Pemberlakuan New Normal Tingkatkan Kemacetan di Jakarta Lalu lintas Jalan MT Haryono Cawang, Jakarta Timur mengalami kemacetan, Senin (8/6/2020) pagi di hari pertama pembukaan kembali perkantoran di Jakarta. (ANTARA/Andi Firdaus)

MerahPutih.com - Jelang penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal di Ibu Kota, Polda Metro Jaya menambah personel untuk berjaga dititik-titik rawan kemacetan.

"Untuk mengantisipasi kemacetan di jam-jam tertentu ada penambahan personel dititik-titik rawan macet," ucap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (12/6)

Baca Juga

Atasi Kecemasan saat Kembali Bekerja di Masa New Normal dengan 3 Cara Ini

Meski begitu, Sambodo tak merinci jumlah penambahan personel tersebut. Dia hanya menyebut ada penambahan personel di jam-jam peningkatan volume kendaraan seperti pagi dan sore hari.

"Penambahan personel ada terutama pada pagi hari dan sore hari," katanya.

Sejumlah kendaraan melintas di jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Selasa (18/6/2019). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pd).
Sejumlah kendaraan melintas di jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Selasa (18/6/2019). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pd).

Sambodo menambahkan, peningkatan volume kendaraan di Jakarta terjadi karena banyaknya perkantoran yang sudah kembali beroperasi. Warga kembali beraktivitas di Jakarta ditambah lagi kebijakan ganjil genap (gage) yang masih dicabut sementara.

"Mungkin salah satu faktor kemacetan Jakarta akibat perkantoran sudah mulai buka," katanya.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar menambahkan ada beberapa cara mengurai kemacetan tanpa harus mengandalkan gage di Jakarta.

Baca Juga

New Normal, Ini Protokol Kesehatan Khusus di Kegiatan Olahraga

Selain contra flow, cara yang cukup ampuh yaitu pengalihan arus lalu lintas atau buka tutup jalan.

"Langkah kepolisian menangani kemacetan tanpa gage tentunya situasional. Biasanya dilakukan dengan rekayasa arus lalin misalkan buka tutup dan alih arus," kata Fahri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Corona Jadi Pandemi, DPR: Jokowi Paling Bertanggungjawab Lindungi Rakyatnya
Indonesia
Corona Jadi Pandemi, DPR: Jokowi Paling Bertanggungjawab Lindungi Rakyatnya

Pemerintah Indonesia juga memiliki tanggung jawab kepada komunitas internasional

Novel Baswedan Mundur dari KPK?
Indonesia
Novel Baswedan Mundur dari KPK?

Namun, langkah itu tidak langsung ditempuh oleh Novel meski banyaknya upaya pelemahan terhadap KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia

Gandeng Yayasan Ambil Peran Indonesia, INTI Salurkan 1.000 Sembako
Indonesia
Gandeng Yayasan Ambil Peran Indonesia, INTI Salurkan 1.000 Sembako

Ribuan paket sembako itu diterima langsung oleh Ketua Yayasan Ambil Peran Indonesia, Aminuddin Ma'ruf yang juga sebagai Staf Khusus Presiden.

Update Corona DKI: Positif 2.819, Sembuh 204 Orang
Indonesia
Update Corona DKI: Positif 2.819, Sembuh 204 Orang

Ada 204 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani pengobatan oleh petugas medis.

Update COVID-19 Indonesia Sabtu (11/4): 3.842 Kasus Positif, 286 Sembuh, 327 Meninggal
Indonesia
Update COVID-19 Indonesia Sabtu (11/4): 3.842 Kasus Positif, 286 Sembuh, 327 Meninggal

Data tersebut adalah gambaran yang nyata bahwa penyebaran masih terus terjadi

Dua Pria Tertangkap Selundupkan Enam Warga Tiongkok
Indonesia
Dua Pria Tertangkap Selundupkan Enam Warga Tiongkok

Keduanya masih dalam pemeriksaan untuk mencari tahu motif di balik dugaan penyelundupan tersebut.

 Petugas Medis Jadi Korban Corona, Pemerintah Dianggap Lalai dan Gagal
Indonesia
Petugas Medis Jadi Korban Corona, Pemerintah Dianggap Lalai dan Gagal

"Apabila tidak segera diatasi, kondisi ini berisiko membuat jebolnya pertahanan bangsa Indonesia terhadap COVID-19," jelas dia.

[FAKTA atau HOAKS] Ketua DPR Ingin Hapus Pelajaran Agama Islam Agar Indonesia Maju
Indonesia
Sidak Ganjil Genap Pedagang, Dirut Pasar Jaya Dibombardir Protes
Indonesia
Sidak Ganjil Genap Pedagang, Dirut Pasar Jaya Dibombardir Protes

Kalau sistemnya ganjil-genap, seperti tomat, daun bawang dan sayur-sayuran lainnya otomatis busuk

Besok, Dewas KPK Putuskan Nasib Firli Bahuri
Indonesia
Besok, Dewas KPK Putuskan Nasib Firli Bahuri

Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) bakal menggelar sidang pembacaan putusan dua terperiksa dugaan pelanggaran etik.