Berita Foto

Pembuatan Ogoh-ogoh Jelang Hari Raya Nyepi

  • Pemuda Hindu menyelesaikan proses pembuatan Ogoh-ogoh di Pura Kerta Jaya Kota Tangerang, Banten, Senin, (9/3/2020). Menjelang peringatan hari raya Nyepi, pemuda Hindu Pura Kerta Jaya membuat Ogoh-ogoh berjudul Mahapralaya yang berarti Kiamat yang membawa pesan untuk menjaga bumi, dengan tinggi 4,5 Meter dan berat sekitar 80 Kg, serta dikerjakan sebanyak 15 orang dalam waktu 2 minggu dan bahan pembuatannya ramah lingkungan. Nantinya Ogoh-ogoh tersebut juga akan mengikuti agenda kirab budaya pada Car Free Day (CFD) Jakarta pada 15 Maret 2020 mendatang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

  • Pemuda Hindu menyelesaikan proses pembuatan Ogoh-ogoh di Pura Kerta Jaya Kota Tangerang, Banten, Senin, (9/3/2020). Menjelang peringatan hari raya Nyepi, pemuda Hindu Pura Kerta Jaya membuat Ogoh-ogoh berjudul Mahapralaya yang berarti Kiamat yang membawa pesan untuk menjaga bumi, dengan tinggi 4,5 Meter dan berat sekitar 80 Kg, serta dikerjakan sebanyak 15 orang dalam waktu 2 minggu dan bahan pembuatannya ramah lingkungan. Nantinya Ogoh-ogoh tersebut juga akan mengikuti agenda kirab budaya pada Car Free Day (CFD) Jakarta pada 15 Maret 2020 mendatang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

  • Pemuda Hindu menyelesaikan proses pembuatan Ogoh-ogoh di Pura Kerta Jaya Kota Tangerang, Banten, Senin, (9/3/2020). Menjelang peringatan hari raya Nyepi, pemuda Hindu Pura Kerta Jaya membuat Ogoh-ogoh berjudul Mahapralaya yang berarti Kiamat yang membawa pesan untuk menjaga bumi, dengan tinggi 4,5 Meter dan berat sekitar 80 Kg, serta dikerjakan sebanyak 15 orang dalam waktu 2 minggu dan bahan pembuatannya ramah lingkungan. Nantinya Ogoh-ogoh tersebut juga akan mengikuti agenda kirab budaya pada Car Free Day (CFD) Jakarta pada 15 Maret 2020 mendatang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

  • Pemuda Hindu menyelesaikan proses pembuatan Ogoh-ogoh di Pura Kerta Jaya Kota Tangerang, Banten, Senin, (9/3/2020). Menjelang peringatan hari raya Nyepi, pemuda Hindu Pura Kerta Jaya membuat Ogoh-ogoh berjudul Mahapralaya yang berarti Kiamat yang membawa pesan untuk menjaga bumi, dengan tinggi 4,5 Meter dan berat sekitar 80 Kg, serta dikerjakan sebanyak 15 orang dalam waktu 2 minggu dan bahan pembuatannya ramah lingkungan. Nantinya Ogoh-ogoh tersebut juga akan mengikuti agenda kirab budaya pada Car Free Day (CFD) Jakarta pada 15 Maret 2020 mendatang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

  • Pemuda Hindu menyelesaikan proses pembuatan Ogoh-ogoh di Pura Kerta Jaya Kota Tangerang, Banten, Senin, (9/3/2020). Menjelang peringatan hari raya Nyepi, pemuda Hindu Pura Kerta Jaya membuat Ogoh-ogoh berjudul Mahapralaya yang berarti Kiamat yang membawa pesan untuk menjaga bumi, dengan tinggi 4,5 Meter dan berat sekitar 80 Kg, serta dikerjakan sebanyak 15 orang dalam waktu 2 minggu dan bahan pembuatannya ramah lingkungan. Nantinya Ogoh-ogoh tersebut juga akan mengikuti agenda kirab budaya pada Car Free Day (CFD) Jakarta pada 15 Maret 2020 mendatang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

  • Pemuda Hindu menyelesaikan proses pembuatan Ogoh-ogoh di Pura Kerta Jaya Kota Tangerang, Banten, Senin, (9/3/2020). Menjelang peringatan hari raya Nyepi, pemuda Hindu Pura Kerta Jaya membuat Ogoh-ogoh berjudul Mahapralaya yang berarti Kiamat yang membawa pesan untuk menjaga bumi, dengan tinggi 4,5 Meter dan berat sekitar 80 Kg, serta dikerjakan sebanyak 15 orang dalam waktu 2 minggu dan bahan pembuatannya ramah lingkungan. Nantinya Ogoh-ogoh tersebut juga akan mengikuti agenda kirab budaya pada Car Free Day (CFD) Jakarta pada 15 Maret 2020 mendatang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

  • Pemuda Hindu menyelesaikan proses pembuatan Ogoh-ogoh di Pura Kerta Jaya Kota Tangerang, Banten, Senin, (9/3/2020). Menjelang peringatan hari raya Nyepi, pemuda Hindu Pura Kerta Jaya membuat Ogoh-ogoh berjudul Mahapralaya yang berarti Kiamat yang membawa pesan untuk menjaga bumi, dengan tinggi 4,5 Meter dan berat sekitar 80 Kg, serta dikerjakan sebanyak 15 orang dalam waktu 2 minggu dan bahan pembuatannya ramah lingkungan. Nantinya Ogoh-ogoh tersebut juga akan mengikuti agenda kirab budaya pada Car Free Day (CFD) Jakarta pada 15 Maret 2020 mendatang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

  • Pemuda Hindu menyelesaikan proses pembuatan Ogoh-ogoh di Pura Kerta Jaya Kota Tangerang, Banten, Senin, (9/3/2020). Menjelang peringatan hari raya Nyepi, pemuda Hindu Pura Kerta Jaya membuat Ogoh-ogoh berjudul Mahapralaya yang berarti Kiamat yang membawa pesan untuk menjaga bumi, dengan tinggi 4,5 Meter dan berat sekitar 80 Kg, serta dikerjakan sebanyak 15 orang dalam waktu 2 minggu dan bahan pembuatannya ramah lingkungan. Nantinya Ogoh-ogoh tersebut juga akan mengikuti agenda kirab budaya pada Car Free Day (CFD) Jakarta pada 15 Maret 2020 mendatang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Patahkan Argumen MA, YLBHI Buka-bukaan Fungsi Dokumentasi Sidang
Indonesia
Patahkan Argumen MA, YLBHI Buka-bukaan Fungsi Dokumentasi Sidang

Indonesia tidak memiliki tradisi dan ketentuan yang ketat mengenai catatan jalannya sidang

Viral McD Sarinah Tutup Permanen, Bagaimana Nasib Karyawannya?
Indonesia
Viral McD Sarinah Tutup Permanen, Bagaimana Nasib Karyawannya?

McDonald’s pertama kali dibuka di Sarinah Thamrin pada 14 Februari 1991

Bosnya Diputus Bersalah Oleh PTUN, Jamdatun Bereaksi
Indonesia
Bosnya Diputus Bersalah Oleh PTUN, Jamdatun Bereaksi

Ucapan atau pernyataan Jaksa Agung yang memberikan informasi bukan suatu tindakan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan

Rencana Pemulangan Eks Kombatan ISIS, Begini Kata Fadli Zon
Indonesia
Rencana Pemulangan Eks Kombatan ISIS, Begini Kata Fadli Zon

Pemerintah memiliki kewajiban melindungi setiap warganya termasuk WNI eks simpatisan ISIS.

Jenderal Pasukan Elite Iran Tewas Diroket AS
Dunia
Jenderal Pasukan Elite Iran Tewas Diroket AS

Kepala Pasukan Elite Quds Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani tewas dalam serangan udara oleh Amerika Serikat di bandara Baghdad.

COVID-19 Bermutasi di Malaysia, Ahli Patogen Tiongkok Redam Ketakutan Massal
Dunia
COVID-19 Bermutasi di Malaysia, Ahli Patogen Tiongkok Redam Ketakutan Massal

Virus COVID-19 beradaptasi dengan DNA warga dan lingkungan setempat