Pemburu Ikan Hiu di Raja Ampat Marak Ikan Hiu. (Antaranews)

MerahPutih.com - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mengakui bahwa perburuan ikan hiu di daerah tersebut cukup marak akhir-akhir ini.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Raja Ampat, Marthen LR Bartholomeus pada Jumat (7/6) mengatakan, untuk menekan maraknya perburuan ikan hiu harus dilakukan patroli secara rutin.

Karena itu, dia mendesak Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Papua Barat agar bersama-sama melakukan patroli secara rutin di perairan Raja Ampat.

Hiu di Raja Empat. (Instagram/@hendyliye)
Hiu di Raja Empat. (Instagram/@hendyliye)

Menurutnya, ada beberapa daerah yang marak perburuan liar ikan hiu, yakni perairan Kampung Samate, perairan Kampung Kaliam hingga perairan kepulauan Sembilan kabupaten Raja Ampat.

Kawasan marak perburuan liar ikan hiu terbesar adalah kawasan konservasi perairan daerah (KKPD) yang sesuai undang-undang nomor 23 tahun 2014 merupakan kewenangan dan pengawasan pemerintah provinsi Papua Barat.

Dikatakannya, kewenangan pemerintah Kabupaten Raja Ampat terbatas pada kawasan konservasi perairan daerah meskipun di wilayah Raja Ampat sebab ada aturan yang mengatur yakini undang-undang 23 tahun 2014.

Sebab itu, Dinas Kehutanan dan Perikanan Raja Ampat membangun komunikasi dengan Dinas Kehutanan dan Perikanan Papua Barat guna mengambil langkah-langkah preventif untuk mengatasi maraknya aksi penangkapan ikan hiu secara liar di Raja Ampat.

Ia menambahkan bahwa DKP Raja Ampat siap membantu Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Barat untuk melakukan patroli di seluruh wilayah Raja Ampat yang marak perburuan liar ikan hiu.

"Kami berharap dinas Kelautan dan Perikanan Papua Barat merespon hal ini dengan cepat dan aktivitas patroli secepatnya dilakukan sehingga perburuan hiu di Raja Ampat berkurang," ujarnya seperti dilansir Antara. (*)

Baca Juga: Indonesia Ekspor 3.800 Ton Daging Hiu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menang Lagi di PTUN, AHY Cibir Posisi Legal Standing Kubu KLB Moeldoko
Indonesia
Menang Lagi di PTUN, AHY Cibir Posisi Legal Standing Kubu KLB Moeldoko

Putusan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menolak gugatan yang dilayangkan kubu Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang menuai apresiasi.

[Hoaks atau Fakta]: Robot Dirancang untuk Memberikan Vaksinasi Secara Paksa
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Robot Dirancang untuk Memberikan Vaksinasi Secara Paksa

Beredar video di Facebook yang menampilkan robot mengetuk pintu dan memberikan suntikan kepada manusia.

Meningkat, Pemda DIY Targetkan 20 Ribu Vaksin COVID-19 Per Hari
Indonesia
Meningkat, Pemda DIY Targetkan 20 Ribu Vaksin COVID-19 Per Hari

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menaikkan target vaksinasi COVID-19 menjadi 20.000 suntikan per hari.

Pemprov Tak Bisa Putuskan Sendiri Penambahan Ruas Ganjil Genap Saat PPKM Level 3
Indonesia
Pemprov Tak Bisa Putuskan Sendiri Penambahan Ruas Ganjil Genap Saat PPKM Level 3

Dishub DKI akan mencermati situasi dan kondisi terkini terkait pengembalian 25 titik ruas jalan yang diterapkan ganjil genap

Penipu Artis Pencatut Nama Jokowi Bikin Dokumen dan KTP Palsu
Indonesia
Penipu Artis Pencatut Nama Jokowi Bikin Dokumen dan KTP Palsu

"Kita klarifikasi secara informal dan sudah kita kirimkan secara formal untuk keaslian daripada dokumen ini. Selain itu yang bersangkutan juga melengkapi dengan dokumen utusan khusus Presiden RI sebagai anggota. Semua itu palsu,” ujar Ady

11 Anggota GMBI Jadi Tersangka Pengerusakan Polda Jawa Barat
Indonesia
11 Anggota GMBI Jadi Tersangka Pengerusakan Polda Jawa Barat

Kini, ada 11 orang anggota GMBI sebagai tersangka perusakan fasilitas di Polda Jawa Barat

Merapi 'Batuk', Sejumlah Wilayah DIY Dilanda Hujan Abu
Indonesia
Merapi 'Batuk', Sejumlah Wilayah DIY Dilanda Hujan Abu

Hujan abu juga terjadi di lereng Merapi sisi tengah

Ini Kata Anies Soal 2,7 Juta Warga DKI Belum Divaksin
Indonesia
Ini Kata Anies Soal 2,7 Juta Warga DKI Belum Divaksin

Pemprov DKI menyebut, masih terdapat 2,7 juta warga ber KTP Jakarta yang belum mengikuti vaksinasi.

Kejagung Periksa Dirut Lion Air Terkait Kasus Dugaan Korupsi Sewa Pesawat Garuda
Indonesia
Kejagung Periksa Dirut Lion Air Terkait Kasus Dugaan Korupsi Sewa Pesawat Garuda

Pemeriksaan saksi terus bergulir sejak Kejaksaan Agung menaikkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan umum

Kritik Sikap Jokowi Soal Novel Baswedan Cs, Pengamat: yang Korupsi Kan yang Berkuasa
Indonesia
Kritik Sikap Jokowi Soal Novel Baswedan Cs, Pengamat: yang Korupsi Kan yang Berkuasa

Kita sudah tahu ada fakta bagaimana hasil Komnas HAM terkait TWK itu