrahan)
Dirlantas Polda Metro Jaya Sambodo. (Foto: Kanugrahan)

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 12 titik pos pemeriksaan surat bebas COVID-19 bagi pemudik yang hendak kembali ke Jakarta.

Adapun lokasi pos pemeriksaan surat bebas COVID-19, yakni:

1. Area parkir KM 34B Cibatu Tol Cikampek arah Jakarta.2. Terminal Kalideres.3. Terminal Pulogebang.4. Kebon Nanas, Kota Tangerang.5. Jatiuwung, Kota Tangerang.6. Kantor Dishub Batuceper, Kota Tangerang.7. Jalan Raya Rengas-Lemahabang, Kabupaten Bekasi.8. Pos Sasak Jarang, Kota Bekasi.9. Pos Tomyang, Kota Bekasi.10. Jalan Raya Parung, Ciputat, Bojongsari, Depok.11. Jalan Raya Bogor di SPBU Cilangkap.12. Jalan Gatot Subroto, Bitung, Tangerang Selatan. (Knu)

Baca Juga:

Warga Jakarta Dilarang Berwisata ke Banten

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kata Gubernur Bengkulu Usai Diperiksa KPK Terkait Kasus Edhy Prabowo
Indonesia
Kata Gubernur Bengkulu Usai Diperiksa KPK Terkait Kasus Edhy Prabowo

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah rampung diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benur.

COVID Melonjak, Menag Perintahkan Anak Buah Dekati Tokoh Agama Kurangi Kegiatan
Indonesia
COVID Melonjak, Menag Perintahkan Anak Buah Dekati Tokoh Agama Kurangi Kegiatan

Ketentuan penyelenggaraan ibadah di rumah ibadah, serta pembelajaran di lembaga pendidikan agama dan keagamaan pada masa pandemi masih berlaku,

Bahas Utang PLN, DPR Bakal Gelar Rapat Gabungan
Indonesia
Bahas Utang PLN, DPR Bakal Gelar Rapat Gabungan

Masalah ini harus segera ditanggapi serius karena sesuai perhitungan, apabila tak dibayarkan, PLN akan segera mengalami kebangkrutan.

Polisi Musnahkan Narkoba Seberat 1,2 Ton dari Jaringan Timur Tengah
Indonesia
Polisi Musnahkan Narkoba Seberat 1,2 Ton dari Jaringan Timur Tengah

Kejahatan narkoba tergolong kejahatan luar biasa dan menjadi ancaman generasi muda.

7 Persen Warga Tetap Ingin Mudik, Zona Merah COVID-19 Harus Diantisipasi
Indonesia
7 Persen Warga Tetap Ingin Mudik, Zona Merah COVID-19 Harus Diantisipasi

Seluruh gubernur, maupun bupati/walikota segera melakukan pembentukan dan mengoptimalkan posko COVID-19 dalam mengantisipasi tradisi mudik.

Rusia Nyatakan Siap Pasok Vaksin Sputnik V untuk Indonesia
Indonesia
Rusia Nyatakan Siap Pasok Vaksin Sputnik V untuk Indonesia

Rusia kembali menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam memasok vaksin COVID-19 Sputnik V.

29 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Teridentifikasi
Indonesia
29 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air Teridentifikasi

"Update teridentifikasi kami telah melakukan identifikasi sebanyak 29 korban, dan 15 di antaranya sudah diserahkan ke keluarga," tutur Hery di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (18/1).

Mabes Polri Ungkap Eksekutor Kebiri Kimia Terhadap Pelaku Kejahatan Seksual Anak
Indonesia
Mabes Polri Ungkap Eksekutor Kebiri Kimia Terhadap Pelaku Kejahatan Seksual Anak

Ia menyampaikan pihaknya nanti akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait penggunaan aturan kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual di bawah umur.

Akses SIM Online Tersendat, Polisi Sebut Karena Antrean
Indonesia
Akses SIM Online Tersendat, Polisi Sebut Karena Antrean

Korlantas pun memberikan alasan yang menjadi penyebab susahnya masyarakat mendownload atau masuk dalam aplikasi Digital Korlantas Polri.