Pemda DIY akan Tindak Tegas Taksi Online yang Langgar Pergub

MerahPutih.com - Pemda DIY berencana tetap memberlakukan Pergub Nomor 32 Tahun 2017 yang mengatur soal angkutan sewa khusus hingga November 2107. Pemda akan menindak para pengemudi taksi online yang tidak sesuai dengan Pergub tersebut.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan DIY Harry Agus Triyono menjelaskan, pihaknya baru akan memberlakukan Pergub usai meminta masukan dan rekomendasi dari biro hukum serta Kemenkumham. Sebab, pihaknya tak mau gegabah mengambil langkah.

Dia menjelaskan, keputusan MA yang menganulir 14 pasal dalam Permenhub yang mengatur angkutan sewa khusus baru resmi berlaku tiga bulan lagi, sekitar bulan November 2017.

"Besok kami akan rapat koordinasi untuk meminta masukan. Dari segi hukum apakah Pergub itu masih bisa diberlakukan sampai keputusan MA diberlakukan," kata Harry di Kepatihan Yogyakarta, Kamis (14/9.

Pihaknya juga akan mendiskusikan tindakan seperti apa yang akan diambil pemda untuk menertibkan pengemudi taksi online yang melanggar Pergub tersebut.

"Kalau bisa diberlakukan berarti yang belum punya stiker khusus, ya, tidak bisa beroperasional dulu," katanya.

Terkait desakan pengemudi taksi argometer plat kuning yang meminta pemerintah melakukan Peninjauan Kembali (PK), Harry mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan hal tersebut ke Pemerintah pusat.

Selain itu, Pemda DIY turut akan mendiskusikan dengan Kemenkuham apakah memungkinkan memperbaiki peraturan untuk mengatur taksi online.

"Saya gak tahu Keputusan MA bisa di PK lagi atau gak. Masih koordinasi dengan Kumham apa bisa revisi," tandasnya.

Pagi tadi ratusan pengemudi taksi online menggeruduk kantor Kepatihan Yogyakarta. Mereka mendesak pemerintah Daerah DIY menandatangani petisi menolak peraturan MA. Isi petisi itu di antaranya mendukung Pemda DIY dan Kemenhub melakukan peninjauan kembali (PK) keputusan MA. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainya dalam artikel: Kemarau, Peternak di Lereng Merapi Kini Butuh 6 Jam Kumpulkan 2 Karung Rumput


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH