Pembelajaran Tatap Muka di Solo Dimulai Juli, Gibran Percepat Vaksinasi Guru Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau vaksinasi lansia di RSUD Bung Karno, Solo, Senin (1/3). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, berencana melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada awal Juli 2021.

Sebelum PTM dimulai, dilakukan vaksinasi corona massal terlebih dulu pada semua guru di Solo dalam waktu dekat.

Baca Juga

Vaksinasi Corona Massal Lansia di Solo Dimulai, 6.826 orang Disuntik Sinovac

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, Pemkot akan mempercepat vaksinasi Corona bagi para guru di Solo. Vaksinasi guru di Solo dilaksanakan usai vaksinasi pedagang dan lansia selesai.

"Vaksinasi guru sangat penting kami lakukan untuk menunjang berlangsungnya pembelajaran tatap muka di Solo," kata Gibran, Selasa (2/3)

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau vaksinasi lansia di RSUD Bung Karno, Solo, Senin (1/3). (MP/Ismail)
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau vaksinasi lansia di RSUD Bung Karno, Solo, Senin (1/3). (MP/Ismail)

Dikatakannya, tuntasnya vaksinasi untuk para guru, diharapkan sekolah tatap muka dapat dimulai pada bulan Juli 2021. Vaksinasi untuk guru menjadi prioritas setelah tenaga kesehatan, pelayan publik dan pedagang di Solo.

"Tokoh masyarakat dan tokoh agama juga akan disuntik vaksin. Ini sesuai instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Nadiem) pembelajaran tatap muka dilaksanakan Juli. Vaksinasi guru harus kita percepat," kata dia.

Ia menambahkan Pemkot Solo sebenarnya sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun, dari Pemerintah Provinsi belum membolehkannya.

"Kami sebenarnya sudah siap tatap muka, tapi karena aturan Pemprov Jawa Tengah belum memperbolehkannya Pemkot pasrah," ucap dia.

Ia berharap vaksin untuk guru segera tiba sehingga bisa langsung disuntikan. Terbih masih tersisa empat bulan lagi pembelajaran tatap muka di Solo dimulai. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Mantu Jokowi Ingin Vaksinasi Dilakukan Lebih Masif

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Evaluasi PSBB, Ketua DPRD DKI: Satpol PP Harus Banyak Jaga Dibandingkan Polisi
Indonesia
Evaluasi PSBB, Ketua DPRD DKI: Satpol PP Harus Banyak Jaga Dibandingkan Polisi

Auran yang harus dievaluasi mengenai check point di wilayah perbatasan.

Kapolri Ungkap Ada Surplus 288 Kombes dan 213 Pati di Polri
Indonesia
Kapolri Ungkap Ada Surplus 288 Kombes dan 213 Pati di Polri

Ada surplus 288 untuk jabatan Kombes dan 213 personel untuk jabatan Pati.

Demo UU Cipta Kerja Rawan Dijadikan Sarana Mengeksploitasi Anak
Indonesia
Demo UU Cipta Kerja Rawan Dijadikan Sarana Mengeksploitasi Anak

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait meminta, semua pihak tidak melibatkan anak dalam kegiatan-kegiatan politik, demonstrasi untuk kepentingan kelompok tertentu.

Peran dan Kewenangan Bakamla Resmi Diperkuat
Indonesia
Peran dan Kewenangan Bakamla Resmi Diperkuat

Komisi I DPR memahami capaian kinerja Bakamla

Dalam 24 Jam, 5.838 Pasien Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, 5.838 Pasien Berhasil Sembuh dari COVID-19

Kasus baru COVID-19 di Indonesia bertambah 6.347 dalam data yang dikumpulkan selama 24 jam terakhir hingga Selasa (22/12) siang.

Umat Islam di Zona Hijau Boleh Salat Idul Adha di Masjid Atau Lapangan
Indonesia
Umat Islam di Zona Hijau Boleh Salat Idul Adha di Masjid Atau Lapangan

Jika memungkinkan, pelaksanaan Salat Idul Adha bisa dilangsungkan dalam waktu singkat

Jelang Pensiun, Kapolri Idham Azis Tinggalkan Sejumlah Beban Menumpuk
Indonesia
Jelang Pensiun, Kapolri Idham Azis Tinggalkan Sejumlah Beban Menumpuk

Masa pensiun Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri tinggal 20 hari lagi.

Polri Sebar Brimob ke Daerah Rawan Pilkada
Indonesia
Polri Sebar Brimob ke Daerah Rawan Pilkada

Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 sebanyak 270 daerah.

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Terus Meningkat Sepekan Terakhir
Indonesia
Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Terus Meningkat Sepekan Terakhir

BPPTKG menyebutkan aktivitas Gunung Merapi mengalami peningkatan berdasarkan hasil pemantauan selama sepekan.

Jumlah Kumulatif COVID-19 di DKI Jakarta Per 21 Juli Tembus 17 Ribu Kasus
Indonesia
Jumlah Kumulatif COVID-19 di DKI Jakarta Per 21 Juli Tembus 17 Ribu Kasus

Data kasus yang dilaporkan hari ini semuanya dilaporkan oleh Laboratorium sesuai tanggal pelaporan 20 dan 21 Juli