Pemburu Harimau Sumatera Asal Medan Divonis 2 Tahun Penjara Harimau sumatera. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Merahputih.com - Majelis hakim menghukum Ismail Sembiring Pelawi pemburu harimau asal Langkat selama dua tahun penjara dalam persidangan yang berlangsung di ruang Cakra VI Pengadilan Negeri Medan, Kamis (4/1).

Selain hukuman pidana badan, Ketua Majelis Hakim Riana Pohan juga mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 100 juta atau digantikan kurungan badan selama tiga bulan.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Ismail warga Dusun Sumber Waras, Desa Sei Serdang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, terbukti bersalah berburu harimau di kawasan TNGL pada 27 Agustus 2017, dan kemudian menjual bangkainya.

Namun, terdakwa dalam hal ini belum menikmati hasil penjualan bangkai harimau dikarenakan telah ditangkap petugas TNGL yang menyamar sebagai pembeli.

Selain itu, yang meringankan terdakwa karena menyadari kalau perbuatan salah dan tidak akan mengulanginya.

Untuk kasus ini, Ismail terbukti melanggar pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf b UU No.5/1990 jo Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 1999, tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa, yaitu tumbuhan satwa termasuk Harimau Sumatra atau Panthera Tigris Sumatra.

Usai majelis hakim membacakan putusan, dilanjutkan dengan mempersilahkan terdakwa melalui penasehat hukumnya dan Jaksa Penuntut mengajukan tanggap atas putusan apakah banding atau terima.

Baik jaksa maupun terdakwa melalui penasehat hukumnya menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya dalam kasus ini penuntut umum dari Kejatisu, Sani menuntut Ismail selama tiga tahun penjara denda Rp 100 juta atau digantikan kurungan badan selama enam bulan apabila tidak membayarnya. (*)

Berita ini dilaporkan oleh Amsal Chaniago kontributor merahputih.com di Medan dan sekitarnya. Baca juga berita terkait berikut ini: Masyarakat Pantai Siap Antarkan Syamsul Arifin Jadi Gubernur Sumut



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH