Pemenuhan Hak dan Kesehatan Anak Harus Jadi Fokus Utama Penanganan Korban Banjir Para pengungsi di Rusunawa Jatinegara Barat. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

MerahPutih.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susianah Affandy memberikan rekomendasi dalam pengawasan pemenuhan hak anak korban banjir dan tanah longsor.

KPAI merekomendasikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkoordinasikan kepada pemerintah daerah agar menyediakan sarana dan prasarana untuk ibu dan anak.

Baca Juga:

Rumah Warga di Cipinang Melayu 'Dibanjiri' Sampah

Sarana prasarana antara lain Pojok ASI, fasilitas toilet dan air bersih yang dipisahkan antara laki-laki dan perempuan, ruangan privasi bagi anak perempuan di tempat pengungsian selama tahap darurat.

"Agar Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta elemen masyarakat lainnya segera menyelenggarakan kegiatan psikososial dan kegiatan yang mendukung kembalinya fungsi sosial bagi anak-anak korban bencana banjir dan tanah longsor," kata dia dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Jumat (3/1).

Selain itu, pemerintah direkomendasikan memastikan akses listrik bagi warga terdampak banjir untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta tidak menganggu tumbuh kembang anak di saat terjadinya bencana. Dalam kondisi gelap gulita, anak kerap mengalami ketakutan dan khawatir serta tidak bisa belajar.

Anak-anak bermain di halaman Sekolah Dasar Negeri 07 Rawajati, Jakarta, Jumat (3/1/2020). SDN 07 Rawajati menjadi salah satu posko pengungsi sejak banjir merendam sebagian wilayah ibu kota pada Rabu (1/1/2020). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Anak-anak bermain di halaman Sekolah Dasar Negeri 07 Rawajati, Jakarta, Jumat (3/1/2020). SDN 07 Rawajati menjadi salah satu posko pengungsi sejak banjir merendam sebagian wilayah ibu kota pada Rabu (1/1/2020). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Kementerian Kesehatan juga diharap memberikan edukasi kesehatan keluarga tentang self care, yakni bagaimana melindungi diri di musim hujan, memberikan pemahaman tentang banjir dan bencana lainnya.

"Keluarga harus mendapatkan edukasi tentang hipotermia dan adaptasi diri dalam perubahan cuaca. Edukasi kesehatan keluarga diharapkan dapat melindungi anak-anak di bidang kesehatan," jelas dia.

Baca Juga:

Program Normalisasi Anies Diragukan, Pengamat: Mengapa Banjir Tak Berkurang?

KPAI juga meminta agar Kemenkes memberikan edukasi kesehatan keluarga tentang perawatan dan perlindungan diri di musim hujan, termasuk soal banjir dan bencana lainnya.

"Edukasi kesehatan keluarga diharapkan dapat melindungi anak-anak di bidang kesehatan," tambah dia.

Selain itu, untuk Kemendagri dan kementerian terkait lainnya, KPAI meminta agar masyarakat diminta kemudahan dalam mengurus dokumen penting anak yang rusak dalam bencana banjir dan tanah longsor. (Knu)

Baca Juga:

Praktisi Hukum: Gegara Banjir, Anies Bisa Dimakzulkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pernah Sembuh COVID-19, Anies Donor Darah Plasma Konvalesen
Indonesia
Pernah Sembuh COVID-19, Anies Donor Darah Plasma Konvalesen

Anies Baswedan telah melaksanakan donor darah plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta.

Usai Borong Makanan, Massa GPI Injak Produk dan Foto Presiden Prancis
Indonesia
Usai Borong Makanan, Massa GPI Injak Produk dan Foto Presiden Prancis

"Setelah belanja, mereka sempat menginjak-injak makanan dan minumannya. Ada tiga kardus minuman botol dan ciki-cikian," beber Nandar.

Indonesia Masuk Jajaran Negara dengan Tingkat Kematian Akibat COVID-19 Tertinggi di Dunia?
Indonesia
Indonesia Masuk Jajaran Negara dengan Tingkat Kematian Akibat COVID-19 Tertinggi di Dunia?

Saat ini, Indonesia memiliki 3.656 kasus kematian (4,75%) akibat COVID-19 dari jumlah 76.981 penderita.

Kapolda Metro Jaya Pastikan Perayaan Idul Adha di Jakarta Aman
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Pastikan Perayaan Idul Adha di Jakarta Aman

Nana menuturkan, jumlah personel gabungan TNI dan Polri ada 3.327 yang diturunkan memantau pos pengamanan dan pantau.

Mobil PCR yang Dipersoalkan Risma Ternyata Bukan untuk Pemkot Surabaya
Indonesia
Mobil PCR yang Dipersoalkan Risma Ternyata Bukan untuk Pemkot Surabaya

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur juga telah bersurat kepada Gugus Tugas Pusat pada tanggal 11 mei 2020 untuk permohonan dukungan percepatan penegakkan diagnosis Covid 19.

Jadi Episentrum COVID-19, Jakarta Diminta Segera Dilockdown
Indonesia
Jadi Episentrum COVID-19, Jakarta Diminta Segera Dilockdown

Pemerintah harus memperhatikan rakyat kecil

WHO: Anak 12 Tahun ke Atas Harus Gunakan Masker seperti Orang Dewasa
Dunia
WHO: Anak 12 Tahun ke Atas Harus Gunakan Masker seperti Orang Dewasa

Sedangkan anak usia 6 - 11 tahun harus menggunakan masker dengan prosedur berbasis risiko.

 Sebar Hoaks Virus Corona, Seorang WNI Dipenjara di Malaysia
Dunia
Sebar Hoaks Virus Corona, Seorang WNI Dipenjara di Malaysia

Bukan hanya dipenjara, WNI yang berjenis kelamin perempuan itu juga didenda sebesar Rp3,2 juta oleh Pengadilan Magistrate di Kuala Lumpur, pada Jumat, (21/2).

Diduga Terseret Skandal Bansos, Gibran: Tangkap Saja Kalau Ada Bukti
Indonesia
Diduga Terseret Skandal Bansos, Gibran: Tangkap Saja Kalau Ada Bukti

"Tangkap saja kalau ada bukti jelas," jawab Gibran.

Nasdem DKI: Jakarta tak Dilirik Investor Jika Kerap Banjir
Indonesia
Nasdem DKI: Jakarta tak Dilirik Investor Jika Kerap Banjir

Jika persoalan banjir ini teratasi diyakini para pengusaha mau berinvestasi ke DKI.