Pemeriksaan Anies di KPK Tak Berpengaruh pada Elektabilitas Jadi Capres Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohammad Taufik. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Rabu (7/9), untuk dimintai keterangan atas kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E.

Menyikapi pemeriksaan Anies tersebut, anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohammad Taufik berpendapat, pemanggilan Anies oleh lembaga antirasuah tersebut tak berpengaruh pada elektabilitas Anies menjadi calon presiden (capres) 2024.

"Enggak ada pengaruhnya," ujar M Taufik di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/9).

Baca Juga:

KPK Pastikan Tak Istimewakan Anies Baswedan

Eks Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra ini juga menanggapi santai ada pendapat bahwa pemeriksaan Anies di KPK ini sebagai langkah penjegalan menjadi capres nanti. Menurutnya, hal tersebut merupakan hak pendapat masyarakat.

"Ya gak apa-apa kalau orang berpandangan kayak gitu," urainya.

M Taufik pun menyakini, KPK akan bekerja sesuai tugas dan fungsinya dalam mendalami perkara dugaan korupsi ajang balap mobil listrik tersebut.

"Kita positive thinking saja pada KPK bahwa KPK akan menilai Pak Anies seobjektif mungkin," ungkapnya.

Baca Juga:

Anggota DPRD DKI Minta Anies Gratiskan Transportasi Publik di Jakarta

Seperti diketahui, Gubernur Anies Baswedan memenuhi panggilan Komisi pemberantasan korupsi (KPK) pada Rabu (7/9), sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun, Anies tak banyak bicara saat tiba di gedung KPK. Orang nomor satu di ibu kota itu hanya mengucap kata "terima kasih" kepada awak media dan mengancungkan jempol. (Asp)

Baca Juga:

Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kader DPR Fraksi PDIP Wajib Bagi Sembako Bergambar Puan, Rudy: Solo Belum Ada Perintah
Indonesia
Kader DPR Fraksi PDIP Wajib Bagi Sembako Bergambar Puan, Rudy: Solo Belum Ada Perintah

DPP PDI Perjuangan menginstruksikan anggota DPR Fraksi PDIP untuk membagi-bagikan sembako di daerah pemilihan masing-masing dengan menggunakan tas bergambar Ketua DPR Puan Maharani di masa reses.

TNI Gelar Acara Bakar Batu dan Berbagi Sembako di Distrik Tima
Indonesia
TNI Gelar Acara Bakar Batu dan Berbagi Sembako di Distrik Tima

"Kegiatan bakar batu ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, doa bersama dan kebersamaan kami di daerah penugasan pegunungan tengah papua khususnya di daerah Distrik Tima," kata Danpos Tima Satgas Yonif Mekanis 203/AK Lettu Inf Rio Justin

Bandara Adi Soemarmo Hapus Syarat Tes PCR dan Antigen untuk Penumpang
Indonesia
Bandara Adi Soemarmo Hapus Syarat Tes PCR dan Antigen untuk Penumpang

Hal itu ditindak lanjuti PT Angkasa Pura I selaku operator Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, dengan menutup layanan tes PCR untuk penumpang pesawat.

Jokowi Sebut 323 Juta Orang Terancam Hadapi Kerawanan Pangan Akut
Indonesia
Jokowi Sebut 323 Juta Orang Terancam Hadapi Kerawanan Pangan Akut

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan negara G7 dan G20 untuk bersama-sama mengatasi krisis pangan yang saat ini mengancam rakyat di negara-negara berkembang jatuh ke jurang kelaparan dan kemiskinan ekstrem.

Menko Airlangga Sebut Sektor Industri Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional
Indonesia
Menko Airlangga Sebut Sektor Industri Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional

Sektor industri yang mandiri dan berdaulat menjadi kekuatan ekonomi Indonesia, sehingga pemerintah berkomitmen mengarahkan pembangunan sektor industri kepada prinsip tersebut

KPK Kantongi Bukti Lukas Enembe Cuci Uang di Kasino Singapura
Indonesia
KPK Kantongi Bukti Lukas Enembe Cuci Uang di Kasino Singapura

KPK mengantongi bukti dan informasi dugaan penyamaran atau penyembunyian hasil tindak pidana korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe.

Masa Kampanye Dipersingkat, KPU Harus Kerja Keras Distribusikan Logistik Pemilu 2024
Indonesia
Masa Kampanye Dipersingkat, KPU Harus Kerja Keras Distribusikan Logistik Pemilu 2024

Durasi waktu kampanye yang dipersingkat tak perlu lagi dipolemikkan.

Angka Kematian Pasien COVID-19 di Yogyakarta Masih Tinggi
Indonesia
Angka Kematian Pasien COVID-19 di Yogyakarta Masih Tinggi

angka kematian pasien COVID-19 di kota Gudeg masih tinggi berbanding terbalik dengan penurunan jumlah kasus.

Pakar Tata Kota Harap DKI Prioritaskan Persoalan Polusi Udara seperti Banjir
Indonesia
Pakar Tata Kota Harap DKI Prioritaskan Persoalan Polusi Udara seperti Banjir

Kualitas udara ibu kota menjadi yang terburuk di dunia versi lembaga data kualitas udara IQ Air.

DPR Duga Kasus COVID-19 Naik Karena Pelonggaran Aturan
Indonesia
DPR Duga Kasus COVID-19 Naik Karena Pelonggaran Aturan

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani meminta pemerintah agar menyiapkan langkah antisipatif penanganan COVID-19 yang mulai meningkat dalam sepekan ini.