Pemda DIY Batasi Pembukaan Destinasi Wisata Jogja masih batasi wisatawan (Foto: UnsplashAgto Nugroho)

PEMDA DIY masih membatasi pembukaan sektor pariwisata dalam beberapa waktu ke depan. Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan dirinya merasa keberatan jika sektor pariwisata dibuka total dikarenakan risikonya yang terlalu besar.

Sultan mengimbau kepada pemimpin daerah untuk membuka bertahap destinasi wisata agar kasus COVID-19 di wilayahnya tetap terkontrol.

Baca juga:

Kajoetangan, Sisi Lain Sejarah di Malang

"Jadi silahkan kalau mau buka, tapi secara bertahap. Saya berharap bisa dilihat relevansinya. Dan yang terpenting risiko-risikonya harus sudah diminimalisir, karena yang berkunjung tidak hanya orang Jogja, tapi juga dari luar Jogja,” kata Sri Sultan melalui keterangan pers di Yogyakarta, Rabu (29/07).

Pantai Parangtritis (Foto: MP/Teresa Ika)
Pantai Parangtritis (Foto: MP/Teresa Ika)

Sri Sultan pun menegaskan, dirinya tidak ingin DIY ada pengalaman seperti negara-negara lain yang mengalami serangan kedua COVID-19, di mana beberapa tempat publik baru dibuka sudah harus ditutup lagi.

“Risiko-risiko semacam ini yang kita hindari agar tidak repot di belakangnya. Kalau sudah aman, nyaman, dan masyarakat terdidik dengan lebih baik, baru nanti kita perluas lagi,” kata Sri Sultan.

Sementara itu Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Hary Sukmono mengatakan antusiasme warga untuk berwisata ke Gunung Kidul cukup tinggi. Padahal pihaknya baru membuka beberapa destinasi wisata secara terbatas.

Baca juga:

Menangkap Golden Sunrise dari 'Negeri di Atas Awan'

Berdasarkan catatan Pemkab Gunung Kidul, Sebanyak 100.089 wisatawan mengunjungi 25 destinasi wisata di Kabupaten Gunung Kidul. Jumlah tersebut merupakan akumulasi kunjungan wistaa sejak 22 Juni hingga minggu lalu.

Goa Pindul di Gunung Kidul Yogyakarta (Foto: MP/Teresa Ika)
Goa Pindul di Gunung Kidul Yogyakarta (Foto: MP/Teresa Ika)

"25 destinasi wisata yang diujicoba terbatas untuk umum mulai dari sektor pantai, penggunungan, susur sungai dan goa alam. Kebanyakan yang datang warga DIY dan kabupaten di sekitar DIY," jelas Hary.

Sekitar 80 persen dari total pelancong mengunjungi pantai. Mereka hendak melepas penat dan bosan usai berbulan-bulan berdiam diri di rumah.

Kunjungan wisatawan tersebut, mampu menyetor Rp842,98 juta ke kas Pemkab. Namun pihaknya tidak menargetkan jumlah kunjungan wisatawan selama masa pandemi.

Sebaliknya Pemkab menekankan pelaku wisata dan jasa usaha pariwisata menerapkan protokol kesehatan secara ketat, supaya tidak menyebabkan klaster baru dari pariwisata. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca juga:

27 Juli 2020 Gedung Sate Genap Berusia 100 Tahun

  • LAINNYA DARI MERAH PUTIH
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bipang Halal Khas Pasuruan
Kuliner
Bipang Halal Khas Pasuruan

Memiliki cita rasa renyah, manis dan wangi.

Negeri Aing Surganya Es Krim Legendaris
Kuliner
Negeri Aing Surganya Es Krim Legendaris

Deretan es krim legendaris berusia lebih tua dari kamu.

Tari Barong, Pertunjukan Mistis ala Negeri Aing
Tradisi
Tari Barong, Pertunjukan Mistis ala Negeri Aing

Biarpun terkesan arkaik, hal-hal mistis itu justru jadi hal menarik di negeri aing.

Siapa Si Buta Dari Gua Hantu?
Indonesiaku
Siapa Si Buta Dari Gua Hantu?

Si Buta Dari Gua Hantu garapan Ganesh TH. "Inilah perbuatan Si Raja Gagak bersarang di air terjun 'Gua Hantu' di atas gunung sana"

Tujuan Wisata Favorit Ungkap Kepribadianmu
Indonesiaku
Tujuan Wisata Favorit Ungkap Kepribadianmu

Para ahli menjelaskan anggapan kepribadian orang bisa dilihat dari tujuan wisata favoritnya.

Micin Bikin Bodoh, Benarkah?
Kuliner
Micin Bikin Bodoh, Benarkah?

Orang bodoh kerap disebut sebagai generasi micin.

Rivera Park Siap Raih Juara di API Award 2021
Travel
Rivera Park Siap Raih Juara di API Award 2021

Taman Wisata Rivera Park merupakan satu-satunya perwakilan dari kabupaten Tebo yang menjadi Nominator Juara API Award 2021.

Kemenparekraf Buka Jalur Rempah-Rempah Indonesia-New York
Kuliner
Kemenparekraf Buka Jalur Rempah-Rempah Indonesia-New York

Menghadirkan 4.000 restoran dan nilai ekspor Rp 29 triliun.

Tak Seperti Bali, Wisman ke Yogyakarta Hanya Bawa Hasil Rapid Test
Travel
Tak Seperti Bali, Wisman ke Yogyakarta Hanya Bawa Hasil Rapid Test

mengharuskan setiap wisatawan wajib menyertakan surat keterangan sehat.

Menjalankan 4 Brata di kala Nyepi
Tradisi
Menjalankan 4 Brata di kala Nyepi

Hari Raya Nyepi sebagai pergantian tahun baru Saka membuat pulau cantik itu 'tidur' total selama 24 jam.