Pemda DIY Siapkan Dana Rp246 Miliar Untuk Penanganan Darurat Corona Sekretaris Daerah Pemda DIY Baskara Aji (MP/Teresa Ika)

MerahPutih.Com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan dana sebesar Rp246 Miliar untuk penanganan tanggap darurat virus Corona. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai beberapa rencana aksi TIM Gugus Tugas Penanganan Convid-19 wilayah DIY.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY, Biwara Yuswantana menjelaskan dana tersebut terkumpul dari dana tak terduga ditambah dengan realokasi dari APBD DIY.

Baca Juga:

Luhut Sebut Larangan Mudik Mulai Berlaku 24 April 2020

"Pos yang paling banyak di realokasi adalah kegiatan fisik yang belum ada tandatangan kontrak atau yang masih bisa ditunda. Kita alihkan untuk dana kegiatan penanganan darurat Corona," ujar Biwara di kompleks Kepatihan Yogyakarta Selasa (21/4).

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 DIY Biwara Yuswantana
Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY, Biwara Yuswantana (MP/Teresa Ika)

Sekretaris Daerah Pemda DIY Baskara Aji menambahkan ada tiga bidang prioritas utama penanganan Covid – 19 yaitu kesehatan, ekonomi dan sosial.

Di bidang kesehatan, Pemda memfokuskan pada kegiatan pengadaan rapid test , Alat Pelindung Diri (APD), serta insentif untuk para Nakes yang menangani Covid–19.

"Untuk prioritas pemeriksaan adalah para nakes dan orang-orang yang memang dipandang rentan terhadap penularan,” ujar Aji.

Selain pengadaan sendiri, Pemda DIYturut meminta bantuan dari pusat untuk bantuan APD dan alat rapid test dan PCR.

Pada sektor ekonomi, Aji mengungkapkan, Pemda DIY mengupayakan agar ekonomi tidak terpuruk namun juga protokol kesehatan tidak dilanggar.

Pemerintah memberi izin terhadap sektor-sektor tertentu untuk tetap beroperasi meskipun dengan pembatasan-pembatasan khusus sesuai protokol kesehatan pencegahan Convid-19. Selain itu Pemda turut akan melakukan sejumlah tindakan guna menstabilkan harga sejumlah komoditas yang naik.

Operasi pasar Bulog untuk bantu masyarakat yang terdampak corona
Operasi pasar Bulog bersama Pemda DIY.(MP/Teresa Ika)

"Saat ini, beberapa komoditas pasar justru mengalami peningkatan permintaan. Akan kami lakukan beberapa kegiatan untuk bisa menstabilkan perekonomian masyarkat. Misalnya Operasi pasar," tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga ini.

Untuk penangan sosial, Aji menjelaskan, Pemda DIY akan memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak corona seperti warga miskin, warga yang dirumahkan dan kena PHK.

Bansos yang dicanangkan berasal dari berbagai sumber dana yaitu, Dana Desa, APBD Kabupaten dan Kota, APBD DIY, Danais, serta dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga:

Jokowi Melarang Warga Mudik, Demokrat: Sangat Terlambat

"Jumlah bantuan sama yaitu sebesar Rp600 ribu. Sekarang kami sedang menghitung dan mencocokan data siapa saja yang berhak dapat bansos. Supaya tidak ada yang dapat doubel," tuturnya.

Dengan fokus tersebut diharapkan mampu mengendalikan persebaran Virus Corona serta menstabilkan kondisi perekonomian di DIY.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta.

Baca Juga:

PDIP Sebut Data Penerima Sembako dari Pemprov DKI Bermasalah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jika Reuni 212 Tetap Digelar, Epidemiolog UGM Yakin Kasus COVID-19 Terus Meroket
Indonesia
Jika Reuni 212 Tetap Digelar, Epidemiolog UGM Yakin Kasus COVID-19 Terus Meroket

Pemerintah harus terus melarang kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan

Dipinjami Rp1,7 Triliun Tangani Banjir, Pemprov DKI Diminta Bekerja Cepat dan Taktis
Indonesia
Dipinjami Rp1,7 Triliun Tangani Banjir, Pemprov DKI Diminta Bekerja Cepat dan Taktis

Anggaran pengadaan lahan sebesar Rp552 miliar itu akan digunakan untuk membebaskan lahan proyek normalisasi sungai seluas 89.345 meter persegi di Ciliwung, Sunter, Pesanggrahan, Angke, dan Jatikramat.

Update COVID-19 Nasional Rabu (29/7): Pasien Positif Bertambah 2.381 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Nasional Rabu (29/7): Pasien Positif Bertambah 2.381 Kasus

Angka tersebut mengingatkan semua pihak bahwa Indonesia masih berada pada kondisi yang krisis

7 Kali Guguran Lava, Boyolali Diguyur Hujan Abu Vulkanik
Indonesia
7 Kali Guguran Lava, Boyolali Diguyur Hujan Abu Vulkanik

Yang membedakan aktivitas merapi pada Sabtu ini adalah munculnya satu awan panas guguran pada pukul 08.45 WIB. Kemudian untuk jarak luncur guguran lava maksimum 500 meter.

BNPB Finalisasi Data 15 Hotel Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Corona
Indonesia
BNPB Finalisasi Data 15 Hotel Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Corona

Data hotel yang lagi dituntaskan BNPB ialah dari Pemprov DKI dan provinsi lain yang menjadi ruang inap pasien COVID-19.

Salah Satu Pesepeda Viral yang Masuk Tol Minta Maaf, Ngaku Capek dan Bingung
Indonesia
Salah Satu Pesepeda Viral yang Masuk Tol Minta Maaf, Ngaku Capek dan Bingung

Setelah mengetahui masuk tol, rombongan Sutrisno tidak balik arah

Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!
Indonesia
Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!

"Iya, benar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo

Ini Pesan Khusus Ma'ruf Amin ke Sang Anak di Hari Pencoblosan
Indonesia
Ini Pesan Khusus Ma'ruf Amin ke Sang Anak di Hari Pencoblosan

Calon wali kota Tangsel nomor urut dua Siti Nur Azizah meminta restu pada ayahnya, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin.

Larangan Mudik, Penutupan Tol Solo-Ngawi Tunggu Perintah Kemenhub
Indonesia
Larangan Mudik, Penutupan Tol Solo-Ngawi Tunggu Perintah Kemenhub

Penutupan jalan Solo-Ngawi sebagai tindak lanjut larangan mudik di tengah pandemi COVID-19 masih menunggu perintah resmi dari Kementerian Perhubungan

Polisi Selidiki Penjambretan terhadap Pesepeda di Kawasan Medan Merdeka Barat
Indonesia
Polisi Selidiki Penjambretan terhadap Pesepeda di Kawasan Medan Merdeka Barat

Korban kebetulan berpangkat kolonel tengah bersepeda di kawasan Medan Merdeka Barat.