Pemda DIY Siapkan Koneksi Wifi dan Promo Program Work From Jogja Tugu Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah mempersiapkan jaringan koneksi internet untuk merealisasikan program Work From Jogja yang digagas oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno.

Dinas Pariwisata DIY juga tengah menyiapkan sejumlah insentif bagi para wisatawan yang melakukan kegiatan kerja dari Yogyakarta.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menargetkan, program ini akan dimulai pada Juli 2021.

Baca Juga:

Warga Pralansia di DIY Mulai Dapat Vaksinasi COVID-19

"Target bulan Juli, ini bulan Juni kita sedang proses," tegas Singgih di Yogyakarta, Kamis (10/6).

Sebelum konsep wisata tersebut didorong Menparekraf, sejumlah hotel di DIY telah menggagas paket work from hotel untuk menarik wisatawan atau pengunjung dari kalangan pekerja.

Mulai dari suasana hingga koneksi internet, kata dia, telah disiapkan para pengelola hotel agar nyaman disinggahi para pengunjung sebagai tempat bekerja.

"Apalagi koneksi internet di Yogyakarta saya rasa tidak ada hambatan. Yogyakarta saya kira punya potensi karena bisa ditempuh dengan moda apa pun," ujar Singgih.

 Lokasi wisata kuliner yang asyik untuk tempat kerja di Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)
Lokasi wisata kuliner yang asyik untuk tempat kerja di Yogyakarta. (Foto: MP/Teresa Ika)

Selain hotel, Singgih menuturkan, desa wisata yang ada di DIY juga cukup potensial sebagai destinasi bagi para pekerja. Apalagi di desa wisata pada umumnya terdapat home stay atau bisa dimanfaatkan sebagai ruang kerja yang nyaman.

Selain koneksi internet, pemda juga tengah mendorong pelaku pariwisata, tempat wisata dan hotel untuk menerapkan protokol kesehatan secara baik saat program itu berjalan.

Menurutnya, sudah ada 269 usaha pariwisata di DIY yang sudah bersertifikat CHSE (Clean, Health, Safety and Environment).

"Kalau belum tersertifikasi belum boleh buka, sehingga ini akan membuka satu kesempatan atau kepercayaan diri dari para wisatawan atau para pebisnis yang ingin melakukan Work From Jogja," tegas Singgih.

Baca Juga:

Demi Work From Bali, Pemerintah Perketat Prokes Kawasan Wisata

Sementara itu, Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (Sekda DIY) Kadarmanta Baskara Aji menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan sejumlah insentif, promo, dan diskon untuk menarik wisatawan.

Salah satu di antaranya dapat berwujud insentif menonton pertunjukan bagi setiap wisatawan yang menginap di hotel. Selain itu, insentif bisa berbentuk souvenir, kupon potongan harga dan tiket masuk tempat wisata.

"Kerjanya kan siang, malam kami berikan insentif misalnya pertunjukan Ramayana atau apa. Bisa juga kami beri voucer makan di Malioboro, misal pecel lele. Tidak dithutuk (dipukul dengan harga yang terlalu tinggi), tapi justru didiskon," kata dia.

Ia berharap, sinergi yang tercipta ini tak sekadar mendukung sektor pariwisata saja, melainkan juga sektor pendidikan di DIY. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Work From Bali Bertujuan Bangkitkan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tanggapi Sinis Wacana PSBB Total, PDIP Sebut Tak Boleh Grasa-grusu dan Pencitraan
Indonesia
Tanggapi Sinis Wacana PSBB Total, PDIP Sebut Tak Boleh Grasa-grusu dan Pencitraan

Rencana penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total di Jakarta menuai polemik.

Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa di Sulbar Kini Capai 34 Orang
Indonesia
Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa di Sulbar Kini Capai 34 Orang

Sampai saat ini jaringan listrik juga masih padam

Tragedi di Waduk Kedung Ombo, Bapas Upayakan Hukuman Diversi pada Nahkoda Kapal
Indonesia
Tragedi di Waduk Kedung Ombo, Bapas Upayakan Hukuman Diversi pada Nahkoda Kapal

"Proses diversi baru bisa kami dilaksanakan setelah ada uang duka dari pihak GTH kepada pihak keluarga sembilan korban," ujar Kasi Bimbingan Klien Anak Bapas Surakarta, Saptiroch Mahanani, Selasa (25/5).

Kepemimpinan Firli, Implikasi UU Baru dan Runtuhnya Integritas KPK
Indonesia
Kepemimpinan Firli, Implikasi UU Baru dan Runtuhnya Integritas KPK

Belum usai masalah kecolongan barang bukti emas seberat 1,9 kilogram oleh pegawai dan dugaan kebocoran informasi penggeledahan di Kantor PT Jhonlin Baratama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali diterpa persoalan.

Kantor Bupati Nganjuk Hingga Camat Digeledah Bareskrim Terkait Kasus Suap
Indonesia
Kantor Bupati Nganjuk Hingga Camat Digeledah Bareskrim Terkait Kasus Suap

Djoko tak mengungkapkan barang-barang apa saja yang diamankan

Jelang Haornas 2020, Kemenpora Gelar Workshop IPTEK Olahraga
Indonesia
Jelang Haornas 2020, Kemenpora Gelar Workshop IPTEK Olahraga

Terdapat beberapa pakar keolahragaan yang menjadi panelis

Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Bukti Negara Tak Hadir Melindungi Warga
Indonesia
Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Bukti Negara Tak Hadir Melindungi Warga

"Kelompok MIT ini sudah beberapa kali melakukan aksi teror dengan memenggal kepala orang yang dianggap sebagai musuh," jelas Stanislaus

Jakarta Cetak Rekor Provinsi Paling Demokratis Se-Indonesia, Ini Kata Anies
Indonesia
Jakarta Cetak Rekor Provinsi Paling Demokratis Se-Indonesia, Ini Kata Anies

Angka DKI juga sekaligus memecahkan rekor angka IDI tertinggi selama 11 tahun perhitungannya.

Said Iqbal dan Andi Ghani Bakal Ajukan Judicial Review, Dikawal 400 Buruh
Indonesia
Said Iqbal dan Andi Ghani Bakal Ajukan Judicial Review, Dikawal 400 Buruh

Puluhan peserta aksi buruh bakal berunjuk rasa di sekitar Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (2/11).

Pimpinan Komisi III Dukung Perluasan Pembatasan Orang Asing Masuk Indonesia
Indonesia
Pimpinan Komisi III Dukung Perluasan Pembatasan Orang Asing Masuk Indonesia

Memang sudah saatnya ada kebijakan seperti yang dikeluarkan Kemenkumham